Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK

Tolonglah Anak Anda untuk Mengatasi Kesedihannya


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Edisi PEPAK: e-BinaAnak 778 - Depresi pada Anak

BERTUMBUH menjadi dewasa itu memang harus mengalami banyak kesulitan. Harus mengalami banyak hal yang menyakitkan perasaan. Anak-anak tidak akan menjadi dewasa tanpa mengalami banyak tekanan, dan mengalami perasaan yang tidak menyenangkan yang sudah merupakan bagian dari kehidupan ini, baik kehidupan orang dewasa maupun kehidupan anak-anak. Pada saat-saat tertentu, seseorang akan merasa putus asa, patah semangat, remuk hati, atau jemu. Jadi, mengetahui bagaimana mengatasi saat-saat yang semacam ini -- bahkan menghargai pengalaman semacam itu - merupakan semacam keterampilan yang harus dimiliki anak-anak kita.

Gambar: Anak menangis yang digendong orang tuanya.

Anak-anak (sama seperti orang dewasa) mempunyai kesanggupan yang berbeda-beda dalam soal mengatasi kesedihan. Ada orang yang dapat memandang perasaan mereka secara objektif dan memilih jalan lain. Yang lainnya tampaknya hanya mampu untuk membenarkan diri atas "haknya" untuk merasa sedih. Hal ini sangat bergantung pada kedewasaan dan temperamen anak itu sendiri.

Waktu Anda menolong anak Anda untuk mengatasi keadaan depresinya, pertimbangkanlah prinsip-prinsip berikut ini:

  • Emosi-emosi negatif boleh diungkapkan. Itu adalah perkara yang normal, bahkan merupakan reaksi-reaksi yang sehat dan masuk akal terhadap berbagai kesukaran dalam hidup ini. Hindarilah sikap yang memberi kesan bahwa merasa sedih itu salah.
  • Kita mempunyai kebebasan untuk memilih apa yang akan kita lakukan dengan perasaan atau emosi kita yang negatif. Walaupun kita tidak selalu dapat mengendalikan keadaan di sekeliling kita, tetapi kita selalu dapat mengendalikan reaksi kita terhadap keadaan itu dengan jalan mengambil keputusan untuk tidak tenggelam dalam keadaan dan suasana hati kita sendiri. Sering kali, kita berusaha untuk memenuhi kebutuhan emosional kita yang wajar, seperti perhatian dari orang-orang lain, dengan cara yang kurang baik misalnya dengan jalan cemberut. Sebenarnya, Allah ingin menolong kita untuk memilih cara-cara yang lebih konstruktif untuk memenuhi kebutuhan itu.

Keadaan-keadaan yang sangat berat atau tanggapan yang tidak efektif yang biasa dilakukan untuk menanggulangi depresi dapat menyebabkan anak Anda merasa tidak sanggup untuk memilih suatu respons yang lebih positif. Salah satu atau beberapa dari gejala-gejala berikut ini dapat muncul:

  1. Merasa murung, apatis, dan tidak bahagia yang berkepanjangan.
  2. Tidak mau bergaul dengan orang lain.
  3. Tidurnya gelisah.
  4. Pola makannya berubah.
  5. Gejala-gejala jasmani seperti gangguan pencernaan, kepala, gatal-gatal, dan rasa nyeri.
  6. Prestasi akademis yang merosot.
  7. Tingkah laku yang agresif dan merusak.
  8. Khawatir, gugup, dan gelisah.

Jika terlihat salah satu dari gejala-gejala ini secara terus-menerus, mintalah pertolongan orang yang ahli.

Akan tetapi, biasanya strategi berikut ini dapat menolong anak Anda untuk mengatasi perasaan-perasaan yang tidak enak.

  • Pertama-tama biarkanlah anak Anda mengetahui bahwa Anda menyadari bahwa ia mempunyai perasaan-perasaan yang demikian itu. Kemudian, jika apa yang menyebabkan timbulnya perasaan negatif itu tampaknya relatif kecil, alihkan perhatian anak itu pada kegiatan atau hal lain yang menarik hatinya. Sering demikianlah keadaannya dengan anak-anak prasekolah. Setelah diskusi singkat, katakanlah: "Marilah kita sekarang melakukan hal ini" atau "Maukah kamu menolong saya?"
  • Jika apa yang menyebabkan timbulnya kesedihan itu merupakan sesuatu yang berat yang Anda juga sama-sama rasakan, seperti meninggalnya seseorang yang dikasihi, janganlah menyembunyikan perasaan Anda sendiri. Jika mau, Anda boleh mencucurkan air mata bersama anak Anda. Ikatan yang timbul oleh karena Anda bersedia untuk mengungkapkan kesedihan yang Anda sendiri rasakan itu akan menolong Anda untuk dapat bersama-sama mengatasi perasaan sedih itu.
  • Gambar: Mengajak anak berjalan-jalan.

    Merasa sedih sering ada kaitannya dengan kesepian. Usahakanlah untuk memberikan lebih banyak sentuhan fisik lebih banyak waktu kepada anak Anda. Lakukan hal itu pada saat itu juga atau rencanakan suatu waktu di mana Anda dan anak Anda dapat bersama-sama pada kesempatan lain, tetapi pada hari itu juga. Mengajak temannya untuk datang bermain atau merencanakan untuk pergi jalan-jalan bersama, juga merupakan cara untuk menghilangkan rasa sedih atau depresi itu.

  • Depresi kadang-kadang merupakan gejala dari perasaan bersalah yang belum diselesaikan. Jika anak itu tidak mengetahui dengan pasti apa yang menyebabkan ia sedih, dengan lemah lembut selidikilah bersama-sama tingkah lakunya akhir-akhir ini. Secara tidak langsung, dekatilah dia dan ajukanlah pertanyaan-pertanyaan yang tidak memberi kesan menuduh. Anda mungkin akan menemukan kesalahan tersembunyi yang perlu diakui dan diampuni.
  • Tolonglah anak Anda dalam menentukan cara untuk mengatasi suasana hatinya yang sedih itu. Teguran agar tidak bertingkah laku untuk menarik perhatian atau agar tidak mempunyai perasaan sebagaimana yang sesungguhnya diajarkannya hanya mengungkapkan betapa jauhnya hubungan Anda dengan anak Anda, bahkan betapa kurang perasaannya Anda terhadap apa yang dirasakan anak Anda. Cara pendekatan yang lebih baik ialah dengan menolong anak itu untuk menyatakan dalam bentuk kata-kata yang mungkin dapat dipilihnya ini: "Kamu dapat tetap duduk di sini dan merasa sedih, atau menelepon seorang kawan, atau mendengarkan lagu dari kaset, atau melakukan bagian pekerjaanmu di dalam rumah supaya kemudian boleh main, atau ...." Doronglah anak Anda untuk memilih dan imbangi setiap protes anak Anda dengan menyuruhnya untuk memilih yang lebih baik. Kadang-kadang, tawaran makanan kecil dapat menggerakkan anak itu untuk dapat mengambil keputusan yang efektif.
  • Berilah semangat kepada anak Anda dengan memberitahukan kepadanya bahwa Anda percaya pada kekuatan dan kemampuan anak Anda. Ingatlah kembali keberhasilan-keberhasilan pada masa yang lampau dan saat-saat ketika kesedihan berhasil dikalahkan. Ingatlah bagaimana dengan berlalunya waktu, maka pandangan kita pun berubah.
  • Janganlah bersikap terlalu bersimpati. Simpati yang berlebihan kesan bahwa anak Anda itu tidak mampu. Cara yang lebih baik untuk menunjukkan bahwa Anda menaruh simpati adalah dengan mengingat kembali saat-saat ketika Anda merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh anak Anda sekarang, dan bagaimana Anda telah mengatasinya. Kenyataan bahwa Anda pernah mengalami hal itu meneguhkan bahwa perasaan sedih itu lumrah dan dapat diatasi.
  • Usahakanlah agar anak Anda mendapatkan cukup banyak latihan. Beberapa macam zat-zat kimia tertentu yang dilepaskan ke dalam jaringan otak selama melakukan kegiatan fisik ternyata secara alamiah dapat menghilangkan perasaan depresi.
  • Gambar: Ibu yang menenangkan anaknya.

    Harus mempunyai kepekaan. Waktu ada di pihak Anda. Anda tidak dapat memaksa anak Anda untuk keluar dari suasana hati yang menyedihkan itu. Anak itu harus atas kemauannya sendiri mengambil langkah untuk keluar dari hal itu. Bagian Anda adalah tetap menyediakan diri untuk menolong secara bijaksana.

Di atas semuanya itu, ingatlah bahwa segala usaha Anda akan sia-sia kecuali jika reaksi Anda sendiri terhadap suasana hati yang muram dapat menjadi teladan tentang bagaimana Tuhan terhadap hal itu yaitu bahwa: "Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan" (Roma 5:3-4). Sebagaimana ada pepatah yang mengatakan, "Tidak ada hasil yang dapat dicapai tanpa mencucurkan keringat." Anak Anda dapat mengatasi perasaan kurang bahagia jika Anda berusaha untuk menyediakan waktu untuk memberikan kepadanya sarana yang dibutuhkannya.

Download Audio

Diambil dan disunting dari:
Judul buku : 40 Cara Mengarahkan Anak
Judul bab : Sikap
Judul asli artikel : Tolonglah Anak Anda untuk Mengatasi Kesedihannya
Penulis : Paul Lewis
Penerbit : Yayasan Kalam Hidup; Bandung; 1997
Halaman : 130 — 134

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

Komentar