Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Kemarahan dan ledakan emosi anak-anak yang tidak terkendali bisa mengganggu orang tua yang paling sabar sekalipun.
Baik saat anak-anak berada di tengah-tengah kerumunan di toko serbaada, saat makan malam di hari libur bersama keluarga besar, atau saat di rumah, perilaku yang terjadi dengan tiba-tiba ini bisa sangat membuat frustasi. Tetapi orang tua bisa membantu anak-anak belajar mengendalikan diri dan mengajarkan kepada mereka bagaimana meresponi situasi-situasi tertentu tanpa bertindak impulsif.
Menolong Anak Belajar Mengendalikan Diri
Dengan belajar mengendalikan diri, anak-anak bisa membuat keputusan yang tepat dan menanggapi situasi yang menekan dengan cara-cara yang bisa memberikan hasil positif.
Contohnya, bila Anda mengatakan bahwa Anda tidak akan menyajikan es krim sampai setelah makan malam, anak Anda mungkin menangis, membuat alasan, atau bahkan berteriak dengan harapan Anda akan memberi mereka es krim. Tetapi dengan pengendalian diri, anak Anda bisa memahami bahwa emosi yang meledak-ledak tidak akan membuat Anda memberikan es krim, sehingga akan lebih bijaksana bila menunggu dengan sabar.
Berikut beberapa saran tentang bagaimana menolong anak-anak Anda belajar mengendalikan tingkah laku mereka.
Saat Anak-Anak Lepas Kendali
Berikan contoh yang baik untuk anak-anak Anda dengan menunjukkan cara-cara yang sehat dalam memberikan reaksi atas situasi yang membuat mereka stres. Sesulit apa pun, tetaplah berusaha untuk tidak berteriak saat Anda sedang mendisplin anak-anak Anda. Sebaliknya, cobalah untuk tegas dan fokus pada masalah.
Saat anak Anda sudah mulai tenang, tetaplah tenang dan jelaskan bahwa berteriak, emosi yang meledak, dan membanting pintu adalah perilaku yang tidak dapat diterima dan ada konsekuensinya -- lalu katakan apa konsekuensinya.
Tindakan Anda bisa menunjukkan bahwa kemarahan bukanlah cara yang tepat bagi anak-anak untuk meminta sesuatu. Contohnya, bila anak Anda marah di toko serbaada setelah Anda menjelaskan mengapa Anda tidak mau membelikan permen untuknya, jangan menyerah -- hal ini menunjukkan bahwa kemarahan adalah sesuatu yang tidak dapat diterima dan tidak efektif untuk mereka lakukan.
Bila anak Anda sering kehilangan kendali dan terus mendebat/membantah, antisosial, atau impulsif, atau bila kemarahannya lebih dari 10 menit, bicarakan hal ini dengan dokter anak Anda. Bicarakan pula dengan dokter bila kemarahan anak Anda yang masih sekolah itu disertai dengan:
Pertimbangkan untuk berbicara dengan guru anak Anda tentang susunan ruang kelas dan tingkah laku yang tepat seperti yang diharapkan. Juga, lihatlah pada tindakan Anda sendiri apakah Anda sedang mengatasi sebaik mungkin situasi yang membuat stres. Bila tidak, Anda mungkin ingin bertanya kepada dokter Anda apakah diperlukan konseling keluarga. (t/Ratri)
Links:
[1] https://pepak.sabda.org/jenis_bahan_pepak/tips
[2] http://kidshealth.org/parent/emotions/behavior/self_control.html
[3] https://pepak.sabda.org/kategori_bahan_pepak/pelayanan_anak_umum
[4] https://pepak.sabda.org/epublish/1
[5] https://pepak.sabda.org/epublish/1/613
[6] https://pepak.sabda.org/pentingnya_mengajarkan_pengendalian_diri_kepada_anak_anak
[7] https://pepak.sabda.org/situs_untuk_anak_teaching_heart_children_ministries_home_page