Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Mengapa Hanya Yesus Kristus yang Dapat Membawa Kita Kepada Kehidupan Kekal?


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Siapa yang tak ingin menikmati indahnya surga? Setiap manusia di bumi ini pasti punya keinginan untuk pergi dan tinggal di surga setelah dia meninggal. Sebanyak apa pun dosa manusia di bumi, hasrat untuk masuk surga itu pasti ada. Namun, tidak sembarang manusia dapat menikmati kehidupan di surga karena surga adalah tempat kediaman Allah yang Mahakudus.

Ada sebuah pertanyaan. Dapatkah manusia masuk surga, padahal manusia sudah berdosa? Adakah cara untuk dapat pergi ke surga setelah kehidupan di dunia ini berakhir?

Dalam ajaran Kristen dikatakan bahwa semua manusia itu berdosa, "Karena semua orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23).

Dosa adalah perbuatan melawan kehendak Allah. Pada hakikatnya, di hadapan Tuhan, semua manusia itu berdosa karena tidak ada satu pun manusia yang tidak melakukan dosa. Pasti setiap manusia pernah melakukan dosa. Dan, kita tahu bahwa "Upah dosa itu adalah maut" (Roma 6:23).

Maut sama dengan neraka. Dan, karena dosa itu, manusia sebenarnya tidak layak untuk menikmati surga.

Jadi, bagaimana manusia dapat masuk surga?

Dahulu kala, orang dapat masuk surga jika dia percaya kepada Allah saja dan melakukan kehendak-Nya. Dan, untuk menahirkan dosa-dosanya, orang itu harus menyembelih anak domba yang terbaik kepada Allah. Namun, dengan semakin banyaknya manusia dan dosa yang dilakukan manusia, Allah melihat cara ini tidak mampu lagi memulihkan hubungan yang rusak antara manusia dan Allah.

Maka, satu-satunya cara yang Allah lakukan untuk dapat memulihkan manusia sehingga manusia layak hidup bersama-Nya di surga, adalah dengan turun ke bumi dan menjadi serupa dengan manusia. Dalam Filipi 2:5-7 dikatakan, "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia."

Allah telah berinkarnasi (Tuhan menjadi manusia) di dalam Yesus Kristus untuk melakukan karya penyelamatan dengan pengorbanan-Nya di kayu salib. Masih banyak orang yang tidak percaya akan karya Allah yang begitu agung ini. Padahal, ini adalah penyelamatan manusia dari maut.

Mengapa Allah mau melakukan itu semua hanya untuk manusia? Jawabannya ada dalam ayat ini, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)

Ini adalah wujud cinta kasih Allah kepada manusia. Allah begitu ingin manusia itu selamat dan tidak binasa dalam neraka.

Namun, muncul banyak pertanyaan. Mengapa kita harus percaya kepada Yesus Kristus? Apakah Yesus itu Allah?

Banyak orang Kristen yang dicemooh karena memercayai Yesus adalah Tuhan. Sebab, mereka berpikir bahwa Yesus hanya seorang manusia, nabi, rasul, utusan Allah, tetapi Ia bukan Tuhan. Mengapa orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah Tuhan?

Ini adalah kebenaran Tuhan. Rupa Yesus memang manusia, tetapi roh-Nya adalah Roh Allah. Ingatlah bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Apa yang tidak mungkin bagi manusia, bagi Allah itu sangat mungkin.

Di dalam Alkitab, Yesus sering menjelaskan bahwa diri-Nya adalah Allah. Salah satu contohnya dalam Yohanes 8:56-58, "Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita. Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: 'Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?' Kata Yesus kepada mereka: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.'"

Yohanes 14:6, "Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui aku.'"

Yohanes 14:7, "Sekiranya kamu mengenal aku, pasti kamu juga mengenal Bapaku, sekarang ini kamu mengenal dia dan telah melihat dia."

Apa maksud ayat ini?

Bahwa tidak ada jalan lain untuk menuju surga, untuk bersama dengan Allah jika tidak melalui Yesus.

Namun, yang menjadi masalahnya adalah banyak orang menolak kebenaran ini. Malah tetap bertahan pada prinsip bahwa manusia bisa menyelamatkan dirinya sendiri melalui perbuatannya. Setiap orang yang menolak kebenaran ini, Allah pun tidak akan segan untuk menolak dia juga.

Roma 10:9-11, "Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata: 'Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.'"

Apakah maksud ayat ini?

Hanya yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang akan selamat dan masuk surga.

Muncul lagi pernyataan. "Begitu mudahnya untuk masuk surga, hanya percaya Yesus, setelah itu boleh melakukan dosa di dunia. Yang penting percaya Yesus, meski hidup seenaknya, tetapi bisa selamat."

Sudah dijelaskan bahwa upah dosa adalah maut. Namun, setiap orang yang percaya dan menerima Yesus Kristus dalam hidupnya, ia akan selalu diperbarui. Maksudnya, diperbarui perbuatannya, perkataannya, pikirannya menjadi sempurna di hadapan Allah. Dengan menerima Yesus Kristus di dalam hidup kita, hubungan persekutuan kita dengan Allah menjadi baik. Dan, keinginan melakukan dosa pun pasti tidak ada.

Dua Korintus 5:17-21, "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah."

Dengan pengurbanan Yesus di kayu salib, Allah kembali berkenan kepada manusia.

Itulah mengapa kita harus menerima Yesus Kristus dalam hidup kita. Sebab, hanya Yesus Kristus yang mampu menyelamatkan kita. Hanya Yesus Kristus yang mampu membawa kita kepada kehidupan kekal. Hanya Yesus yang mampu menyelamatkan kita dari neraka. Yang jadi pertanyaannya: Maukah Anda masuk surga? Jika mau, maukah Anda menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat Anda?

Jangan keraskan hati sehingga kebenaran ditolak.

"Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: 'Yesus Kristus adalah Tuhan,' bagi kemuliaan Allah, Bapa!" (Filipi 2:9-11)

Diambil dan disunting dari:

Nama situs : adelovejesusforever
Alamat URL : http://jesusloveme-ade.blogspot.com
Penulis : Ade
Tanggal akses : 17 Januari 2014

Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

Komentar