Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Tujuh Langkah Mempersiapkan Pelajaran Alkitab


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Sebagai seorang pemimpin sekolah minggu, tentu Anda ingin guru baru maupun guru yang sudah berpengalaman mampu memimpin pelajaran Alkitab dengan menarik. Anda ingin mereka membagikan sukacita, tantangan, dan mengubah pengalaman dalam mempelajari Alkitab secara pribadi. Oleh karena itu, setiap murid harus membangun keterampilan dan kebiasaan untuk belajar Alkitab tersebut, baik secara kelompok maupun pribadi. Sekarang ada banyak sumber! Bagaimana sumber-sumber dan pembelajaran Alkitab secara pribadi

Sebagai seorang pemimpin sekolah minggu, tentu Anda ingin guru baru maupun guru yang sudah berpengalaman mampu memimpin pelajaran Alkitab dengan menarik. Anda ingin mereka membagikan sukacita, tantangan, dan mengubah pengalaman dalam mempelajari Alkitab secara pribadi. Oleh karena itu, setiap murid harus membangun keterampilan dan kebiasaan untuk belajar Alkitab tersebut, baik secara kelompok maupun pribadi.

Sekarang ada banyak sumber! Bagaimana sumber-sumber dan pembelajaran Alkitab secara pribadi bisa disatukan? Pimpinlah guru-guru sekolah minggu Anda menyiapkan pelajaran Alkitab dengan menggunakan langkah-langkah sederhana ini untuk mempelajari Kitab Suci, tafsiran, dan silabus (rencana pengajaran) untuk membangun rencana mengajar mereka sendiri.

  1. Bacalah ayat-ayat yang digunakan beberapa kali, tulislah pertanyaan-pertanyaan dalam pelajaran tersebut, dan carilah jawabannya sebelum membaca buku pegangan mengajar.
    • Berdoalah sebelum membaca ayat-ayat yang digunakan
    • .
    • Catatlah pertanyaan-pertanyaan yang muncul di pikiran Anda yang perlu Anda jawab untuk lebih memahami lagi ayat-ayat tersebut. Jangan pikirkan pendengarnya, dan jangan khawatir apakah pertanyaan-pertanyaan itu bisa dijawab dengan tepat. Catatlah pertanyaan sebanyak mungkin.
    • Lingkarilah kata kunci dan frasa yang sering muncul dalam ayat-ayat itu.
    • Garis bawahi pertanyaan-pertanyaan yang Anda temui dalam ayat-ayat tersebut. Apakah pertanyaan-pertanyaannya dapat dijawab? Pertimbangkan apakah pertanyaan atau saduran pertanyaannya dapat membantu Anda mempelajari ayat-ayat yang Anda pakai.
    • Lihatlah ayat-ayat sebelum dan ayat-ayat setelah ayat-ayat yang dibahas. Apakah ayat-ayat ini memban tu Anda dalam memahami pelajaran yang akan disampaikan? Apakah ayat-ayat lain yang muncul dalam pikiran Anda dapat memperjelas pembelajaran Anda? Bila ya, bacalah juga ayat-ayat dan referensi silang di Alkitab Anda. Tulislah pertanyaan-pertanyaan tentang ayat-ayat ini yang bisa membuat Anda lebih memahami ayat-ayat yang dibahas.
    • Carilah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dengan hanya menggunakan Alkitab dan terjemahan lainnya. Jangan kuatir dalam menemukan jawaban yang tepat. Yang penting, bangunlah kemampuan Anda dalam mempelajari Alkitab.
    • Dalam proses belajar ini, mintalah petunjuk Tuhan bagaimana ayat-ayat yang dipelajari ini dapat Anda terapkan. Berdasarkan ayat-ayat tersebut, tulis dan jawablah pertanyaan-pertanyaan yang menantang Anda untuk mengubah pola pikir, perilaku, dan semangat Anda.
  2. Ubahlah pertanyaan pribadi dalam mepmelajari Alkitab ini menjadi pertanyaan untuk diskusi kelompok. Rangkailah pertanyaan-pertanyaan ini dengan cermat untuk dijadikan panduan bagi murid dalam menemukan kebenaran dan penerapan pelajaran.
  3. Periksa kualitas pertanyaan Anda. Pertahankan hanya pertanyaan yang paling baik.
    • Hapuslah pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban ya atau tidak atau jawaban yang sudah jelas.
    • Pastikan ada beberapa pertanyaan yang membutuhkan perenungan pribadi.
    • Pastikan ada beberapa pertanyaan yang mengharuskan murid untuk membaca, mencari, dan mempelajari Alkitab.
    • Pastikan ada beberapa pertanyaan yang mengharuskan murid untuk mempelajari kata kunci yang ada pada ayat-ayat tersebut.
    • Pastikan ada beberapa pertanyaan yang mengharuskan murid untuk mempelajari satu atau lebih referensi silang.
    • Pastikan ada beberapa pertanyaan yang mengharuskan murid untuk mempelajari tafsiran.
    • Apakah pertanyaannya ditulis dengan singkat dan jelas?
  4. Lihatlah lagi buku panduan mengajar, berilah tanda pada bagian-bagian yang penting.
    • Gunakan referensi untuk mencari lebih lanjut lagi jawaban-jawaban atas pertanyaan pelajaran Alkitab yang dibuat pada langkah pertama.
    • Jawablah pertanyaan yang ada di bagian referensi. Pilihlah dan ubahlah pertanyaan yang terbaik untuk dijadikan pertanyaan diskusi dalam silabus Anda.
    • Bagian mana dari referensi yang nampaknya penting untuk memahami pasal yang dibahas? Tulislah pertanyaan-pertanyaan yang dapat mengarah pada penemuan kebenaran-kebenaran ini. Ubah pertanyaan itu menjadi topik diskusi sehingga murid dapat menemukan kebenaran-kebenarannya daripada hanya mendengarkan penjelasan yang diberikan atau yang dibacakan dari referensi.
    • Catat poin-poin dari referensi yang tidak dapat ditemukan dengan cepat. Minimalisir jumlah poin-poin itu. Kembangkan cara untuk melibatkan murid saat Anda membagikan poin-poin itu dalam kelas.
    • Jika diperlukan, ulangi proses ini dengan memakai referensi tambahan, seperti "The Herschel Hobbs Commentary", "Advanced Bible Study", "Explore the Bible Adult Study Guide", atau "Explore the Bible Adult Commentary".
    • Masukkan pertanyaan referensi dan catat pada poin-poin yang berkaitan dalam rangkaian topik diskusi Anda.
  5. Bacalah lagi buku panduan mengajar dan pilihlah aktivitas serta pertanyaan diskusi yang akan membuat kelas Anda menjadi aktif. Masukkan aktivitas dan pertanyaan yang Anda pilih tersebut ke dalam poin yang cocok antara pertanyaan diskusi dan catatan referensi Anda.
  6. Hubungkan pelajaran yang disampaikan di kelas Anda dengan misi kelas.
    • Bacalah buku panduan mengajar. Ubah pertanyaan yang terbaik menjadi pertanyaan diskusi dan masukkan dalam silabus Anda.
    • Masukkan satu atau lebih kegiatan dalam buku panduan untuk silabus Anda. Gunakan buku panduan mengajar ini sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan pribadi murid Anda dalam mempelajari Alkitab dan dalam bersikap, baik di dalam maupun di luar kelas.
    • Pertimbangkan kebutuhan yang unik dari murid Anda. Apakah pelajarannya secara khusus ditujukan kepada satu murid atau lebih? Rencanakan bagaimana Anda akan menggunakan pelajaran ini untuk mendorong atau menantang murid Anda. Pertimbangkan juga apakah salah satu pengalaman pribadi Anda menggambarkan kebenaran dalam pelajaran tersebut? Bila ada yang sesuai, masukkan pengalaman-pengalaman tersebut ke dalam silabus Anda.
    • Jika cocok, kaitkan pelajaran dengan pelayanan kelas di dalam dan di luar sekolah minggu.
  7. Susunlah silabus Anda pada lembar silabus atau kertas yang Anda cetak sendiri. Anda dapat membuat sendiri lembar silabus dengan menggunakan komputer. Salinlah referensi, pertanyaan diskusi, dan kegiatan yang Anda pilih dalam dokumen kosong. Anda dapat juga memberi kode warna untuk setiap elemen yang berbeda pada dokumen itu. Ketika selesai, dokumen itu berisi semua hal yang Anda perlukan untuk mengajar! (t/Dian-Ratri)

Kategori Bahan PEPAK: Metode dan Cara Mengajar

Sumber
Judul Artikel: 
7 Steps for Bible Study Preparation

Komentar