|
Apakah kamu tahu apa takhta itu? Takhta adalah tempat yang indah
di mana seorang raja duduk dan berbicara kepada umatnya.
Bagaimana reaksimu kalau aku bilang ada takhta di hatimu, dengan
seorang duduk di atasnya? Aku berharap bukan kamu yang duduk di atas
takhta itu. Sebenarnya takhta itu tidak benar-benar ada, bukan
tempat duduk yang nyata, tapi kita bisa berpura-pura takhta itu ada,
dan benar-benar ada Seseorang di dalam hati kita. Dia adalah Raja
yang menyatakan kepada orang-orang Kristen apa yang seharusnya
mereka lakukan. Apakah kamu tahu siapa Orang itu? Dia adalah Yesus.
Tetapi, ada dua orang lagi yang berusaha duduk di takhta itu dan
memberitahu kita apa yang perlu kita lakukan. Salah satu di antara
mereka adalah setan, dan satunya lagi adalah dirimu sendiri. Setiap
kali Yesus ingin kamu melakukan sesuatu dan kamu malah melakukan hal
lain, itu berarti kamu dan setan duduk di takhta hatimu dan
memutuskan apa yang perlu dilakukan. Itu berarti kamu sudah menyuruh
Yesus untuk meninggalkan takhta yang seharusnya Ia duduki karena
kamu sendiri yang mau duduk di sana. Setan tertawa ketika kamu
melakukan itu. Dia tahu ketika Yesus tidak ada di situ, dia bisa
menyuruhmu melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Setan
senang kamu kalau kamu marah, nakal, dan menangis ketika ibumu
meminta tolong padamu. Hal ini mudah dilakukan oleh setan kalau
Yesus tidak ada di takhta itu untuk membantumu.
Ketika kamu duduk di takhtamu dan menjadi raja atas hidupmu, setan
tidak menjadi takut untuk masuk mengelilingi rumah hatimu dan
mengacaukan segalanya. Dia tahu kalau dia lebih kuat daripada kamu,
dan dia menertawakan kamu karena dialah rajanya dan dia bisa berbuat
semaunya.
Tetapi jika Yesus yang duduk di takhta, setan tidak akan berusaha
mengacaukan segalanya. Dia bersembunyi sampai kamu mau menjadi raja
atas hidupmu lagi.
Tuhan Yesus kita sangat murah hati, lembut, penuh kasih, dan juga
sangat kuat. Dia tidak akan tinggal di takhta kalau bukan kamu yang
meminta. Salah satu tugas yang besar dan yang terpenting setelah
kamu menjadi seorang Kristen adalah belajar tentang bagaimana
membuat dirimu tidak mau duduk di takhta itu. Tuhan akan membantumu
kalau kamu meminta-Nya. Ia akan meminta Roh Kudus untuk terus
mengingatkan kamu tentang hal itu.
Siapakah raja dalam hidupmu? Siapa yang duduk di takhta hatimu?
Apakah kamu sendiri yang duduk di sana dan membiarkan setan
memerintah hidupmu, ataukah kamu mengizinkan Tuhan Yesus untuk duduk
di situ?
Ayat Alkitab yang perlu dibaca: Roma 6:14-23
Pertanyaan:
- Siapa yang mau bertakhta di hatimu?
- Ketika kita duduk di takhta, apa yang dilakukan oleh setan?
- Ketika Tuhan yang duduk di takhta kita, apa yang dilakukan setan?
Doa:
Allah yang Mahakuasa, Bapa kami yang di surga, kami butuh
pertolongan-Mu dan kami meminta Tuhan Yesus untuk duduk di takhta
hati kami dan melarang setan untuk membuat kami melakukan hal-hal
yang buruk. Kami mengucap syukur bahwa Yesus lebih kuat dari setan.
Kami datang kepada-Mu dalam nama Yesus, amin. (t/Hilda)
Sumber: Devotions for the Children`s Hour, Kenneth N. Taylor, , Artikel Who Is on the Throne in Your Heart?, halaman 106 -- 108, Moody Press, Chicago, USA, 1977.
|