Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Yesus dan Nikodemus


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Nikodemus adalah seorang pemimpin kelompok orang Yahudi yang disebut sebagai Farisi. Dia telah melihat mukjizat yang dilakukan Yesus dan telah mendengar ajaran Yesus. Dia percaya bahwa Yesus benar-benar seorang Guru yang diutus Allah. Dia ingin bertemu Yesus dan bercakap-cakap dengan-Nya, tetapi ia menunggu sampai malam tiba.

Alkitab tidak mengatakan mengapa ia menemui Yesus pada malam hari, tetapi kita tahu bahwa para pemimpin Yahudi marah kepada Yesus dan mencari cara untuk menyingkirkan Yesus. Mungkin Nikodemus takut bila bertemu Yesus di depan umum pada siang hari.

Dia mengatakan kepada Yesus bahwa Allah benar-benar ada dalam diri-Nya karena bila tidak, Dia tidak akan mampu melakukan semua hal-hal ajaib. Kemudian Yesus mulai mengajar dia. Dia mengatakan kepada Nikodemus bahwa bila seseorang ingin melihat Kerajaan Allah, dia harus lahir baru.

Lahir baru! Nikodemus membayangkan lahir baru itu dengan menjadi bayi lagi. Bagaimana mungkin? Adalah hal yang mustahil bagi orang dewasa untuk lahir kembali!

Tapi, Yesus tidak berbicara tentang kelahiran secara fisik. Dia berbicara tentang kelahiran rohani. Yesus berkata bahwa seseorang harus dibaptis dengan air dan Roh Kudus. Sama seperti hembusan angin yang tidak dapat kita lihat, kamu pun juga tidak dapat melihat kelahiran baru. Orang yang lahir baru bisa saja terlihat sama, tetapi orang tersebut telah berubah di dalamnya.

Ingatlah saat ular-ular membunuh anak-anak bangsa Israel di padang gurun, Allah memerintahkan Musa untuk membuat ular dari tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang. Setiap orang yang melihat ular pada tiang itu akan dipulihkan oleh Tuhan. Yesus berkata bahwa Dia juga harus ditinggikan dan bahwa siapa pun yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, tetapi memeroleh hidup yang kekal.

Kemudian Yesus memberikan kata-kata yang indah kepada Nikodemus, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Yesus datang untuk menyelamatkan orang-orang di dunia, bukan untuk menghukum mereka.

Kita bisa membaca lebih banyak lagi tentang Nikodemus setelah kematian Yesus. Yusuf dari Arimatea adalah seorang kaya dan anggota Majelis Besar Yahudi. Dia adalah orang yang baik dan rendah hati dan seorang murid Yesus. Dia menunggu kedatangan Kerajaan Allah dan dia percaya bahwa Yesus adalah Orang yang telah dijanjikan.

Dia memberanikan diri datang sembunyi-sembunyi dan meminta kepada Pilatus supaya dia bisa mengambil mayat Yesus dan menguburkannya. Orang yang datang bersama dia adalah Nikodemus.

Orang Yahudi memiliki tradisi melumuri mayat dengan rempah-rempah sebagai persiapan penguburan. Mereka membawa banyak rempah-rempah, campuran dari mur dan gaharu, dan mempersiapkan mayat itu. Mereka membungkus tubuh Yesus dengan kain linen.

Di dekat tempat di mana Yesus disalibkan, terdapat sebuah taman dan Yusuf memunyai kuburan di situ, kuburan yang belum pernah digunakan sebelumnya. Kuburan terbuat dari sebuah karang yang besar. Mereka menempatkan mayat Yesus di situ, menutup kubur itu dengan batu besar dan meninggalkannya. Tetapi, Maria Magdalena dan Maria yang lainnya duduk membelakangi kubur itu.

APA ARTI CERITA INI BAGIKU?

Nikodemus sangat ingin belajar. Ketika dia tidak mengerti, dia terus bertanya sampai dia benar-benar mengerti.

Jangan takut bertanya. Bila di kelas kamu tidak mengerti sesuatu, tanyakanlah. Pertanyaanmu mungkin sama dengan yang ingin ditanyakan oleh temanmu, tetapi dia mungkin takut untuk bertanya. Kadang-kadang pertanyaan-pertanyaaan membantu guru untuk tahu bagaimana dia bisa membuat pelajaran menjadi lebih jelas bagi murid-muridnya.

Jangan takut untuk bertanya kepada orang tuamu. Mereka akan memberimu jawaban yang lebih bijaksana daripada yang diberikan oleh teman-temanmu. Orang tuamu sangat mengerti dirimu dan mereka akan menjawab pertanyaanmu dengan cara yang sangat menolongmu.

AYAT HAFALAN

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yoh. 3:16)

ULANGAN

  1. Siapakah Nikodemus itu? Seorang Farisi, pemimpin orang Yahudi.
  2. Kapan Nikodemus menemui Yesus? Pada malam hari.
  3. Apa yang Yesus katakan supaya seseorang bisa melihat Kerajaan Allah? Harus lahir baru.
  4. Sebutkan dua hal yang terlibat dalam kelahiran baru! Air dan Roh Kudus.
  5. Bagaimana Allah menunjukkan kasih-Nya kepada dunia ini? Dia mengutus Anak-Nya.
  6. Siapakah dua orang yang menyiapkan mayat Yesus untuk dikubur? Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus.
  7. Apa yang mereka gunakan untuk menyiapkan mayat Yesus? Rempah-rempah, mur, dan gaharu.
  8. Dalam kubur siapakah Yesus dikuburkan? Yusuf dari Arimatea.

Kamu bisa membaca cerita tentang Yesus dan Nikodemus ini di Alkitab; di Yohanes 3:1-21. (t/Ratri)

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Komentar