3 Cara Merekrut Tim Pelayanan Anak yang Sehat


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Status Sumber: situs

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Sekolah Minggu

3 Cara Merekrut Tim Pelayanan Anak yang Sehat

Anda memiliki setengah lusin guru pelayanan anak yang berkomitmen, tetapi hanya itu. Setiap hari Minggu, Anda mencoba menarik cukup banyak tangan ekstra untuk memenuhi persyaratan minimum untuk dua orang dewasa di kelas. Anda tahu Anda membutuhkan lebih banyak sukarelawan, tetapi Anda tidak yakin harus mulai dari mana.

Bicaralah dengan pelatih mana pun dari tim olahraga perguruan tinggi Divisi I dan Anda akan mendengar ini: "Hidup atau matinya sebuah program ditentukan oleh siapa yang direkrutnya." Hal yang sama berlaku untuk pelayanan anak. Jika Anda tidak merekrut dengan baik, Anda akhirnya akan mengalami masalah.

Akan tetapi, apa yang diperlukan untuk merekrut, melatih, memelihara, dan mempertahankan orang-orang yang dibutuhkan untuk membangun pelayanan anak yang bersemangat? Bagaimana Anda mengilhami dan mempertahankan anggota yang akan terus menjalankan pelayanan dengan kehadiran, energi, dan upaya kasih mereka?

Perekrutan yang Salah

Ada berbagai cara untuk merekrut relawan. Kita bisa memohon, memarahi, atau mempermalukan anggota supaya berpartisipasi. Namun, menurut pengalaman kami, ini terbukti tidak akan bermanfaat dalam jangka panjang. Jika kita memaksa anggota untuk terlibat, kita akan memiliki tingkat gesekan yang tinggi, dan itu berarti masalah perekrutan tidak pernah selesai.

Strategi lain adalah membunyikan alarm: "Kami sangat membutuhkan lebih banyak bantuan di kelas sekolah dasar! Jika kami tidak mendapat bantuan, kami harus menutup semuanya." Jika kita terdengar panik setiap kali kita meminta bantuan, gereja pada akhirnya akan menjadi tuli terhadap permintaan kita, menganggap bahwa kita hanyalah serigala yang melolong.

merekrut pelayan anak

Kita juga dapat membayar anggota gereja untuk mengawasi anak-anak. Kompensasi untuk pengasuhan anak tidak salah secara moral; bahkan, adalah tepat jika Anda mengasuh anak tetangga saat mereka berkencan. Akan tetapi, jika katapemimpin gereja membuat sistem kompensasi sebagai ganti waktu sukarela, ini dapat mengurangi rasa tanggung jawab anggota terhadap satu sama lain dan untuk anak-anak di komunitas gereja. Anggota yang muncul biasanya membutuhkan penghasilan tambahan, tetapi mereka tidak secara eksklusif termotivasi oleh pengorbanan Injil.

Meskipun semua metode ini dapat menempatkan orang-orang untuk berperan melakukan tanggung jawab minimal di dalam kelas, tidak ada yang memecahkan masalah Anda yang lebih besar: untuk memberi anak-anak Anda pengasuhan dan pengajaran yang dimotivasi Injil terbaik yang dapat diberikan gereja Anda. Jadi, apa yang tersisa?

Mari Berpikir Praktis

Kami bertiga pernah berpartisipasi dalam undangan konferensi bulanan (diselenggarakan oleh Deepak). Itu diikuti oleh sejumlah pemimpin pelayanan anak dengan keinginan untuk belajar dari satu sama lain. Topik pembicaraan satu bulan tertentu adalah perekrutan guru. Deepak bertanya, "Apa yang menurut Anda paling berhasil?" Seorang pemimpin menjawab dengan cepat, "Saya menemukan kesuksesan paling besar ketika saya paling bersemangat dan berdoa." Pelayan anak itu benar.

Pelayanan anak sama seperti pelayanan Injil lainnya. Jika kita ingin orang-orang bersemangat dan berpartisipasi, kita harus memberi tahu mereka tentang apa yang menjadi kebutuhan, menginspirasi mereka untuk bergabung dalam kesempatan itu, dan berdoa sungguh-sungguh bergantung pada janji setia Allah. Begitulah cara kami memimpin jemaat agar mereka memberi dana pembangunan, menginjili, dan mengundang tetangga mereka ke gereja. Begitulah cara kami memotivasi mereka untuk datang lebih awal untuk membantu menyiapkan kursi pada hari Minggu pagi sebagai bagian dari kru penyiapan. Mengapa pelayanan anak harus berbeda?

1. Memberi informasi

Sebelum anggota Anda mendaftar untuk melayani anak-anak, mereka akan membutuhkan informasi. Apa visi pelayanan, tujuan akhir yang menginformasikan jenis perhatian dan instruksi yang ingin Anda berikan? Apa kebutuhannya -- berapa banyak anak yang Anda miliki, dan peran sukarelawan apa yang perlu diisi?

Jujurlah, dan jangan takut untuk mengungkapkan kebutuhan Anda. Jika kita sombong dan tidak terbuka menggambarkan pelayanan kita sehingga terlihat seperti tim yang sempurna, kita seharusnya tidak terkejut ketika orang berpikir, "Tidak mungkin mereka dapat menggunakan saya." Kita mengundang anggota untuk melayani, karena kita dapat membayangkan tempat bagi mereka. Kita harus bertanya, "Dapatkah mereka membayangkannya juga?" Tujuan memberi informasi kepada jemaat adalah membantu anggota melihat bahwa staf pelayanan anak bukanlah "masalah orang lain." Sebaliknya, kita ingin mereka melihatnya sebagai kesempatan dan panggilan.

Bagikan kondisi terbaru pada hari Minggu pagi, melalui berita terbaru di email setiap triwulan, di buletin cetak hari Minggu Anda, atau dalam rapat anggota Anda. Ingatlah untuk menambahkan dorongan dan variasi agar jemaat memperhatikan. Selain kebutuhan pelayanan Anda, anggota gereja juga harus mendengar kesaksian tentang apa yang Allah sedang lakukan dan bagaimana Tuhan telah menyediakannya.

Dan, mereka harus diberikan langkah selanjutnya yang jelas tentang cara mendaftar. Ada baiknya memiliki beberapa cara formal untuk meminta jemaat melayani. Anda bisa memiliki formulir minat dan dropbox yang ada di dekat meja depan pelayanan anak Anda, menyematkan formulir yang sama pada halaman arahan di situs web gereja Anda, atau mengadakan pertemuan informasi tentang pelayanan dengan sedikit komitmen untuk calon sukarelawan yang mempertimbangkan kemungkinan melayani. Akan tetapi, perekrutan terbaik adalah secara pribadi mengundang jemaat ke dalam pelayanan Anda, dan itu membawa kita ke poin berikutnya.

2. Menginspirasi

Kedua, menginspirasi sesama anggota gereja Anda. Bantulah mereka melihat pelayanan kepada generasi berikutnya sebagai kesempatan Injil yang telah Allah berdayakan di dalam diri mereka. Banyak dari anak-anak di gereja bukanlah orang Kristen. Sewaktu anak-anak datang bersama orang tua mereka, mendengarkan, dan berpartisipasi dalam acara anak-anak, mereka memiliki kesempatan untuk mendengar dan menanggapi kabar baik. Selama bertahun-tahun, ini mungkin merupakan kesempatan penginjil paling konsisten yang ditawarkan kepada gereja.

Kemungkinan besar orang akan menjadi sukarelawan untuk melayani ketika mereka merasakan semangat seorang pemimpin untuk pelayanan penginjilan ini. Sangat menggoda untuk melihat jadwal pelayanan anak Anda, melihat kebutuhan pada bulan depan, dan kemudian bergegas mengisi kekosongan itu dengan siapa pun yang tersedia. Akan tetapi, lebih baik berhenti dan memikirkan mengapa peran sukarelawan itu penting.

Sebelum mendekati calon pelayan, renungkan pentingnya menjangkau anak-anak dengan Injil (Mzm. 78:5-8; Mat. 19:13-15), dan pikirkan tentang apa yang Anda butuhkan untuk menciptakan lingkungan yang ramah (penyambut yang ramah), menghubungkan anak-anak kepada Kristus (guru yang terampil), dan bertumbuh bersama anak-anak saat mereka bertumbuh dalam iman (pelaku pemuridan yang setia). Ingatlah bahwa setiap peran -- dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah, dari penyambut tamu hingga guru pertemuan -- sangat penting bagi misi.

Juga ketahuilah bahwa anggota berkembang ketika mereka dipercayakan dengan peran dan tanggung jawab yang sesuai dengan karunia mereka (Rm. 12:4-8). Berdoalah memohon hikmat dan kebijaksanaan dan mintalah rekomendasi dari penasihat yang saleh -- seperti staf gereja lain atau sukarelawan saat ini. Mereka mungkin mengenal orang-orang yang mencari cara untuk melayani atau yang memiliki keterampilan dan semangat yang dibutuhkan untuk peran tertentu dalam pelayanan anak Anda. Ketika Anda mengetahui seseorang yang memiliki bakat dan waktu untuk melayani dengan cara tertentu, Anda akan dapat mengomunikasikan nilai yang Anda lihat di dalamnya dan mengapa mereka sangat cocok.

3. Berdoa

Berdoalah untuk penyediaan Allah, dan percayalah Dia akan mendatangkan pekerja yang memadai untuk memenuhi kebutuhan.
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. WhatsApp
  4. Telegram

Ketahuilah bahwa Allah telah merancang pelayanan sehingga itu hanya berjalan ketika kita bergantung pada-Nya, ketika kita memercayai-Nya melalui doa. Dalam Matius 9:36-38, kita melihat bagaimana hal yang dilihat Yesus menggerakkan Dia untuk berbelas kasih kepada Israel dan kemudian berdoa. Dia berkata kepada murid-muridnya, "Sesungguhnya panenan banyak, tetapi pekerja-pekerja sedikit. Karena itu, mintalah kepada Tuhan yang mempunyai panenan, untuk mengirimkan pekerja-pekerja dalam panen-Nya" (AYT). Bagian ini adalah pengingat bagi para pendeta dan pemimpin pelayanan anak untuk meminta secara khusus kepada Allah untuk mengingat nama-nama individu yang memiliki karunia untuk setiap peran yang dibutuhkan.

Namun, itu juga sebagai pengingat bahwa kita bisa meminta dengan keberanian dan keyakinan dari seorang petani yang sabar. Anda lihat, ada janji dalam kata-kata Yesus: "Panenan banyak." Bahkan jika kita tidak dapat melihatnya sekarang, itu akan terjadi. Kita berdoa dengan tekun untuk para pekerja, agar anak-anak mengikuti Kristus dengan iman, dan agar keluarga bertumbuh dalam kasih sayang mereka untuk membaca dan menaati Firman Allah. Dan, ketika mereka melakukannya, kita bersyukur, mengetahui bahwa Allah telah menggunakan para pekerja itu untuk membajak dan menanam dan menyirami, tetapi pada akhirnya Allahlah yang memberi pertumbuhan (1Kor. 3:5-8).

Bagaimana dengan Anda? Pendekatan mana yang paling sering Anda terapkan saat berusaha memobilisasi relawan? Apakah Anda memercayai Allah dalam hal perekrutan, atau apakah Anda terus-menerus khawatir? Inilah kenyataannya: Tidak perlu panik, memanipulasi, atau meminta bantuan. Jika kepercayaan kita ada pada Allah dan kita tidak takut, maka yang dibutuhkan hanyalah permintaan bantuan yang berani dan seimbang.

Buatlah kebutuhan itu menjadi jelas bagi gereja. Ingatkan para anggota akan komitmen mereka untuk membangkitkan generasi baru dalam iman. Berdoalah untuk penyediaan Allah, dan percayalah Dia akan mendatangkan pekerja yang memadai untuk memenuhi kebutuhan. Setelah anggota gereja Anda diberi tahu dan diilhami, Anda dapat percaya bahwa mereka akan menanggapi kebutuhan tersebut. (t/Jing-Jing)

Download Audio

Diterjemahkan dari:
Nama situs : The Gospel Coalition
Alamat situs : https://thegospelcoalition.org/article/recruit-children-ministry-team/
Judul asli artikel : 3 Ways to Recruit a Healthy Children's Ministry Team
Penulis artikel : Jared Kennedy, Marty Machowski, dan Deepak Reju

Komentar


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK