Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
"Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
"Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya, kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
"Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
"Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
"Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah ketekunan."
(Lukas 8:11-15 )
Links:
[1] https://pepak.sabda.org/edisi_pepak/e_binaanak_098_hasil_penginjilan_untuk_anak
[2] https://pepak.sabda.org/epublish/1
[3] https://pepak.sabda.org/epublish/1/98
[4] https://pepak.sabda.org/23/oct/2002/anak_memelihara_hasil_penginjilan