Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Materi Pengajaran Kelas Batita:Daud dan Goliat


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Cara penyampaian Firman Tuhan:

Drama singkat Daud melawan Goliat.

Usulan penggunaan alat peraga/bantu:

  1. Gembala (Daud) : topi, tongkat, gitar (atau alat musik lainnya), boneka domba, ketapel, batu, dan tas.
  2. Tentara (Goliat): baju perang, pedang, dan tameng.

Catatan:

Guru yang berperan sebagai Daud sebaiknya lebih kecil dari yang berperan sebagai Goliat akan tetapi bila tidak memungkinkan, pemeran Goliat dapat naik kursi supaya menimbulkan kesan "lebih besar". Dua orang-orangan dari karton (atau boneka), dimana yang satu besar dan satunya lagi kecil.

Proses pengajaran:

  1. Guru memberikan pengantar:

    "Anak-anak, hari ini Ibu/Bapak ingin bercerita tentang seorang anak yang sangat berani. Meskipun badannya kecil, dia berani melawan orang jahat yang badannya besar sekali (tunjukkan 2 boneka/orang-orangan dengan ukuran yang sangat kontras). Nah, mari kita berkenalan dengan teman kita yang kecil namun berani ini."

  2. Tokoh Daud memasuki ruangan sambil menyanyikan lagu "Aku adalah Anak Gembala" (yang dipopulerkan kembali baru-baru ini oleh penyanyi cilik Tasya). Ajak anak-anak untuk turut menyanyikan lagu tersebut. Ceritakan pada anak tentang pekerjaan Daud sebagai gembala:

    "Halo anak-anak, namaku Daud. Aku adalah seorang gembala. Lihat, ini dombaku, aku yang memelihara mereka. Setiap hari aku mengajak domba-dombaku makan rumput dan minum air di sungai. Aku juga menjaga mereka supaya tidak diganggu binatang yang jahat. Kalau domba-dombaku sedang tidur, aku bernyanyi memuji nama Tuhan. Ayo anak-anak mau ikut memuji Tuhan? Kita nyanyikan lagu ...." (Pilih satu lagu favorit anak-anak.)
    Kemudian tokoh Daud meninggalkan ruangan.

  3. Guru memberikan sedikit komentar:

    "Wah .... Daud adalah seorang gembala yang baik, dia juga seorang anak yang cinta kepada Tuhan. Siapa di sini seperti Daud, suka memuji nama Tuhan? (biarkan anak-anak menjawab atau mengacungkan tangannya). Ya ... Ibu/Bapak senang sekali melihat anak-anak cinta Tuhan semua. Tetapi sayang ... ada orang lain yang jahat, yang tidak mau menurut kepada Tuhan. Badannya besar, tapi kelakuannya buruk sekali. Namanya Goliat."

  4. Tokoh Goliat memasuki ruangan sambil menyanyikan lagu "Aku Seorang Kapiten" (syair diganti sbb.: Aku seorang tentara. Mempunyai pedang panjang. Kalau berjalan brok brok brok, aku seorang tentara.)

    "Ha ha ha ha haa .... Ayo, siapa yang berani melawan aku? Badanku besar, semua orang takut padaku. Anak-anak kecil (sambil melihat kepada anak-anak) ... katanya kalian percaya kepada Tuhan Yesus, ayo kalau berani, sini lawan aku!" (Bila ada yang berani mencoba, tidak apa-apa bila tokoh Goliat "menggertaknya", tentunya dengan suasana humor sehingga tidak menakutkan anak.)

  5. Tokoh Daud masuk ruangan:

    "Wah wah wah ... ada apa ini? Aku dengar ada orang besar yang menantang kalian, yah? Biar aku saja yang melawan. Meskipun badanku kecil, aku tidak takut, karena Tuhan pasti menyertaiku."

  6. Tokoh Goliat:

    "Ha ha ha ha .... Anak kecil seperti ini berani melawan aku? Tuhan menyertai? Mana mungkin Tuhan bisa menolong kamu? Tuhan kan tidak kelihatan, Tuhan tidak bisa menolong kamu."

  7. Tokoh Daud: (sambil memandang anak-anak).

    "Tenang saja anak-anak, dia belum tahu kalau Tuhan kita, Tuhan Yesus, adalah Tuhan yang berkuasa. Aku yakin Tuhan pasti akan menolong aku. Nah ... anak-anak jangan takut, lihat saja yah. Lalu, dengan sikap berdoa Daud berkata: ´Tuhan, tolonglah aku melawan orang jahat ini yang mengejek nama-Mu dan menakut- nakuti anak-anak-Mu yang ada di sini. Tolong aku supaya aku bisa melawannya dengan kuasa-Mu.´"

  8. Peragakan suasana duel, dimana Goliat bersiap-siap dengan segala atribut perangnya, dan Daud bersiap dengan ketapelnya. Tunjukkan bagaimana Daud melemparkan batu ketapelnya dan mengenai kepala Goliat (peragakan dengan melemparkan buntalan kertas yang besar sehingga bisa terlihat oleh semua anak).

  9. Goliat jatuh dan tidak bisa bangun lagi. Daud bersorak serta memuji Tuhan:

    "Puji Tuhan! Aku bisa melawan orang jahat yang besar ini karena pertolongan Tuhan. Ayo anak-anak, semua bangkit berdiri, kita berbaris dan menyanyikan lagu "Aku Pahlawan Kecil." (Nyayikan lagu tersebut bersama dengan anak-anak.)

  10. Selesai menyanyi, Guru memberikan penjelasan singkat bahwa anak- anak tidak perlu takut meski masih kecil karena Tuhan senantiasa menyertai dan melindungi mereka semua, sama seperti Daud dilindungi dan ditolong oleh Tuhan.

Ide aktivitas:

Sediakan 2 potong gambar Daud dan Goliat untuk masing-masing anak, dimana kedua tokoh tersebut hanya mengenakan celana pendek. Sediakan pula atribut keduanya (dalam bentuk potongan gambar terpisah), seperti:

  • Untuk Daud : topi, tongkat, ketapel, baju gembala, dsb.
  • Untuk Goliat: baju tentara, pedang, tameng, ketopong, dsb.
Minta anak menempelkan atribut tersebut sesuai dengan tokoh yang memilikinya.

Penekanan pelajaran:

Tuhan Yesus senantiasa menyertai dan menolong anak-anak-Nya.

Sumber:
Judul Buku:Situs PEPAK
Pengarang:Meilania
Situs:http://pepak.sabda.org/07/may/2004/anak_materi_pengajaran_kelas_batita_daud_dan_goliat

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Judul Buku: 
Situs PEPAK
Pengarang: 
Meilania

Komentar