Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Mengapa Melayani dan Membina Anak-Anak?


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Masa Kanak-kanak yang Istimewa

Ada beberapa alasan mengapa masa anak-anak adalah masa yang istimewa dan penting untuk kita perhatikan:

  1. Masa anak-anak adalah masa yang paling banyak diingat. Orang sering berkata, masa kanak-kanak adalah masa yang paling indah. Dunia anak-anak banyak kali dipenuhi dengan memori-memori manis, karena mereka masih hidup dekat dengan orang-orang yang mengasihi mereka. Kalau kita bertanya kepada orang dewasa tentang masa kanak-kanak mereka, maka biasanya mereka ingat. Masa anak-anak diingat paling banyak dan membekas paling lama dibandingkan dengan masa-masa umur yang lain.
  2. Masa anak-anak adalah masa paling banyak belajar. Dunia anak-anak adalah dunia baru yang penuh dengan pengalaman-pengalaman baru yang menggairahkan untuk dijelajahi. Pengetahuan dan pengalaman apa saja yang disajikan dihadapan mereka akan mereka lahap. Masa anak-anak adalah masa yang haus untuk belajar.
  3. Masa anak-anak adalah masa yang paling mudah dibentuk. Dunia anak-anak adalah dunia yang penuh kepolosan karena hati mereka masih jujur dan bersih, belum banyak dicemari oleh dosa yang jahat. Kebiasaan-kebiasaan buruk belum terbentuk. Oleh karena itu anak bisa berubah kapan saja tergantung dari lingkungan yang membentuknya.
Melihat fakta di atas, alangkah berbahagianya orang-orang yang dipanggil oleh Tuhan untuk melayani anak-anak. Siapakah mereka?? Mereka adalah ANDA, para pelayan anak dan guru-guru sekolah Minggu! Tuhan memberikan kepada anda hati-hati yang baru yang belum digarap dan dibentuk oleh dunia dan lingkungan yang jahat. Oleh karena itu bersyukurlah dan gunakan waktu anda untuk membentuk mereka sebaik mungkin. Sekali mereka dibentuk dengan benar maka ketika menjadi dewasa mereka akan selalu mengingat dan mereka tidak akan melenceng jauh dari kebenaran (Amsal 22:6).

Sungguh suatu hal yang memprihatinkan jika Gereja lebih banyak menyerahkan pendidikan rohani anak-anak jemaat kepada orang-orang yang seringkali belum berpengalaman dan tidak dipersiapkan dengan bekal yang cukup. Semakin kecil anak-anak seringkali semakin tidak berpengalaman gurunya, karena dianggap sepele. Padahal seharusnya terbalik, semakin kecil anak-anak, guru-gurunya harus semakin berpengalaman, karena anak-anak kecil sangat rawan, menelan apa saja yang diberikan dan mereka tidak bisa membela diri/berdebat. Sekali dibentuk salah maka akan lebih banyak waktu digunakan untuk memperbaikinya.

Tantangan Melayani Anak

Bagi anda, para pelayan anak yang ada di kota besar, anda dihadapkan pada situasi yang lebih rumit. Tidak semua anak-anak anda adalah anak-anak yang ceria, yang polos dan yang haus untuk belajar. Tidak jarang mereka datang dari lingkungan yang kurang mendapat perhatian dan kasih sayang. Banyak diantara mereka adalah korban kejahatan orang dewasa dan lingkungan sekitarnya.

Ambil contoh anak-anak yang menjadi objek kemarahan orang tua. Bahkan di lingkungan yang kurang beruntung anak-anak dijadikan pengemis, anak jalanan, pelacur, pekerja di bawah umur dll. Kejahatan terhadap anak- anak pada masa Alkitab pun ada. Dalam Kel 1:16, Firaun memerintahkan untuk membunuh semua bayi laki-laki bangsa Israel yang lahir. Kejahatan terhadap anak-anak dialami hampir oleh tiap bangsa, sebagai contoh bangsa Samaria. Bangsa ini membakar anaknya hidup-hidup untuk dipersembahkan kepada berhala-berhala mereka (2 Raja-raja 17:31). Kejahatan terhadap anak-anak ini sangat bertentangan dengan rencana Tuhan.

Melihat demikian, apakah rencana Tuhan terhadap anak-anak? Bagaimana kita, sebagai pembina anak menanggapi panggilan Tuhan atas rencanaNya?

Rencana Tuhan Bagi Anak-anak

Rencana Tuhan terhadap manusia meliputi rencana Tuhan terhadap anak-anak juga. Dalam Kej 1:28, Tuhan memerintahkan manusia untuk berkembang dan bertambah banyak. Tuhan pula yang telah membentuk manusia sejak dia menjadi bakal anak di dalam kandungan ibunya dan Tuhan telah merancang kehidupan yang akan dilaluinya (Mazmur 139). Tuhan juga ingin memulihkan bangsa Israel dengan membentuk generasi baru yang bisa masuk ke tanah Kanaan (Bil 21:4-9). Tuhan juga merencanakan membangun Yerusalam baru dimana penuh anak-anak laki-laki dan perempuan bermain di jalanan (Zakaria 8:3).

Sejak kejatuhan manusia dalam dosa, anak-anak yang lahir telah mewarisi dosa (Mazmur 51:7), dan anak-anak juga akan menghadap tahta pengadilan Allah (Wahyu 20:15-16). Oleh karena itu anak-anak juga membutuhkan keselamatan dari Tuhan (Matius 18:14). Melalui kuasa kelahiran baru Roh Kudus, Tuhan memberikan rencana baru bagi manusia, termasuk anak-anak. Mereka akan bertumbuh menjadi milik kepunyaan-Nya dan berkarya bagi kemuliaan-Nya (Rom 11:36).

Anak-anak yang memiliki hati yang lemah lembut, merupakan tanah yang baik dan ladang yang paling cocok untuk ditanami kebenaran Alkitab. Alkitab pun mencatat bahwa anak-anak dapat percaya kepada Tuhan, dapat menyesali dosanya dan dapat memperoleh keselamatan dari Tuhan, bahkan orang dewasa patut meneladani sikap anak-anak ini (Markus 10:15).

Panggilan Pembina Anak Dalam Melayani Anak

Sebagai pelayan Tuhan, anda telah dipanggil Tuhan untuk ikut ambil bagian dalam membentuk anak-anak yang anda layani. Ini merupakan tanggung jawab yang sangat besar. Melalui anda, Tuhan ingin agar anak-anak ini mengenal Pencipta mereka; bertemu dengan Dia dan diubahkan menjadi ciptaan baru. Pelayanan anak atau Sekolah Minggu tidak semata-mata dibentuk untuk mendidik anak-anak menjadi anak- anak yang manis yang mempunyai sikap baik budi. Itu bukan tujuan utama Tuhan bagi anak-anak. Tapi, pertama, mereka harus berjumpa secara pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus. Dan apa yang telah dimulai olehNya, maka Ia juga yang akan menyempurnakannya.

Pendidikan rohani melalui pelayanan anak dan Sekolah Minggu akan menjadi dasar pertumbuhan rohani seorang anak untuk dapat mengenal kebenaran Alkitab, menyembah Tuhan dan memuji Tuhan dan mengasihi pekerjaanNya. Apabila mereka telah dimenangkan maka berarti generasi selanjutnya juga telah dimenangkan, karena mereka adalah penerus dan pemimpin generasi yang akan datang. Dan tidak bisa disangkal bahwa 50% anggota jemaat gereja pada umumnya adalah berasal dari anggota Sekolah Minggu. Oleh karena itu mengapa kita melayani anak- anak dan memberi perhatian besar kepada mereka? Karena jika kita memenangkan anak-anak maka kita tahu gereja memiliki masa depan.

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

Komentar