Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Jangan Lupa Mengucapkan Terima Kasih


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Salah satu ungkapan rasa syukur adalah dengan mengucapkan terima kasih. Ajarkan anak-anak untuk selalu berterima kasih dengan bahan pelajaran berikut ini:

JANGAN LUPA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH

Tomi tersenyum kepada penjual es krim itu ketika ia menyerahkan uang untuk membanyar dua batang es krim yang dibelinya.

"Ini untukmu," kata penjual es krim itu kepada teman Tomi, Johan. Kemudian ia memberikan satu lagi kepada Tomi. "Dan yang ini untukmu."

Tomi memperhatikan temannya, Johan, sedang menjilat es krimnya tanpa mengucapkan sepatah katapun. "Kembali," kata Tomi.

Johan tampak kebingungan. "Ah, apa maksudmu?" katanya.

Renungan Singkat tentang Hal Berterima Kasih

  1. Apakah yang lupa diucapkan Johan? Apakah yang akan kamu katakan kepada Johan?
  2. Mengapa kita harus berterima kasih atas pemberian-pemberian yang kita terima? Mengapa tidak baik kalau kita tidak mengucapkan "terima kasih"?

"Minggu yang lalu kamu tidak mendengar sebuah cerita yang sangat menarik di Sekolah Minggu," kata Tomi kepada Johan.

"Cerita apa itu?" tanya Johan.

"Ada sepuluh orang kusta bertemu dengan Tuhan Yesus. Mereka memohon kepada-Nya agar disembuhkan. Tuhan Yesus merasa kasihan kepada mereka, dan tahukah kamu apa yang dilakukan Tuhan Yesus kepada mereka?" kata Tomi. "Tuhan Yesus menyembuhkan mereka. Lalu menurut kamu, apakah yang dikatakan kesepuluh orang itu?"

"Saya kira mereka mengucapkan 'Terima kasih' kepada Tuhan Yesus," kata Johan.

"Hanya satu orang saja yang berterima kasih kepada Tuhan Yesus," kata Tomi. "Yang lainnya langsung meninggalkan Tuhan Yesus."

"Wah, itu sungguh tidak menyenangkan," kata Johan. "Setiap orang harus ingat untuk mengucapkan 'Terima kasih'." Tiba-tiba Johan berhenti menjilati es krimnya. Ia menatap Tomi, kemudian melihat ke es krimnya yang sedang dipegangnya.

"Saya ... saya kira tindakan saya tadi tidak menyenangkan hatimu," kata Johan. "Saya pun tidak mengucapkan 'Terima kasih'. Maafkan saya ya. Terima kasih!"

"Tidak apa-apa," kata Tomi. "Tapi cobalah makan kembali es krimmu, pasti rasanya akan lebih enak."

Johan kembali menjilati es krimnya. "Tahukah kamu bagaimana rasanya sekarang? Rasanya sungguh lebih enak!" katanya.

Renungan Singkat tentang Tuhan Yesus dan Kamu

  1. Apakah yang telah lupa dilakukan Johan? Mengapa tindakannya itu salah?
  2. Cerita apakah yang disampaikan Tomi kepadanya? Dalam hal apakah Johan seperti sembilan orang yang tidak tahu berterima kasih itu?
  3. Pernahkah kamu lupa untuk mengucapkan "Terima kasih" dalam minggu ini? Kalau pernah, mengapa kamu tidak mengucapkannya hari ini juga? Jika kamu berterima kasih kepada seseorang atas pemberiannya, apapun bentuknya, maka rasanya pasti lebih menyenangkan.

Bacaan Alkitab:
Lukas 17:11-17

Kebenaran Alkitab:
Berterima kasihlah dalam segala hal (1Tesalonika 5:8).

Doa:
Berilah saya hati yang berterima kasih, ya Tuhan Yesus. Amin.

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Judul Buku: 
100 Renungan Singkat untuk Anak-anak
Pengarang: 
V. Gilbert Beers
Halaman: 
152 - 153
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup
Kota: 
Bandung

Komentar