Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Bagaimanakah Menciptakan Keakraban Guru dan Anak?


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Untuk anak-anak dapat belajar kebenaran Alkitab dengan baik, maka diperlukan situasi dan kondisi yang kondusif untuk belajar. Salah satu kondisi yang kondusif tsb. adalah dengan menciptakan suasana yang nyaman dan akrab, baik antara guru dengan anak, ataupun antara anak yang satu dengan anak yang lain. Bagaimana cara guru menciptakan suasana keakraban antara guru dan anak di Sekolah Minggu?

  1. Membuka diri untuk dikenal.
    Apabila anda adalah guru baru, maka sejak pertama kali masuk di kelas itu anda perlu memperkenalkan diri (atau diperkenalkan oleh guru lama) kepada kelas. Berikan senyum yang ramah dan suara yang cukup keras agar semua anak bisa mendengarnya. Berikan kesempatan kepada anak-anak untuk bertanya tentang diri anda. Jawablah pertanyaan mereka dengan santai. Jika ada pertanyaan yang mungkin anda anggap kurang sopan, janganlah ditanggapi dengan serius, tetapi alihkan dengan membetulkan pertanyaannya, dan anggaplah sebagai ketidaksengajaan dan tetaplah ramah.
  2. Menghafal nama anak.
    Setelah anda tidak menjadi guru baru lagi, usahakan anda untuk selalu menyapa anak-anak terlebih dahulu dengan memanggil namanya. Untuk itu anda harus hafal nama anak-anak didik anda. Dan carilah kesempatan untuk bisa berbicara secara pribadi kepada mereka dan ingatlah baik-baik apa yang anda bicarakan dengan mereka (kalau perlu dicatat) supaya anda ada bahan/topik pembicaraan apabila bertemu dengan mereka lagi. Kesempatan berbicara dengan mereka harus diciptakan (tidak datang dengan sendirinya), misalnya anda perlu datang lebih awal, dan pulang lebih lambat.
  3. Pelajarilah kemampuan membuat humor (rasa humor).
    Guru yang paling diakrabi oleh anak biasanya adalah guru-guru yang memiliki rasa humor yang tinggi. Dunia anak-anak adalah dunia yang ceria dan penuh tawa. Oleh karena itu jika bergaul dengan anda melenyapkan keceriaan mereka, maka mereka tidak akan bergaul dengan anda lagi.
  4. Jangan mahal memberi pujian yang tulus.
    Anak belum mempunyai banyak pengalaman, dalam melakukan kegiatan apa saja anak membutuhkan konfirmasi dari orang dewasa bahwa apa yang mereka lakukan adalah baik. Untuk itu ia senang mencari pujian untuk membangun kepercayaan dirinya. Oleh karena itu tidak heran guru yang pelit dengan pujian tidak disukai anak. Guru perlu membuka mata dan telinga lebar-lebar agar anda bisa menemukan pujian yang tulus untuk diberikan kepada anak-anak didik anda.
Demikian hal-hal yang dapat anda lakukan untuk membangun keakraban anda dengan anak-anak di sekolah minggu anda. Selamat mempraktekkan!

Kategori Bahan PEPAK: Metode dan Cara Mengajar

Komentar