Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Menjangkau Anak Batita dengan Firman Tuhan


Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Sekolah Minggu

Saat ini adalah waktu untuk Alkitab. Artinya, anak-anak saya duduk di sofa dengan selimut mereka dan siap untuk tidur siang. Saya membacakan cerita tentang Nuh. Ketika saya tiba pada bagian ketika Nuh memasukkan binatang ke bahteranya, saya berhenti dan bertanya, "Bagaimana rasanya ada di atas kapal dengan semua binatang itu?" Anak-anak saya mengangkat bahunya. Lalu, saya menarik selimut mereka dan meminta mereka untuk turun dari sofa sambil berkata, "Ayo, ambil semua boneka hewan yang kalian punya dan bawa kemari, kita akan cari tahu seperti apa rasanya!" Dengan ceria, mereka melakukan apa yang saya minta dan sesaat kemudian, sofa itu seperti sebuah kapal yang mengambang di ruang tamu dengan "makhluk" kecil dan besar di atasnya.

  1. Mulai dengan Bermain

  2. Batita suka bermain. Oleh karena itu, ketika Anda menggabungkan imajinasi dan kegembiraan ketika belajar Alkitab, itu akan membantu anak-anak mengembangkan keinginan untuk belajar. Pertama-tama, Anda bisa membeli Alkitab yang sesuai dengan usia mereka. Dimulai dengan versi batita dan maju ke arah anak-anak belajar Alkitab. Pastikan untuk menambah tingkat kesenangan dalam membaca Alkitab. Ini mungkin berarti menggunakan "aktor" untuk menghidupkan kembali kisah Daud dan Goliat. Saya selalu menikmati membaca tugas "baca di rumah" yang anak-anak dapat dari sekolah minggu. Kadang, saya mengubah beberapa kata ganti orang dengan nama anak-anak saya sendiri agar mereka tahu hubungan firman Tuhan dengan dirinya.

  3. Belajar Ayat-Ayat dalam Alkitab

  4. Banyak orang tua yang mungkin bertanya-tanya berapa banyak pemahaman anak yang terbentuk pada usia dini. Sebuah studi baru di Indiana University telah menemukan bahwa anak-anak dapat memahami kata-kata lebih cepat dari yang diduga sebelumnya. Saya mulai mengajarkan ayat hafalan kepada anak-anak saya di usia dini dengan menggunakan gerakan tubuh. Misalnya, ketika membaca "Pada mulanya Allah menciptakan langit ...," saya akan berdiri di atas kaki saya dan mengangkat tangan tinggi-tinggi. Untuk frasa, "... dan bumi," saya akan jongkok dan menyentuh lantai. Kemudian, ketika anak-anak saya bisa berbicara, saya akan mengulangi ayat, tetapi mengosongkan kata-kata kunci bagi mereka untuk mereka isi.

  5. Melakukan Firman Tuhan

  6. Mengajari anak untuk mencintai Alkitab melibatkan pula teladan Anda di luar rumah dengan anak-anak kecil. Anak-anak dan saya mengambil perjalanan setiap hari Kamis ke rumah para pensiunan. Di sana, kami membagikan bunga kepada mereka. Suatu hari, ketika ibu saya mengambil tanaman mekar untuk nenek di rumah sakit, di luar dugaannya, anak saya mulai mengambil beberapa tangkai bunga dan memberikannya kepada pasien yang lain di rumah sakit itu. Baginya, itu adalah sebuah kesempatan untuk menunjukkan kebaikan, seperti yang dilakukan orang Samaria yang baik hati dalam Alkitab.

  7. Ide-Ide yang Lain

    1. Selain berdoa dan membaca Alkitab, dampingi anak-anak sebelum tidur pada malam hari dengan menyanyikan lagu pujian kepada Allah.

    2. Ketika bercerita, Anda bisa menggunakan pakaian seperti tokoh-tokoh Alkitab.

    3. Mintalah anak-anak menceritakan hal-hal dalam Alkitab yang sudah mereka lakukan. (t/Davida)

Diterjemahkan dan disunting dari:

Nama situs : Focus on The Family
Alamat URL : http://www.focusonthefamily.com/parenting/spiritual_growth_for_kids/draw_your_children_into_the_bible/making_the_bible_fun.aspx
Penulis : Lynne Thompson
Tanggal akses : 18 September 2013

Komentar