|
Program Pekan Pendidikan Anak-Anak (PPAA) terdiri atas tiga bagian,
yaitu kegiatan prasesi, kegiatan selama sesi, dan kegiatan
pascasesi.
Kegiatan prasesi.
Biasanya murid yang rajin akan datang lebih awal sebelum acara
dimulai. Guru dan murid dapat menggunakan kesempatan ini untuk
saling mengenal. Hal ini akan memberikan manfaat bila digunakan
dengan baik.
Kegiatan prasesi dapat dilakukan di dalam maupun di luar gedung,
tergantung keadaan cuaca dan pilihan murid. Bila jumlah pekerja
memungkinkan, dapat dilakukan kegiatan-kegiatan atau permainan
untuk mengenalkan tema hari itu. Kegiatan di dalam gedung pun
bisa digunakan untuk mengenalkan tema pada hari itu. Murid-murid
kelas besar bisa diajak untuk menyiapkan alat peraga, berlatih
menyanyi, membuat drama pendek, memelajari bahan latar belakang
Alkitab, dan sebagainya. Anak-anak kelas kecil diajak melakukan
kegiatan yang berhubungan dengan tema hari itu.
Guru yang tidak terlibat dalam kegiatan prasesi bertugas
melakukan persiapan. Prasesi juga dapat digunakan untuk mendoakan
kelangsungan acara ini.
Kegiatan selama sesi.
Ajaklah murid-murid supaya memasuki gedung dengan teratur dan
tertib, misalnya dengan berbaris. Sebelumnya, putuskan apakah
kegiatan pembukaan akan dilakukan per kelas atau bersama-sama.
Bila dilakukan pembukaan bersama-sama, aturlah tempat duduk para
murid dan rute yang berbeda untuk setiap kelas bila mereka akan
bergabung ke kelas masing-masing.
Catatlah murid yang hadir, absen, dan murid baru. Kumpulkan
informasi sebanyak-banyaknya tentang murid baru. Bila
memungkinkan, kunjungilah murid yang absen atau teleponlah
mereka. Tunjukkan prestasi murid dalam setiap lomba yang
diadakan, misalnya jumlah Alkitab yang dibawa, teman-teman yang
dibawa, dan tugas menghapal ayat.
Aturlah penggunaan waktu, sifat, dan besarnya kelompok dalam
kebaktian. Setiap kebaktian memerlukan kesatuan tema dan
sebaiknya tema tersebut berbeda setiap harinya, namun saling
berkaitan. Sebaiknya tema juga disesuaikan dengan kemampuan
murid-murid, baik secara rohani, sosial, emosional, maupun
mental. Gunakan ayat-ayat Alkitab, doa, dan renungan yang sesuai
dengan kebutuhan peserta. Pemimpin ibadah hendaknya mempersiapkan
diri dengan baik sehingga ibadah ini bisa efektif.
Bila ibadah diadakan secara bersama-sama, perhatikan variasi umur
murid. Pastikan setiap anak bisa mengikuti kegiatan dalam ibadah
ini. Terkadang, sarana yang ada juga menentukan jenis ibadah yang
akan dilaksanakan.
Kegiatan pascasesi.
Setelah acara selesai, berikan perhatian pada murid-murid yang
akan pulang -- apakah mereka dijemput, pulang sendiri dengan
berjalan kaki, atau bersepeda. Acara yang diadakan pada sore hari
memerlukan pengawasan ekstra saat jam untuk pulang tiba.
Sebaiknya pekerja tidak langsung pulang setelah acara selesai,
namun melakukan persiapan-persiapan untuk keesokan harinya.
Disarankan untuk melakukan evaluasi hari itu juga supaya bisa
mengetahui kemajuan yang terjadi dan mengantisipasi
masalah-masalah yang mungkin timbul.
Sumber: Pekan Pendidikan Anak-anak, Doris A. Freese, Ph.D., , halaman 85 -- 89, Gandum Mas, Malang, 1993.
|