Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Ayah Tidak Sayang Kepada Saya!


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

"Ayah tidak sayang kepada saya!" teriak Lisa ketika ayahnya terpaksa memukulnya. Malam itu Lisa marah-marah pada waktu berada di meja makan dan ia telah melemparkan sebagian makanannya ke lantai. Setelah hal itu terjadi, ibunya menegur Lisa dan Lisa mengucapkan kata-kata yang kasar kepada ibunya. Itulah sebabnya ayah memukulnya.

"Ketika Lisa berteriak, 'Ayah tidak sayang kepada saya', Ayah memukul kamu karena Ayah sangat sayang kepadamu," kata ayah Lisa. Menurut kamu, siapakah yang benar, Lisa atau ayah Lisa?

Renungan Singkat tentang Kasih Sayang

  1. Menurut kamu, mengapa Lisa mengatakan bahwa ayah Lisa tidak sayang kepadanya? Pernahkah kamu merasakan hal yang sama ketika ayah atau ibumu harus mendisiplin kamu?

  2. Bagaimana seandainya orang tua tidak pernah mendisiplin anak-anaknya? Bagaimana anak-anak dapat belajar apa yang harus dan tidak harus dilakukan mereka?

"Lisa, apakah kamu pikir kita boleh melemparkan makanan ke lantai?" tanya ayah Lisa. Lisa melihat ke lantai pada makanan yang tumpah akibat perbuatannya. Ia tahu bahwa seseorang tentu harus membersihkannya. Ia yakin bahwa ibu dan ayahnya akan menyuruh dia melakukannya.

"Seandainya kamu adalah seorang ibu, apakah kamu akan membiarkan anak perempuanmu mengucapkan kata-kata kasar kepadamu?" tanya ayahnya.

Lisa menatap ibunya. Ibunya kelihatan sedih sekali. Lisa dan ibunya selalu bercanda bersama-sama. Lisa tidak ingin membuat ibunya sedih. Ia yakin bahwa perbuatannya itu salah.

Lisa berlari menghampiri ibunya. Ia melingkarkan kedua lengannya ke leher ibunya dan berkata bahwa ia sangat menyesal. Kemudian ia memeluk ayahnya dan mengatakan bahwa ia menyesal. Setelah itu Lisa mengambil kain lap dan membersihkan makanan yang berserakan di lantai.

Renungan Singkat tentang Tuhan Yesus dan Anak-anak

  1. Menurut kamu, apakah ayah dan ibu Lisa senang ketika Lisa mengatakan bahwa ia menyesal? Mengapa? Apakah Tuhan Yesus juga senang bila kita mengatakan kepada-Nya bahwa kita menyesal atas perbuatan-perbuatan salah yang kita lakukan? Mengapa?

  2. Apakah Tuhan Yesus senang bila kita melakukan hal yang benar? Apakah Ia merasa sedih bila kita melakukan hal yang salah? Bagaimana kita dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah?

Bacaan Alkitab: Ibrani 12:5-11

Kebenaran Alkitab: Tuhan mendisiplinkan orang yang dikasihi-Nya (Ibrani 12:6). Kita menghormati ayah kita yang mendisiplin kita sesuai dengan perbuatan kita (Ibrani 12:9).

Doa: Tuhan, ketika Engkau mendisiplinkan saya, saya akan ingat bahwa Engkau melakukan hal itu untuk menunjukkan kepada saya apa yang benar. Dan saya juga akan mengingatnya ketika orang tua saya mendisiplinkan saya. Amin.

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

Sumber
Judul Buku: 
100 Renungan Singkat untuk Anak-anak
Pengarang: 
V. Gilbert Beers
Halaman: 
84 -- 85
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup
Kota: 
Bandung
Tahun: 
1986

Komentar