Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Sua Pelayan Anak : Membina Karakter Anak Usia Dini


Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

e-BinaAnak, 8 Januari 2013: Bagaimana cara membina karakter anak usia dini? Mari share ... :)

Lorenta R. Lingga: Keingintahuan anak sangatlah tinggi, jadi sebagai ortu kasih contoh yang baik, santun dan bicara yang lembut. Ketika kita membaca Alkitab atau dengar siaran rohani dari radio, anak pun akan ikut-ikut. Kebiasaan seperti ini akan membentuk karakter anak. Begitu deh teman-teman. Lanjutkan!

Labuhan Sitorus: Betul, orang-orang di sekeliling anak mempengaruhi karakternya. Makanya, sebaiknya orang-orang tersebut harus lebih hati-hati berkata-kata dan bertindak ... jadi teladan yah (untuk Guru SM juga).

e-BinaAnak: @Lorenta R. Lingga, Labuhan Sitorus: Banyak hal yang bisa mempengaruhi karakter anak usia dini, baik Alkitab, siaran rohani dari radio, perkataan dan tindakan orang tua (khususnya). Namun, sumber yang paling tepat untuk membina karakter anak usia dini adalah dari Alkitab. Bagaimana pendapat rekan-rekan yang lain?

Shmily Tilestian: Menurut saya, karakter itu muncul dari kebiasaan. Jadi, cara membina karakter anak usia dini harus diawali di lingkungan keluarga terlebih dulu. Keluarga harus mempunyai kebiasaan yang baik, terutama cara hidup yang seturut firman Tuhan. Jadi, pembinaan karakter di dalam keluarga menjadi langkah awal agar anak bisa siap menghadapi kehidupan di luar.

e-BinaAnak: Orang tua dan guru SM harus membekali diri dengan firman Tuhan supaya bisa memberi teladan yang benar bagi anak-anak. Apa pun yang dilakukan oleh orang tua atau guru SM mempunyai peranan penting untuk perkembangan karakter anak. Anak-anak akan mencontoh/meniru apa yang mereka lihat, dengar, dan rasa. Jadi, marilah kita lebih giat untuk mengenal Tuhan dan memberi teladan yang benar untuk anak-anak supaya mereka bisa mempunyai karakter yang berkenan bagi Tuhan.

Sumber: http://www.facebook.com/sabdabinaanak/posts/10151207439666629

Komentar