Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading


Selamat datang di situs PEPAK!

Jika saat ini kita dilayakkan untuk melayani anak-anak yang adalah domba-domba kecil kepunyaan Allah, itu hanya karena anugerah-Nya. Kasih Allah yang melayakkan kita untuk berbagian dalam pekerjaan besar-Nya di dunia ini melalui mereka. Mari gunakan otoritas yang Tuhan berikan kepada kita dalam pelayanan anak agar kita dapat menjadi alat Tuhan untuk menyampaikan kasih Allah kepada setiap anak yang kita layani. Dalam situs PEPAK, Anda dapat melihat berbagai bahan tentang KASIH ALLAH yang harus kita kabarkan secara khusus kepada anak-anak. Berikut ini beberapa di antaranya.

  1. Cara-Cara Mengajar Anak tentang Kasih Allah
  2. Menyatakan Kasih Allah kepada Anak
  3. Kasih Allah: Pencipta kepada Ciptaan
  4. Kasih adalah Prinsip Utama dari Semua Hukum
  5. Mengukur Cinta Kasih Tuhan

Berbagai bahan lainnya bisa Anda jelajahi lebih lanjut dalam situs PEPAK ini. Kiranya kasih Allah yang bersemayam dalam hati kita memampukan kita untuk makin mengasihi Dia hari lepas hari dan makin taat untuk melayani Dia.

Selamat berbagi kasih Allah!

Info Terbaru

Mutiara Guru

  • Allah Memberikan Anak-Nya yang Tunggal

  • MUTIARA GURU

    Bawa Anak-Anak Kepada Yesus

  • MUTIARA GURU


    "Orangtua yang mengasihi Yesus sangat ingin anak-anaknya mengasihi DIA juga."

    - Courtney Reissig -

  • MUTIARA GURU

    Menjalankan tradisi kekristenan tidak membuat anak-anak kita menjadi Kristen

  • MUTIARA GURU

    Kelahiran Baru

  • MUTIARA GURU

    Kelahiran Baru

  • Pujian sedang berlangsung. Kami semua, anak-anak dan para guru, hanyut dalam pujian yang ceria dan bersemangat. Dengan gerakan yang menyertai masing-masing lagu, kami menggunakan tubuh kami juga untuk memuji Tuhan.

    Mungkin saking semangatnya, tiba-tiba seorang anak perempuan yang berkeringatan mendatangiku dengan wajah tegang dan berkata, "Tante, mau pipis ...." Ah, daripada ia keburu ngompol di kelas, aku bergegas menggandeng tangan mungilnya dan keluar. Untung kelas kami berada paling dekat dengan kamar mandi.

    Setibanya kami di toilet, kubantu ia menurunkan celananya. Lalu, kutunggui di sampingnya. Setelah selesai dan wajahnya tampak "lega", kutanya ia, "Sudah?" Ia mengangguk. Lalu, kuambilkan air di gayung dan kutaruh dekat kakinya. Karena usianya sudah hampir 3 tahun, kurasa ia pasti sudah bisa cebok sendiri. Namun, ia tak kunjung cebok dan berdiri. Alih-alih, dengan wajah memelas, ia menoleh kepadaku dan berkata, "Tante, tolong cebokin ...." Ah, dengan sedikit geli karena lambat memahaminya, aku segera meraih air dengan tangan untuk mencebokinya. Setelah selesai dan ia sudah rapi kembali, kami pun ikut kebaktian.

    Aneh, tetapi nyata. Ketika aku melakukan hal-hal seperti itu, hatiku selalu merasakan sukacita. Hal-hal kecil yang mungkin tak pernah diperhatikan orang. Misalnya, membersihkan sampah atau sisa-sisa makanan yang tercecer di kelas sehabis kebaktian, mengepel lantai yang basah atau kotor karena ada anak yang mengompol atau muntah, dan sebagainya. Bukan jijik yang terasa, melainkan sungguh ... sukacita.

    Rasanya begitulah aku diajar Tuhan untuk rendah hati. Menjadi guru sekolah minggu bukanlah posisi yang membuat foto kita dipajang, membuat kita sering diundang makan, atau membuat kita mendapat berbagai penghargaan. Sebaliknya, aku diajar untuk rela menjadi pelayan. Seperti Yesus yang bersedia mengambil kain dan basin untuk membasuh kaki para murid. Ya, Tuhan memanggil orang-orang yang rendah hati sehingga apa yang mereka ajarkan tidak bersumber dari diri mereka sendiri. Tuhan memanggil orang-orang yang tidak hanya mengandalkan bakat sehingga mereka selalu butuh Tuhan saat melayani.

    Terima kasih Tuhan atas hak istimewa kami untuk menjadi pelayan di ladang-Mu. Tiada upah yang lebih berharga bagi kami dibandingkan sukacita besar yang Kaulimpahkan di hati.

    "... sambil melayani Tuhan dengan segala kerendahan hati ...." (Kisah Para Rasul 20:19, AYT)

    Diambil dan disunting seperlunya dari:

    Judul buku : Loving Kids Like Jesus
    Penulis : Agustina Wijayani
    Penerbit : Gloria Graffa, Yogyakarta 2007
    Halaman : 37 -- 39
  • Dahulu, saya jengkel karena sepanjang Natal kebaktian di gereja penuh sesak. Saya tidak menyukai kursi-kursi gereja yang sesak dan kesulitan mencari tempat parkir. Saya bahkan pernah menggerutu setelah dialihkan ke sebuah ruangan tambahan karena ruang kebaktian sudah penuh jauh sebelum kebaktian dimulai. Saya berpikir mengapa orang-orang yang datang sekali setahun ini tidak tinggal di rumah saja?

    Sikap saya itu sepertinya mencerminkan sikap para murid, yang memarahi orang-orang yang membawa anak-anak kepada Yesus untuk memperoleh berkat-Nya (Matius 19:13). Apa pun alasannya, para murid pasti berpikir bahwa orang-orang itu tidak berhak berada di sana. Namun, Yesus berkata, "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Surga" (Matius 18:14).

    Saya akhirnya menyadari bahwa baik apabila seseorang dibawa ke suatu pertemuan yang merayakan kelahiran Yesus. Entah itu berupa acara anak-anak, ibadah penyalaan lilin, atau konser paduan suara, kita tidak pernah mengetahui kapan seseorang akan bertemu dengan Kristus Tuhan. Wartawan radio dan televisi, Harry Reasoner, pernah berkata, "Jika seorang kristiani hatinya tersentuh hanya sekali dalam setahun, sentuhan itu tetap memiliki arti. Dan, barangkali pada suatu hari Natal, pada suatu pagi yang hening, sentuhan itu terjadi."

    unculkan sifat kanak-kanak yang tersimpan di dalam diri kita. Dan, setiap anak disambut oleh Yesus.

    Tak ada yang da

    menggerakkan kita seperti sentuhan Yesus.

    Diambil dan disunting seperlunya dari:

    Judul situs : Alkitab SABDA
    Alamat URL : http://alkitab.sabda.org/illustration.php?id=3187
    Penulis renungan : DCM
    Tanggal akses : 16 Oktober 2015

Warnet Pena

  • Ada berbagai cara untuk kita saling berbagi seputar pelayanan anak yang sedang kita lakukan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh para Blogger SABDA Space yang menuangkannya ke dalam sebuah blog. Berikut kami bagikan blog-blog terbaru tentang sekolah minggu yang bisa menjadi masukan positif baik dari tulisan maupun komentar yang ada. Kiranya menjadi berkat.

    ...
  • Hari Anak Nasional ditetapkan oleh pemerintah Indonesia bukan tanpa alasan. Anak-anak yang juga adalah bagian dari warga negara Indonesia berhak mendapatkan posisi dan perhatian dari seluruh masyarakat. Mereka adalah kunci masa depan negara. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan perhatian khusus, dan Hari Anak Nasional merupakan monumen pentingnya anak-anak bagi bangsa dan...

  • Bingung mendapatkan bahan-bahan yang mendukung pelayanan Anda? Ayo, Pelayan Anak, kunjungi situs Links yang ada di In-Christ.Net! Beberapa topik menarik telah disediakan, di antaranya Alkitab, Anak, Gereja, Literatur Kristen, dan lainnya. Untuk lebih lengkapnya, silakan kunjungi menu "Topik" untuk mendapatkan topik yang lain.

    Silakan memanfaatkan bahan...

  • Telah hadir bagi Pelayan Anak semua, fasilitas terbaru dari situs In-Christ.Net! Di samping tampilan yang semakin mantap, para Pelayan Anak dapat berkolaborasi dengan para pelayan yang lain dengan memanfaatkan fasilitas terbaru situs In-Christ.Net, yaitu fasilitas "Forum".

    Forum In-Christ.Net menyediakan topik yang beragam, termasuk topik Anak yang pasti...

  • Sebelum mengajar bayi, Pelayan Anak perlu tahu lebih banyak mengenai dunia bayi. Karena itu, berikut kami bagikan beberapa artikel yang dapat menambah pengetahuan Pelayan Anak tentang dunia bayi. Mari memberi diri untuk melayani anak-anak sejak dini bagi Kristus. Memahami Bayi ==> http://pepak.sabda.org/...
  • Berikut ini beberapa renungan yang dapat Anda jadikan ilustrasi dan referensi untuk menyusun bahan pelajaran mengenai kesetiaan. Renungan-renungan tersebut sekaligus dapat menjadi kekuatan bagi Anda untuk belajar mengenai kesetiaan Allah dan bagaimana kita juga harus memiliki karakter setia dalam hidup kita.

    1. Kesetiaan Allah...

  • Situs SABDA Alkitab menyediakan bahan untuk belajar lebih dalam lagi mengenai menaati Allah. Selain untuk pendalaman Alkitab mengenai ketaatan, bahan-bahan tersebut dapat dipakai pula untuk mempersiapkan pelajaran mengenai ketaatan. Selamat belajar.

    http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=4269...

  • Anda rindu melihat pemulihan terjadi atas keluarga, gereja, kota, dan bangsa Anda?

    Anda ingin belajar lebih banyak tentang doa?

    Anda ingin memiliki partner untuk berdoa dan berbagi?

    Situs Doa, yang diluncurkan oleh Yayasan Lembaga SABDA, adalah tempat yang tepat untuk menjawab...

  • Berikut ini tautan ke artikel-artikel terkait dalam situs PEPAK mengenai teladan Yesus dalam hal mengasihi. Selamat menyimak.

    1. Mengasihi Murid Seperti Teladan Yesus
    2. Bawalah Anak Itu Kemari
    3. ...
  • Ketika membagikan firman Tuhan kepada anak layan Anda, sering kali aktivitas mengajar dipakai untuk mendukung bahan mengajar yang sedang kita sampaikan. Sesi aktivitas sering kali juga menjadi bagian yang paling ditunggu oleh anak layan kita. Kalau sudah seperti ini, kita sebagai pelayan anak harus terus mengembangkan diri dan mencari aktivitas yang menyenangkan untuk anak...