Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK

Cara Membaca Kitab Hagai


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Edisi PEPAK: edisi 780 - Tokoh Alkitab: Hagai

Kitab Hagai

Membuat sebuah taman membutuhkan peralatan yang tepat. Demikian juga menafsirkan Alkitab. Bukan dengan sekop, penggaruk, dan alat pencabut rumput liar, melainkan kita menggunakan pengamatan, penafsiran, kontekstualisasi, dan penerapan.

Gambar: Haggai.

Kitab Hagai menceritakan kisah tentang kembalinya orang-orang buangan Israel dan pembangunan kembali Bait Suci. Kitab itu menunjukkan bahwa ketaatan kita adalah bagian dari cara Allah untuk melaksanakan tujuan-tujuan-Nya di dunia. Video dari The Bible Project ini memberikan sebuah tinjauan luas/gambaran dari kitab itu. Tujuan dari artikel ini bukan untuk menggantikan studi Alkitab pribadi Anda. Melainkan, untuk menolong Anda menyusuri kisah di Hagai, menemukan apa yang diajarkan, menyelami bagaimana itu selaras dengan seluruh bagian Alkitab lainnya, dan melihat bagaimana itu diterapkan dalam kehidupan Anda. Gunakan pertanyaan-pertanyaan di bawah sebagai panduan saat Anda menyaksikan video ini.

Setelah Anda mendapatkan gambaran tentang Hagai, Anda bisa menerapkan apa yang Anda ketahui untuk menafsirkan bagian-bagian khusus di Hagai. Bacalah tentang bagaimana Bait Suci pada masa mendatang akan menjadi lebih megah daripada Bait Suci sebelumnya dalam Hagai 2:1-9. Gunakan pengamatan, penafsiran, kontekstualisasi, dan penerapan untuk membedah arti dari bagian ini. Gunakan gagasan dari video-video sebagai informasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut mengenai Hagai 2:1-9.

Kemegahan Bait Suci yang Kemudian

Pengamatan mengajukan pertanyaan dasar: siapa, apa, di mana, dan kapan. Memeriksa bacaan dari apa yang terlihat di permukaan -- tokoh, peristiwa, tema, budaya, dan genre. Pengamatan mungkin terlihat jelas awalnya, tetapi itu membuka pintu kepada arti dari setiap bagian di Alkitab. Hati-hatilah, jangan melompat dalam menafsirkan pengamatan, atau menetapkan itu menjadi arti. Sebutkan saja apa yang ada.

Contoh: Kemegahan Bait suci yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula.

Gambar: Mengamati.

Mengamati: Saat Anda membaca bagian itu, apa yang Anda amati tentang Hagai 2:1-9? (Perhatikan tokoh-tokoh utama, titik-titik alur, lokasi, kota, kejadian penting, waktu, latar belakang informasi, aspek budaya, genre, tema, dan perbuatan tokoh-tokohnya. Juga, perhatikan setiap informasi yang ditayangkan di video.)

Pengamatan menentukan apa yang dikatakan bacaan, sedangkan penafsiran melakukan langkah berikutnya, yaitu untuk mencari tahu apa arti bacaan. Kita menanyakan apa yang dikatakan bacaan tentang Allah dan manusia, dan sekarang kita menanyakan apa artinya. Lihatlah temanya dan ajukan pertanyaan apa artinya juga.

Contoh: (Pengamatan) Kemegahan Bait Suci yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula. (Penafsiran) Di Kerajaan yang akan datang, Bait Suci Allah yang baru kemegahannya akan melebihi semua Bait Suci yang pernah ada sebelumnya. Bait Suci-Bait Suci sebelumnya hanyalah bayang-bayang Bait Suci terakhir yang akan datang.

Menafsirkan: Apa yang penting pada masing-masing pengamatan Anda di atas? Apa pesan utama di Hagai 2:1-9? Bagaimana pesannya berkaitan dengan pesan yang paling utama di Hagai? (Pikirkan tentang apa yang diajarkan kitab ini tentang Allah dan manusia, dan apa arti pengajarannya, serta arti dari temanya. Perhatikan pengertian dari video juga.)

“Kitab Hagai menunjukkan bahwa ketaatan kita adalah bagian dari cara Allah untuk melaksanakan tujuan-tujuan-Nya di dunia.”


Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Kontekstualisasi melihat pada bagaimana bacaan selaras dengan semua kitab lainnya dan kisah di Alkitab. Menghubungkan tema-tema yang muncul di seluruh kisah dalam Kitab Suci dan melihat bagaimana kitab itu cocok dengan cerita di Alkitab.

Contoh: Allah menciptakan dunia yang sempurna, utuh, dipenuhi kedamaian, dan berdiam bersama dengan umat-Nya di Taman Eden. Setelah dosa merusak relasi Allah dengan umat-Nya, Allah menemui umat-Nya di gunung, yang turun di tengah asap dan api. Allah memberikan perintah untuk membuat Tabernakel, tempat Dia berdiam di tengah umat-Nya saat mereka mengembara di padang gurun. Daud ingin membangun Bait Suci untuk Tuhan. Anak Daud, Salomo, membangun Bait Suci, tempat tinggal Allah. Setelah pembuangan, orang-orang membangun kembali Bait Suci, yang tidak menyamai kemegahan sebelumnya. Nabi-nabi memberi tahu tentang Bait Suci pada masa yang akan datang, penuh dengan kemuliaan, tempat semua bangsa akan menyembah dan memanggil nama Tuhan. Yesus yang bangkit, adalah Allah yang kekal yang tinggal diam bersama dengan kita. Tidak akan ada bait suci di Yerusalem yang baru karena Allah sendiri dan Anak Domba adalah Bait Sucinya, lebih megah daripada semua bangunan atau perwujudan kehadiran Allah pada masa sebelumnya.

Menempatkan dalam konteks: Apa tema yang ada di Hagai 2:1-9? Bagaimana tema-tema ini berkaitan dengan kisah di seluruh kitab Hagai? Apa tema yang menurut Anda memiliki kemungkinan untuk terus ada dalam kitab-kitab lain di Alkitab? Apa tema yang berkaitan dengan kitab-kitab sebelumnya?

Gambar: Bible Project -- Haggai

Penerapan menanyakan, "Bagaimana selanjutnya?" Itu memikirkan bagaimana arti dari bacaan diterapkan ke dalam hidup kita sehari-hari. Maksud dari membaca Kitab Suci bukanlah memiliki banyak pengetahuan, tetapi untuk diubahkan. Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan bagaimana Anda bisa secara khusus melakukan kebenaran dari kitab ini. Pikirkan ide-ide tentang apa yang bisa Anda lakukan di sepanjang hari dari apa yang telah Anda pelajari.

Contoh: Sebelum Kristus datang ke dunia, umat Allah pergi ke Bait Suci untuk menyembah dan bertemu dengan Allah. Kehadiran Allah diwujudkan di tempat yang ditunjuk-Nya. Dia datang berdiam di tengah umat-Nya di dalam Bait Suci. Dalam Kristus, Allah datang untuk berdiam di tengah kita dalam rupa manusia. Sekarang, karena Yesus dan Roh Kudus-Nya berdiam dalam diri saya, saya bisa mengalami Kehadiran Allah di mana saja dan kapan saja. Saya memiliki akses penuh kepada Allah dan bisa dengan bebas menghampiri Dia dalam doa dan penyembahan. Saya juga bisa mengingatkan diri saya sendiri tentang kesetiaan Allah kepada janji-janji-Nya. Dia benar-benar akan mendatangkan Bait Suci yang baru, Anak-Nya, ketika Kerajaan-Nya akan datang secara penuh. Saya bisa berharap dan bersukacita akan datangnya Kerajaan itu pada hari ini.

Menerapkan: Bagaimana kebenaran dari Hagai 2:1-9 berdampak kepada Anda dan relasi Anda dengan Allah dan orang lain? Tindakan khusus apa yang bisa Anda lakukan untuk menghidupi kebenaran yang terdapat di kitab ini dalam minggu ini? Jika Anda mengalami kesulitan dalam menerapkan bacaan ini, bagaimana Anda akan menerapkan pesan utama dari Hagai di hidup Anda dalam minggu ini?

Langkah terakhir dalam membaca Alkitab ini akan membantu kita menyempurnakan semuanya. Kita menyisihkan waktu untuk merangkum pesan utama dan implikasi dari kitab itu. Saat Anda merangkum apa yang Anda pelajari, itu memperkuat apa yang Allah ajarkan kepada Anda melalui video ini.

Bagikan: Nah, setelah Anda mempelajari Hagai, bagaimana Anda menjelaskan poin penting dari kitab ini kepada seorang teman? Jika Anda akan menjelaskan apa yang Anda pelajari kepada seorang teman, apa yang akan Anda katakan? Hal apa yang pasti akan Anda masukkan? Mengapa?

Membaca Alkitab tidak harus seperti menyiangi taman. Anda bisa mendapatkan kesenangan yang besar dalam mempelajari Allah melalui firman-Nya. Bacalah kitab Hagai dalam minggu ini. Saat Anda mempelajarinya, gunakan pengamatan, penafsiran, kontekstualisasi, dan penerapan sebagai panduan. Lakukan langkah selanjutnya dan praktikkan apa yang Anda pelajari. (t/Jing-Jing)

Download Audio

Diterjemahkan dari:
Nama situs : rightnow MEDIA
Alamat situs : https://www.rightnowmedia.org/Training/Post/Preview/213771
Judul asli artikel : How To Read Haggai
Penulis artikel : Tim RightNow Team@RightNow Ministries
Tanggal akses : 18 September 2018

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Komentar