Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Rengekan Natal


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Bacaan: Yesaya 9:2-3, 6-7 "Ini adalah Natal terburuk yang pernah kualami," keluh Brittany pada kakaknya yang masih remaja, Logan, yang sedang menyusun beberapa kumpulan kisah kelahiran Kristus. "Kita ini tinggal di kota asing di mana ayah dipindahtugaskan dan satu-satunya tempat yang bisa kita dapatkan untuk bertahan hidup hanyalah apartemen jelek ini. Alat pemanasnya tidak berfungsi dengan baik, bahkan kita pun tidak memunyai televisi." "Saat Maria dan Yusuf tiba di Bethlehem, yang bisa mereka temukan

Bacaan: Yesaya 9:2-3, 6-7

"Ini adalah Natal terburuk yang pernah kualami," keluh Brittany pada kakaknya yang masih remaja, Logan, yang sedang menyusun beberapa kumpulan kisah kelahiran Kristus. "Kita ini tinggal di kota asing di mana ayah dipindahtugaskan dan satu-satunya tempat yang bisa kita dapatkan untuk bertahan hidup hanyalah apartemen jelek ini. Alat pemanasnya tidak berfungsi dengan baik, bahkan kita pun tidak memunyai televisi."

"Saat Maria dan Yusuf tiba di Bethlehem, yang bisa mereka temukan hanyalah sebuah kandang ternak," jawab Logan. "Paling tidak kita ini memunyai tempat tidur. Mereka kemungkinan hanya memiliki jerami."

Brittany melihat para malaikat yang ada dalam kisah Natal itu. "Lihat, Maria dan Yusuf mendengar para malaikat bernyanyi," katanya. "Dan orang-orang majus datang membawa persembahan."

"Yang mendengar para malaikat menyanyi itu para gembala, bukan Maria dan Yusuf," jelas Logan pada Brittany. "Lagipula, kita sudah mendengar orang-orang menyanyikan lagu-lagu Natal tadi malam. Dan pada saat kita membuka hadiah-hadiah kita di keranjang, saya yakin kita akan mendapatkan lebih banyak hadiah dari yang kita duga -- apalagi kamu," godanya. Dia menyeringai, kemudian melanjutkan, "Kamu selalu berkata kalau Natal ini adalah Natal terburuk, hal itu tidak akan terjadi kecuali kamu memang membuatnya begitu -- kecuali kamu menjadikannya sebagai rengekan Natal."

"Apa maksudmu?" tanya Brittany.

"Setiap tahun aku mendengar anak-anak mengeluh karena mereka tidak memunyai cukup uang untuk membeli hadiah Natal," kata Logan. "Atau mereka mengeluh tentang apa yang harus mereka kerjakan atau karena mereka tidak diikutsertakan dalam pementasan gereja. Sering kali, mereka juga mengeluh karena mereka tidak selalu mendapatkan hadiah seperti yang mereka inginkan atau karena orang lain memperoleh lebih banyak hadiah ketimbang mereka. Mereka adalah anak-anak cengeng!"

Brittany memalingkan wajahnya kepada kakaknya. "Aku tidak cengeng," katanya kepada sang kakak. "Setidaknya, aku tidak ingin menjadi cengeng." Dia meringis sembari melanjutkan kata- katanya, "Dan lebih baik aku tidak mendengar kamu mengeluh karena harus menulis ucapan terima kasih!"

Bagaimana Denganmu?

Apakah akhir-akhir ini kamu sering mengeluh? Hari Natal seharusnya menjadi peristiwa yang menyenangkan dan menggembirakan! Bersukacita karena kelahiran Yesus dan anugerah hidup kekal yang bisa kau miliki karena kelahiran-Nya. Jangan ada "rengekan Natal" di rumahmu.

Ayat Hafalan:

"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa." (Lukas 2:10) (t/Setya)

-- Bergabunglah dalam: http://fb.sabda.org/binaanak --

Kategori Bahan PEPAK: Perayaan Hari Raya Kristen

Sumber
Judul Artikel: 
Crybaby Christmas
Judul Buku: 
The One Year Book of Devotion for Kids II
Pengarang: 
Ruth K. McQuilkin
Penerbit: 
Tyndale House Publisher, Inc
Kota: 
Illinois
Tahun: 
1995

Komentar