Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK

Bagaimana Mencintai Firman Tuhan? -- Pelajaran dari Ezra


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Edisi PEPAK: e-BinaAnak 696- Pelayan Anak yang Mencintai Firman Tuhan (II)

Dirangkum oleh: Davida

Dalam Alkitab, Ezra adalah seorang tokoh yang dikenal dengan kecintaannya akan firman Allah. Ezra adalah seorang ahli Taurat, yang dalam Ezra 7:11,12,21 disebut sebagai "imam dan ahli Taurat Allah semesta langit". Dalam Kitab Ezra, diceritakan bahwa Ezra memandang umat Allah, termasuk imam-imam dan orang Lewi, telah mengabaikan firman Allah melalui perkawinan campur dengan perempuan dari etnis lain. Ezra mengajarkan kembali firman Allah dan mendorong umat Allah untuk menaatinya dengan sepenuh hati. Rasa cintanya kepada firman Allah mendorong Ezra untuk mengadakan reformasi di tengah-tengah umat Israel, yaitu penegasan kembali untuk melakukan firman Allah dalam kehidupan mereka sebagai umat Allah. Dengan tekun, Ezra menunjukkan bagaimana menghidupi firman Allah dan mendorong umat Allah untuk meneladani dia. Gaya hidup rohani seperti inilah yang perlu dimiliki oleh setiap pelayan Tuhan. Mari kita bersama-sama belajar dari Ezra, tentang hidup seorang pelayan Tuhan yang mencintai firman-Nya.

  1. Mengabdikan diri untuk firman Allah.

  2. Fokus pelayanan dan hidup Ezra adalah pada firman Allah. Hal ini berarti ia telah membacanya, merenungkannya, bahkan menuliskannya. Beberapa tradisi menyatakan bahwa Ezra telah hafal seluruh Taurat, lima kitab pertama dari Perjanjian Lama. Hidup Ezra merupakan gambar hidup firman Allah. Membicarakan Ezra berarti membicarakan firman Allah. Dalam Alkitab, meski informasi tentang dirinya relatif sedikit, tetapi perbuatan Ezra dikenang terus. Kesentralan firman Allah dalam kehidupan dan kepemimpinan Ezra begitu mencolok. Seorang pelayan Tuhan yang mencintai firman-Nya tidak akan pernah melewatkan waktu untuk membaca, merenungkan, dan mempelajari setiap kata dalam firman Tuhan setiap hari.

  3. Mengamati setiap perintah dalam firman Allah.

  4. Hal ini merupakan salah satu aspek dalam pembacaan Alkitab. Kita perlu mengamati setiap perintah Allah dalam firman-Nya supaya kita dapat menghidupi/melakukannya dalam hidup kita. Ezra dikenal dengan hikmat dan gaya hidupnya yang mencerminkan keinginan Allah bagi umat-Nya. Dan, kedua hal tersebut tidak akan dimiliki oleh pelayan-pelayan Tuhan yang tidak mengamati perintah Allah dan tidak melakukannya dalam kehidupan mereka.

  5. Mengajarkan firman Allah kepada orang lain.

  6. Ezra adalah seorang ahli Taurat yang menjadi patokan bagi bangsa Israel untuk menafsirkan dan memahami hukum Musa. Ahli Taurat diterima masyarakat sebagai pemimpin karena peran mereka dalam mengajarkan firman Allah kepada umat. Sebagai orang terlatih dalam penafsiran Taurat, para ahli Taurat berfungsi sebagai teolog yang melatih masyarakat untuk melakukan perintah Taurat, dan sebagai hakim dalam membuat keputusan yang menyangkut hukum agama dan hukum pidana. Hukum Taurat dipelajari dan didiskusikan oleh semua golongan masyarakat, tidak terbatas hanya pada elite agama. Jadi, Ezra tidak hanya mengawasi penulisan kembali Taurat, tetapi juga menghidupkan maknanya untuk dilakukan dalam masyarakat. Pelayan Tuhan yang mencintai firman Tuhan akan memiliki prinsip-prinsip hidup sesuai kebenaran firman dan memiliki syarat terbaik untuk mengajarkannya kepada orang lain.

    Hari ini, Allah terus mencari orang-orang seperti Ezra. Allah memanggil kita untuk mempelajari firman-Nya, hidup dalam kebenaran firman-Nya, dan mengajarkannya. Banyak orang Kristen memiliki Alkitab, tetapi hanya sedikit yang membacanya. Di antara mereka yang membacanya, hanya sedikit yang melakukan firman Allah. Di antara mereka yang melakukan firman Allah, lebih sedikit lagi yang mampu mengajarkannya. Semoga Tuhan menguatkan kita semua untuk bertumbuh dalam hikmat dan kasih melalui kuasa firman-Nya.

Dirangkum dari:

  1. Barus, Armand. "Kepemimpinan Biblika".
    Dalam http://www.seabs.ac.id/journal/oktober2004/Kepemimpinan%20Biblika%20%28Armand%20Barus%29.pdf
  2. Burroughs, Dillon. "Ezra 7: Dedicated to the Word of God".
    Dalam http://www.patheos.com/blogs/holywrit/2013/08/ezra-7-dedicated-to-the-word-of-god/

Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

Komentar