Skip to main content

Situs Pepak

Yohanes Berseru-Seru

Bacaan Alkitab: Matius 3:1-12

Tujuan khusus agar anak dapat:

  • menceritakan alasan Yohanes Pembaptis berseru-seru dan menyuruh manusia bertobat,
  • menyebutkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan anak, yang membuat orangtua menjadi marah dan menghukum mereka,
  • menyebutkan hal-hal baik yang akan dilakukan sebagai anak yang sudah bertobat.

Yohanes Pembaptis

Awal Kehidupan

Yohanes lahir kira-kira tahun 7 SM dari pasangan lanjut usia, Imam Zakharia dan Elisabet. Dia lahir di daerah Pegunungan Yudea. Yohanes adalah seorang pendoa yang setia. Dia juga mengajarkan tentang berdoa kepada murid-muridnya (Matius 3:4). Yohanes adalah pria yang tegas dan sederhana. Saat hidup di padang gurun Yudea, dia hanya memakai jubah bulu unta, ikat pinggang kulit, makanannya belalang dan madu hutan (Markus 1:6). Namun, di situlah, ia menerima panggilan menjadi nabi (kira-kira tahun 27 M). Sesudah Roh kenabian menghinggapi dia, dia menjadi pengkhotbah yang sangat berani menyuarakan berita pertobatan dan pengampunan dosa kepada banyak orang.

Dapatkan Bahan-Bahan Natal YLSA Melalui SABDA Bot!

Bagi Anda yang memiliki aplikasi chat Telegram, bahan-bahan Natal dari YLSA dapat diperoleh melalui SABDA Bot. SABDA Bot adalah pelayanan mesin otomatis berbasis chat yang dapat memberikan ayat Alkitab dalam berbagai versi dan bahan-bahan biblika yang berguna untuk mempelajari dan menggali Alkitab. Selain itu, melalui SABDA Bot, Anda juga bisa memperoleh bahan-bahan Natal berupa artikel, renungan, cerita bergambar tentang kelahiran Yesus, ayat-ayat Natal, video Natal, himne Natal serta berbagai gambar kutipan yang dapat Anda kirimkan kepada teman-teman dan kerabat Anda.

Generasi Digital dan Kehidupan Rohaninya (2)

Salam kasih,

Pada saat ini, sebagai orangtua, pelayan anak, atau guru, apakah alasan sebagian besar dari kita memberikan gawai kepada anak, atau membiarkan mereka bersentuhan dengan hal itu? Apakah karena kita benar-benar mengetahui kekuatan yang luar biasa dari teknologi tersebut? Atau, hanya karena itu dunia mereka dan tidak masalah jika mereka menggunakannya dalam hidup sehari-hari? Atau, karena kita cukup puas dengan menjadikan gawai sebagai baby sitter?