Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Sembilan Tips Memulai Kamp Sehari


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Pernahkah Anda berharap ada cara sederhana untuk mengadakan kamp satu hari? Kini, harapan itu bisa Anda wujudkan! Artikel ini akan memberi Anda tuntunan yang bisa menolong Anda dalam menyelenggarakan salah satu kegiatan yang paling berkesan bagi anak-anak di gereja dan komunitas Anda. Kamp digunakan dalam berbagai cara karena bisa memberikan: suatu pengalaman karena anak-anak yang masih kecil bisa menginap dalam kamp itu; pengalaman bagi anak-anak berbagai

Pernahkah Anda berharap ada cara sederhana untuk mengadakan kamp satu hari? Kini, harapan itu bisa Anda wujudkan! Artikel ini akan memberi Anda tuntunan yang bisa menolong Anda dalam menyelenggarakan salah satu kegiatan yang paling berkesan bagi anak-anak di gereja dan komunitas Anda.

Kamp digunakan dalam berbagai cara karena bisa memberikan:

  1. suatu pengalaman karena anak-anak yang masih kecil bisa menginap dalam kamp itu;
  2. pengalaman bagi anak-anak berbagai usia saat kamp tidak diadakan atau tidak diinginkan;
  3. cara untuk mengajar tentang Yesus kepada anak-anak dan menguatkan langkah mereka untuk berjalan bersama-Nya;
  4. waktu khusus bagi anak-anak untuk membangun dan mengembangkan hubungan dengan Yesus;
  5. para orang tua suatu kegiatan yang aman bagi anak-anak mereka selama liburan; dan
  6. suatu kesempatan untuk membawa anak-anak ke gereja Anda, apabila anak-anak Anda tidak pergi ke gereja.

Bila Anda sedang memikirkan untuk memulai kamp sehari, pertimbangkan tips-tips berikut ini.

  1. Tentukan kelompok sasaran Anda.

    Putuskan kelompok yang bagaimana yang menjadi sasaran Anda selama program ini. Apakah kegiatan yang Anda adakan ini hanya untuk anggota gereja saja atau akankah Anda mengundang anak-anak dalam komunitas Anda untuk ikut serta? Apakah tujuan dari kamp Anda ini untuk membantu orang tua yang bekerja yang memerlukan perawat bagi anak-anak mereka selama liburan? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Anda akan terbantu dalam menentukan jenis program yang perlu Anda adakan.

  2. Tentukan tujuan.

    Tentukan hasil yang Anda inginkan bagi anak-anak yang akan hadir dan bagi panitia kegiatan ini. Apa yang ingin Anda capai melalui program kamp ini? Menentukan tujuan akan membantu Anda saat membuat rencana. Metode menentukan tujuan yang sering saya gunakan, saya sebut Prinsip 252 yang berdasarkan pada Lukas 2:52. Yesus bertumbuh dalam kebijaksanaan, mental atau moral, hubungan dengan Allah, dan hubungan dengan orang-orang di sekitarnya; oleh sebab itu, tentukan tujuan-tujuan untuk peserta dan panitia kamp ini di keempat area tersebut.

  3. Buatlah kebijakan dan prosedur.

    Kebijakan adalah peraturan-peraturan dan rencana-rencana yang ditulis mengenai seperti apa kegiatan yang akan Anda lakukan ini. Peraturan-peraturan dan rencana-rencana itu memastikan kesehatan, kebahagiaan, dan keamanan peserta kamp beserta panitianya. Peraturan-peraturan dan rencana-rencana itu berfungsi sebagai solusi sebelum permasalahan-permasalahan muncul. Nyatakan dengan jelas kebijakan-kebijakan itu supaya efektif dan tidak memojokkan. Pastikan bahwa panitia, orang tua, dan peserta kamp memerhatikan kebijakan dan prosedur yang telah dibuat.

  4. Tentukan tanggal dan waktu.

    Pertimbangkan tanggal yang paling tepat untuk mengadakan kamp dan jadwal harian dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut.

    • Kapan tahun ajaran sekolah berakhir dan kapan akan dimulai lagi?
    • Apakah ada program tahunan sekolah di daerah Anda?
    • Adakah program gereja lain yang perlu Anda lakukan pada saat tersebut?
    • Apakah Anda akan mengadakan sesi secara berurutan atau Anda akan mengadakan kamp ini selama seminggu setiap bulan?

    Semua faktor ini akan menentukan kapan Anda melaksanakan kamp. Diskusikan dengan pendeta dan staf gereja untuk menentukan tanggal yang tepat. Begitu Anda mendapatkan tanggal tersebut, segera catat dalam kalender gereja.

  5. Lokasi! Lokasi! Lokasi!

    Dalam perumahan, lokasi adalah segalanya! Demikian pula dalam kamping, lokasi juga menjadi hal yang penting. Lokasi yang Anda pilih untuk mengadakan kamp akan menentukan jenis program yang dapat Anda rencanakan. Apakah Anda akan melaksanakan kegiatan Anda di sekitar gedung gereja atau di luar lingkungan gereja? Apakah kegiatan ini akan diadakan di dalam atau di luar gedung? Bila Anda memilih untuk mengadakan di luar gedung, pastikan Anda memiliki persiapan bila terjadi hujan dan tersedianya kamar mandi. Buatlah rencana untuk peserta dengan kebutuhan khusus. Pikirkan pula keamanannya. Bila kamp Anda akan diadakan dengan menggunakan fasilitas dari gereja, bekerjasamalah dengan pengurus gereja dalam menyediakan ruangan-ruangan yang akan diperlukan. Bila kegiatan Anda ini dilaksanakan di luar lokasi gereja, misalnya di kompleks apartemen, pastikan Anda menghubungi pengurusnya untuk mempersiapkan lokasi yang Anda perlukan

  6. Perhatikan dana yang dibutuhkan.

    Rancanglah anggaran dana yang diperlukan untuk kamp sehari ini, seperti anggaran dana sewa tempat, pelatihan panitia, bahan-bahan untuk kurikulum dan peralatannya, kaos, transportasi, gaji (jika menggunakan), makanan dan minuman, asuransi, persiapan lokasi. Kamp yang akan Anda adakan mungkin memiliki pengeluaran lain dari yang di daftar tersebut. Setelah Anda memikirkan total biaya yang dapat ditanggung untuk sejumlah anak dalam kegiatan ini, tentukan biaya yang akan dikenakan pada setiap peserta. Gereja Anda mungkin dapat menanggung seluruh biaya yang diperlukan program ini. Putuskan apakah Anda akan menawarkan bebas biaya atau potongan biaya bagi peserta yang berasal dari satu keluarga dan terdiri lebih dari satu orang.

  7. Pilihlah kurikulumnya.

    Carilah materi kurikulum yang kuat secara teologis, alkitabiah, dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Bila Anda tidak ingin membuat sendiri, Anda bisa memertimbangkan beberapa materi yang ditawarkan LifeWay berikut ini.

    • Kemping Sepanjang Waktu: Pelajaran Alkitab selama sepuluh minggu penuh.
    • Sekolah Alkitab Liburan
    • Team KID
    • Paket Pelajaran Alkitab untuk Penjangkauan yang dikembangkan untuk melengkapi kamp Anda.
  8. Pilihlah panitia.

    Putuskan siapa yang akan memimpin acara ini, dan apakah posisi tersebut akan dibayar atau sukarela. Mungkin ada pengurus gereja yang mengarahkan program ini atau mungkin malah anggota gereja. Tentukan berapa konselor yang dibutuhkan dan apakah mereka akan dibayar atau tidak. Keputusan! Keputusan! Keputusan! Satu hal yang harus dipastikan, Anda harus memiliki panitia yang cukup. Jumlah panitia yang dibutuhkan akan ditentukan oleh jumlah peserta, usia mereka, dan kebutuhan khusus mereka. Setelah Anda menentukan kebutuhan panitia Anda, mulailah mencari orang-orang yang akan membantu acara ini dan mulailah proses pendaftaran. Ketahuilah kualifikasi dari pekerja yang Anda cari. Pertimbangkan untuk melibatkan para orang tua, pemuda, dan mahasiswa yang sedang liburan di rumah. Ingatkan panitia supaya mengikuti prosedur yang telah dibuat oleh gereja Anda tentang siapa saja yang menangani anak-anak, misalnya syarat usia, mencari tahu latar belakangnya, wawancara, d an lain-lain.

  9. Buatlah jadwal.

    Pengalaman kamp dimulai sejak hari pertama kedatangan peserta dan berakhir saat peserta pulang dari acara ini. Ingatlah ungkapan, "Rencanakan pekerjaan Anda dan kerjakan rencana Anda." Bila Anda tidak punya sesuatu yang direncanakan, diskusikan dengan panitia kamp, jadwal dari setiap acara. Jadwal Anda harus seimbang dan bervariasi. Sertakan kegiatan-kegiatan berikut ini dalam jadwal Anda: keterampilan, rekreasi, istirahat dan acara bebas, musik, waktu untuk aktivitas, maupun penyembahan. Selain itu, ingatlah untuk selalu fleksibel. Beberapa peristiwa yang paling dapat digunakan untuk mengajar adalah saat terjadi hal-hal di luar rencana.

Berikut beberapa hal lain yang perlu Anda pikirkan saat Anda merencanakan kamp.

  1. Sediakan kebutuhan anak-anak yang berkebutuhan khusus dan rencanakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.
  2. Putuskan apakah Anda akan menyediakan fasilitas perawatan bagi anak-anak yang orang tuanya bekerja.
  3. Periksalah bersama bagian administrasi gereja untuk memastikan apakah ada aturan atau ketentuan resmi yang perlu dibicarakan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membuat pengalaman yang menyenangkan dan aman bagi peserta kamp.

Helen Tindel adalah pelayan anak di First Baptist Church, Hattiesburg, Mississippi. (t/Ratri)

Diterjemahkan dan disesuaikan dari:

Judul Artikel:9 Tips for Beginning a Day Camp
Penulis Artikel:Helen Tindel
Situs:http://www.lifeway.com/Article/Tips-for-beginning-a-day-camp

Kategori Bahan PEPAK: Program Khusus Anak

Sumber
Judul Artikel: 
9 Tips for Beginning a Day Camp

Komentar