Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Sepuluh Aspek Kurikulum


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Donald Grrigs dalam bukunya, "Teaching Teachers to Teach" (1988), mengungkapkan bahwa minimal terdapat sepuluh aspek kurikulum yang harus diputuskan oleh seorang pelayan anak pada waktu dia mengajar selama kurang lebih 1 -- 2 jam pelajaran di dalam kelas. Baik di dalam kelas pendidikan warga jemaat atau di kelas sekolah, kesepuluh aspek tersebut harus dipertimbangkan. Kesepuluh aspek tersebut hanya merupakan garis besar atau outline. Artinya, seorang pelayan anak tentu dapat membuat banyak keputusan

Donald Grrigs dalam bukunya, "Teaching Teachers to Teach" (1988), mengungkapkan bahwa minimal terdapat sepuluh aspek kurikulum yang harus diputuskan oleh seorang pelayan anak pada waktu dia mengajar selama kurang lebih 1 -- 2 jam pelajaran di dalam kelas. Baik di dalam kelas pendidikan warga jemaat atau di kelas sekolah, kesepuluh aspek tersebut harus dipertimbangkan. Kesepuluh aspek tersebut hanya merupakan garis besar atau outline. Artinya, seorang pelayan anak tentu dapat membuat banyak keputusan dalam perencanaan maupun implementasinya. Tujuan yang terutama adalah supaya dalam mengajar, pelayan anak dapat melakukannya dengan tujuan yang jelas.

  1. Apa yang akan saya ajarkan?

    1. Kurikulum merupakan "titik berangkat". Meskipun demikian, aspeknya terlalu banyak.

    2. Pelayan anak harus memilih konsep kunci atau ide dasar yang menjadi fokus pengajaran.

    3. Konsep adalah rangkaian kata yang dipakai untuk mengungkapkan pengalaman, pemikiran, objek, dan sebagainya, yang dikomunikasikan kepada orang lain.

    4. Pelayan anak perlu menghubungkan antara konsep yang diajarkan dan pengalaman hidup peserta didik.

  2. Kompetensi apa yang dipelajari peserta didik?

    1. Pelayan Anak harus memiliki tujuan yang berkaitan dengan kompetensi tertentu yang akan diajarkan. Kompetensi yang akan dicapai perlu menjadi panduan, baik dalam perencanaan maupun dalam proses pengajaran yang dilakukan.

    2. Ungkapan kompetensi tersebut secara sengaja akan dicapai oleh pelayan anak dan peserta didiknya (dalam satu kali tatap muka atau menjadi tujuan selama periode waktu tertentu).

    3. Kompetensi harus dirumuskan secara spesifik atau khusus berkaitan dengan kegiatan peserta didik.

    4. Kompetensi akan menolong pelayan anak dalam membuat evaluasi proses maupun hasil yang dicapai.

  3. Kegiatan pengajaran apa dan bagaimana yang perlu saya rencanakan?

    1. Berbagai aktivitas pengajaran kiranya dapat melibatkan hampir semua peserta didik dalam satu kali tatap muka.

    2. Berbagai aktivitas seharusnya dapat menampung berbagai minat, tingkat pemahaman, dan kemampuan peserta didik.

    3. Berbagai aktivitas baru yang bermakna seharusnya selalu diperkenalkan kepada peserta didik.

  4. Sumber-sumber belajar apa yang saya pakai dan dapat dipakai oleh peserta didik?

    1. Sumber-sumber yang dipakai seharusnya bukan hanya sekadar "mencoba-coba" atau peserta didik berperan sebagai "kelinci percobaan".

    2. Sumber-sumber yang dipakai seharusnya berkaitan dan bermakna bagi peserta didik yang terlibat dan berpartisipasi dalam proses belajarnya.

    3. Sumber-sumber yang dipakai harus dipilih secara hati-hati.

    4. Sumber-sumber yang dipakai harus berguna, baik bagi guru maupun bagi peserta didik.

    5. Pelayan anak perlu mencari dan menyediakan berbagai sumber pengajaran yang dipakai.

  5. Strategi apa yang akan saya pakai untuk memotivasi peserta didik agar mereka mau terlibat?

    1. Perlu dipikirkan secara matang strategi yang akan dipakai agar dapat menarik perhatian, minat, dan sesuai dengan tujuan pengajaran.

    2. Strategi pengajaran minimal mengandung lima elemen pokok, yaitu Pembukaan, Presentasi, Pendalaman, Tanggapan Kreatif, Penutup.

  6. Bagaimana ruangan harus diatur?

    1. Pengaturan ruangan, dekorasi, dan sumber-sumber pengajaran yang ditata sesuai dengan tujuan sudah merupakan pengajaran itu sendiri sebagaimana kata-kata yang kita sampaikan.

    2. Materi yang dipakai sebaiknya dapat dilihat sebanyak mungkin oleh peserta didik. Ruangan juga perlu diatur sedemikian agar peserta didik dapat leluasa bergerak.

    3. Pelayan anak perlu mengatur ulang ruangan, meja dan kursi, alat-alat, dan bahan-bahan agar mudah dilihat. Hal- hal tersebut perlu dilakukan secara berkala.

  7. Pertanyaan apa yang akan saya berikan?

    1. Pelayan anak perlu menyiapkan berbagai pertanyaan. Pertanyaan merupakan bagian dari aktivitas.

    2. Pelayan anak perlu merencanakan dengan baik kunci-kunci pertanyaan untuk peserta didik.

    3. Terdapat tiga macam pertanyaan, yaitu pertanyaan informatif, pertanyaan analitis, dan pertanyaan yang bersifat pribadi.

  8. Pilihan-pilihan yang bagaimana yang dapat dipertimbangkan oleh peserta didik?

    1. Apabila peserta didik diberi tawaran untuk memilih alternatif kegiatan yang dapat dilakukan, hal itu akan mempertinggi motivasi maupun keterlibatan.

    2. Pilihan-pilihan yang diberikan kepada peserta didik perlu dipertimbangkan setiap langkahnya dalam rencana pengajaran.

    3. Pilihan-pilihan yang disediakan perlu dievaluasi hasilnya.

  9. Bagaimana seharusnya arahan-arahan yang diberikan kepada peserta didik?

    1. Keberhasilan peserta didik dalam proses belajar mengajar sering kali ditentukan oleh arahan yang diberikan oleh pendidiknya.

    2. Partisipasi peserta didik perlu dipandu oleh arahan pendidik.

    3. Arahan seharusnya mudah dipahami dan diungkapkan dengan jelas.

    4. Arahan dapat diberikan dengan menggunakan langkah-langkah tertentu.

  10. Bagaimana saya menanggapi peserta sesudah mereka mengucapkan atau melakukan sesuatu?

    1. Penguatan pelayan anak akan meningkatkan motivasi maupun partisipasi peserta didik.

    2. Peserta didik membutuhkan umpan balik atau tanggapan dari pendidiknya.

    3. Pelayan anak dapat mengembangkan berbagai ungkapan bermakna bagi peserta didiknya.

Kategori Bahan PEPAK: Kurikulum - Pedoman Mengajar

Sumber
Judul Artikel: 
Sepuluh Aspek Kurikulum
Judul Buku: 
Mengajar dengan Kreatif dan Menarik
Pengarang: 
Pdt. Dra. Dien Sumiyatiningsih, G.D.,Th.,M.A.
Halaman: 
56 -- 60

Komentar