Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Artikel berikut ini mengajak kita untuk mengetahui secara psikologi
umum, sejauh mana daya tangkap anak-anak akan kematian. Ingatlah
untuk selalu berdoa minta hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan ketika
Anda menerangkan mengenai kematian kepada anak. Terangkanlah, bahwa
bagi orang percaya kematian itu bukanlah akhir dari segalanya,
bahkan kematian adalah suatu keuntungan ("Karena bagiku hidup adalah
Kristus dan mati adalah keuntungan." --
Meskipun ada banyak konsep tentang kematian yang perlu anak mengerti, kita tidak boleh tergoda untuk menjelaskan semuanya sekaligus. Usia perkembangan anak mempengaruhi berapa banyak informasi yang dapat diserapnya. Selain itu penjelasan yang panjang akan membuat anak semakin bingung dan membangkitkan pertanyaan lain yang kita sendiri sulit menjawabnya. Jadi, lebih bijaksana kita memberikan jawaban singkat dan langsung tertuju pada apa yang ditanyakan anak kita.
Berikut ini adalah beberapa pemahaman anak mengenai kematian sesuai dengan perkembangannya menurut apa yang dikemukakan oleh Charles Schaefer dan Theresa Foy DiGeronimo:
Dengan mengetahui prinsip dari perkembangan ini, orangtua juga dapat lebih bersikap rileks bila anak belum memahami beberapa konsep dasar dari kematian yang disebabkan oleh perkembangan usia mereka. Selain itu, orangtua dapat memberi penjelasan dan jawaban mengenai kematian sesuai dengan usia anak.
Links:
[1] https://pepak.sabda.org/jenis_bahan_pepak/tips
[2] https://pepak.sabda.org/kategori_bahan_pepak/pengajaran_doktrin
[3] https://pepak.sabda.org/epublish/1
[4] https://pepak.sabda.org/epublish/1/118
[5] https://pepak.sabda.org/19/mar/2003/anak_melayani_anak_yang_menghadapi_kematian
[6] https://pepak.sabda.org/19/mar/2003/anak_memberikan_karunia_besar
[7] https://pepak.sabda.org/status_sumber/majalah
[8] https://pepak.sabda.org/edisi_pepak/e_binaanak_118_melayani_anak_yang_menghadapi_kematian