SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Jumat 22 Agustus 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Siapa yang Bertakhta di Hatimu?  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Bagaimana cara berpartisipasi dalam pelayanan di Situs PEPAK? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Siapa yang Bertakhta di Hatimu?

Tanggal terbit:
12-6-2008

Topik:
Pengajaran - Doktrin

Tipe Bahan:
Bahan Mengajar

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 386
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


Apakah kamu tahu apa takhta itu? Takhta adalah tempat yang indah di mana seorang raja duduk dan berbicara kepada umatnya.

Bagaimana reaksimu kalau aku bilang ada takhta di hatimu, dengan seorang duduk di atasnya? Aku berharap bukan kamu yang duduk di atas takhta itu. Sebenarnya takhta itu tidak benar-benar ada, bukan tempat duduk yang nyata, tapi kita bisa berpura-pura takhta itu ada, dan benar-benar ada Seseorang di dalam hati kita. Dia adalah Raja yang menyatakan kepada orang-orang Kristen apa yang seharusnya mereka lakukan. Apakah kamu tahu siapa Orang itu? Dia adalah Yesus.

Tetapi, ada dua orang lagi yang berusaha duduk di takhta itu dan memberitahu kita apa yang perlu kita lakukan. Salah satu di antara mereka adalah setan, dan satunya lagi adalah dirimu sendiri. Setiap kali Yesus ingin kamu melakukan sesuatu dan kamu malah melakukan hal lain, itu berarti kamu dan setan duduk di takhta hatimu dan memutuskan apa yang perlu dilakukan. Itu berarti kamu sudah menyuruh Yesus untuk meninggalkan takhta yang seharusnya Ia duduki karena kamu sendiri yang mau duduk di sana. Setan tertawa ketika kamu melakukan itu. Dia tahu ketika Yesus tidak ada di situ, dia bisa menyuruhmu melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Setan senang kamu kalau kamu marah, nakal, dan menangis ketika ibumu meminta tolong padamu. Hal ini mudah dilakukan oleh setan kalau Yesus tidak ada di takhta itu untuk membantumu.

Ketika kamu duduk di takhtamu dan menjadi raja atas hidupmu, setan tidak menjadi takut untuk masuk mengelilingi rumah hatimu dan mengacaukan segalanya. Dia tahu kalau dia lebih kuat daripada kamu, dan dia menertawakan kamu karena dialah rajanya dan dia bisa berbuat semaunya.

Tetapi jika Yesus yang duduk di takhta, setan tidak akan berusaha mengacaukan segalanya. Dia bersembunyi sampai kamu mau menjadi raja atas hidupmu lagi.

Tuhan Yesus kita sangat murah hati, lembut, penuh kasih, dan juga sangat kuat. Dia tidak akan tinggal di takhta kalau bukan kamu yang meminta. Salah satu tugas yang besar dan yang terpenting setelah kamu menjadi seorang Kristen adalah belajar tentang bagaimana membuat dirimu tidak mau duduk di takhta itu. Tuhan akan membantumu kalau kamu meminta-Nya. Ia akan meminta Roh Kudus untuk terus mengingatkan kamu tentang hal itu.

Siapakah raja dalam hidupmu? Siapa yang duduk di takhta hatimu? Apakah kamu sendiri yang duduk di sana dan membiarkan setan memerintah hidupmu, ataukah kamu mengizinkan Tuhan Yesus untuk duduk di situ?

Ayat Alkitab yang perlu dibaca: Roma 6:14-23

Pertanyaan:

  1. Siapa yang mau bertakhta di hatimu?
  2. Ketika kita duduk di takhta, apa yang dilakukan oleh setan?
  3. Ketika Tuhan yang duduk di takhta kita, apa yang dilakukan setan?

Doa:
Allah yang Mahakuasa, Bapa kami yang di surga, kami butuh pertolongan-Mu dan kami meminta Tuhan Yesus untuk duduk di takhta hati kami dan melarang setan untuk membuat kami melakukan hal-hal yang buruk. Kami mengucap syukur bahwa Yesus lebih kuat dari setan. Kami datang kepada-Mu dalam nama Yesus, amin. (t/Hilda)

Sumber:
  • Devotions for the Children`s Hour, Kenneth N. Taylor, , Artikel Who Is on the Throne in Your Heart?, halaman 106 -- 108, Moody Press, Chicago, USA, 1977.


  • Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Diberkati untuk Menjadi Berkat
    5-6-2008 | Bahan Mengajar
  • Memberi Itu Menyenangkan Semua Orang
    29-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yang Kecil Dapat Menjadi Besar
    23-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yesus Naik ke Surga
    9-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yesus dan Nikodemus
    1-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Materi Pelajaran Kelas Bayi September 2005: Aku Bertumbuh Seperti Yesus
    3-4-2008 | Bahan Mengajar
  • Orang Samaria yang Baik Hati
    21-2-2008 | Bahan Mengajar
  • Pelajaran-Pelajaran Mengenai Alkitab
    15-2-2008 | Bahan Mengajar
  • Mengukur Cinta Kasih Tuhan
    8-2-2008 | Bahan Mengajar
  • Janji: Uji Hati Saya
    4-1-2008 | Bahan Mengajar

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas