Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK

Empat Tip untuk Menolong Anak-Anak Kita Terhubung ke Cerita Alkitab


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Empat Tip untuk Menolong Anak-Anak Kita Terhubung ke Cerita Alkitab

Salah satu hal yang saya suka lakukan adalah membaca cerita-cerita Alkitab bersama dengan anak-anak saya. Saya bertumbuh besar dengan pergi ke gereja, tetapi membaca Alkitab tidak benar-benar dilakukan di rumah. Saya suka cerita-cerita dengan gambar kain flannel yang diceritakan oleh guru sekolah minggu saya, tetapi cerita-cerita ini biasanya berdasarkan tema dan disampaikan dengan tidak berurutan. Sebagai orang dewasa, ketika saya mulai mempelajari Alkitab di kampus, saya menyadari bahwa saya tidak bisa memberi tahu Anda apakah Abraham hidup sebelum Daud, atau apakah Yesus hidup sebelum atau setelah Saul. Jujur saya tidak tahu!

Yang lebih penting, saya benar-benar tidak memahami bagaimana cerita-cerita itu diaplikasikan dalam hidup saya. Akan tetapi, sebagai orang tua, kita bisa menolong anak-anak kita melihat diri mereka dan hidup mereka dalam cerita-cerita Alkitab. Kita bisa menolong mereka untuk memahami bahwa pelajaran-pelajaran itu bukanlah tentang orang-orang pada zaman dahulu, melainkan juga bisa diaplikasikan kepada kita hari ini. Berikut adalah cara kita melakukannya:

Tanyakan kepada anak-anak apa pendapat mereka tentang cerita itu.

Gambar: Keluarga membaca Alkitab.

Apa yang menarik perhatian mereka? Kita bisa mengingatkan anak-anak kita bahwa tidak sama seperti buku-buku cerita lain, cerita-cerita ini adalah nyata. Itu terjadi kepada orang-orang pada zaman dahulu. Lalu, kita bisa bertanya, “Menurutmu, apa yang tokoh Alkitab ini pikirkan tentang peristiwa ini?” Dengan sedikit perbincangan, kita dapat menolong anak-anak kita berusaha untuk menempatkan dirinya sendiri di tempat orang itu.

Perankan cerita Alkitab bersama-sama.

Keluarga kami memimpin sebuah gereja anak-anak tempat kami memerankan cerita-cerita Alkitab, dan sering kali kami suka melakukan hal ini bersama dengan anak-anak kami juga di rumah. Ketika seorang anak berpura-pura menjadi Musa dengan pasukan Mesir yang mengejar dan Laut Merah di depan mereka, itu menolong anak-anak memahami rasa khawatir dan takut yang pasti dialami oleh orang-orang Israel dahulu.

Tunjukkan emosi-emosi tokoh-tokoh Alkitab seperti rasa takut, marah, sukacita, dan kesedihan.

Semua orang memiliki emosi. Bahkan, Yesus terkadang marah, seperti ketika Dia membalikkan meja-meja penukar uang di Bait Suci, untuk menunjukkan bahwa rumah Allah adalah rumah doa bukan tempat untuk berjual-beli. Emosi tidak buruk; yang kita lakukan dengan emosi itu yang buruk. Kemarahan Yesus menunjukkan Dia sedang melindungi rumah Bapa-Nya. Ketika seorang anak dapat melihat emosi tokoh dalam Alkitab, dia akan bisa memahami diri mereka sendiri dan emosi mereka dengan lebih baik.

Sorot tokoh-tokoh dalam Alkitab yang belajar untuk bergantung kepada Allah.

Satu hal yang penting tentang menjadi manusia itu adalah bahwa kita semua sangat membutuhkan pertolongan. Kita semua perlu berpaling kepada Allah untuk menyertai kita dalam pergumulan-pergumulan kita. Kita bisa menunjukkan kepada anak-anak kita kebutuhan orang-orang di Alkitab dan bagaimana mereka berpaling kepada Allah atau tidak. Anak-anak kita bisa belajar bahwa mereka bisa berpaling kepada Allah untuk memohon pertolongan, bahkan di tengah waktu-waktu yang sulit juga.

Salah satu buku cerita Alkitab favorit kami adalah "Read and Share 5-Minute Bible stories".

Five-minute Bible stories akan menolong anak-anak kecil memahami kasih Allah.

Pilihan-pilihan dari Read and Share® Bible yang sukses, bagian dari seri Read and Share® yang terlaris, sekarang tersedia dengan desain dan format yang baru! Para orang tua akan menangkap perhatian anak-anak kecil selama waktu bercerita dengan cara bercerita ulang yang menarik dari cerita-cerita Alkitab klasik ini. Anak-anak akan menyukai halaman depan yang besar dan cerah dan berwarna, ilustrasi yang hidup saat mereka belajar tentang kasih Allah dan tokoh-tokoh ALkitab, termasuk Nuh, Yusuf, Daud, Paulus, dan Kristus, dengan cara yang bisa mereka pahami.

Bacalah cerita-cerita ini dengan sering dan biarkan anak-anak Anda melihat diri mereka sendiri, emosi mereka, dan kebutuhan mereka di dalam tokoh-tokoh Alkitab, dan betapa luar biasanya iman mereka akan bertumbuh! (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: Faith Gateway
Alamat situs: https://www.faithgateway.com/4-tips-help-kids-relate-bible-stories/#.W5s...
Judul asli artikel: 4 Tips to Help Our Kids Relate to Bible Stories
Penulis artikel: Tricia Goyer
Tanggal akses: 14 September 2018

Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

Komentar