SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Senin 8 September 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Kegiatan-Kegiatan dalam Sesi Pekan Pendidikan Anak  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Apakah itu Situs PEPAK? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Kegiatan-Kegiatan dalam Sesi Pekan Pendidikan Anak

Tanggal terbit:
5-6-2008

Topik:
Program Khusus Anak

Tipe Bahan:
Tips

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 385
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


Program Pekan Pendidikan Anak-Anak (PPAA) terdiri atas tiga bagian, yaitu kegiatan prasesi, kegiatan selama sesi, dan kegiatan pascasesi.

  1. Kegiatan prasesi.

    Biasanya murid yang rajin akan datang lebih awal sebelum acara dimulai. Guru dan murid dapat menggunakan kesempatan ini untuk saling mengenal. Hal ini akan memberikan manfaat bila digunakan dengan baik.

    Kegiatan prasesi dapat dilakukan di dalam maupun di luar gedung, tergantung keadaan cuaca dan pilihan murid. Bila jumlah pekerja memungkinkan, dapat dilakukan kegiatan-kegiatan atau permainan untuk mengenalkan tema hari itu. Kegiatan di dalam gedung pun bisa digunakan untuk mengenalkan tema pada hari itu. Murid-murid kelas besar bisa diajak untuk menyiapkan alat peraga, berlatih menyanyi, membuat drama pendek, memelajari bahan latar belakang Alkitab, dan sebagainya. Anak-anak kelas kecil diajak melakukan kegiatan yang berhubungan dengan tema hari itu.

    Guru yang tidak terlibat dalam kegiatan prasesi bertugas melakukan persiapan. Prasesi juga dapat digunakan untuk mendoakan kelangsungan acara ini.

  2. Kegiatan selama sesi.

    Ajaklah murid-murid supaya memasuki gedung dengan teratur dan tertib, misalnya dengan berbaris. Sebelumnya, putuskan apakah kegiatan pembukaan akan dilakukan per kelas atau bersama-sama. Bila dilakukan pembukaan bersama-sama, aturlah tempat duduk para murid dan rute yang berbeda untuk setiap kelas bila mereka akan bergabung ke kelas masing-masing.

    Catatlah murid yang hadir, absen, dan murid baru. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang murid baru. Bila memungkinkan, kunjungilah murid yang absen atau teleponlah mereka. Tunjukkan prestasi murid dalam setiap lomba yang diadakan, misalnya jumlah Alkitab yang dibawa, teman-teman yang dibawa, dan tugas menghapal ayat.

    Aturlah penggunaan waktu, sifat, dan besarnya kelompok dalam kebaktian. Setiap kebaktian memerlukan kesatuan tema dan sebaiknya tema tersebut berbeda setiap harinya, namun saling berkaitan. Sebaiknya tema juga disesuaikan dengan kemampuan murid-murid, baik secara rohani, sosial, emosional, maupun mental. Gunakan ayat-ayat Alkitab, doa, dan renungan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Pemimpin ibadah hendaknya mempersiapkan diri dengan baik sehingga ibadah ini bisa efektif.

    Bila ibadah diadakan secara bersama-sama, perhatikan variasi umur murid. Pastikan setiap anak bisa mengikuti kegiatan dalam ibadah ini. Terkadang, sarana yang ada juga menentukan jenis ibadah yang akan dilaksanakan.

  3. Kegiatan pascasesi.

    Setelah acara selesai, berikan perhatian pada murid-murid yang akan pulang -- apakah mereka dijemput, pulang sendiri dengan berjalan kaki, atau bersepeda. Acara yang diadakan pada sore hari memerlukan pengawasan ekstra saat jam untuk pulang tiba.

    Sebaiknya pekerja tidak langsung pulang setelah acara selesai, namun melakukan persiapan-persiapan untuk keesokan harinya. Disarankan untuk melakukan evaluasi hari itu juga supaya bisa mengetahui kemajuan yang terjadi dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul.

Sumber:
  • Pekan Pendidikan Anak-anak, Doris A. Freese, Ph.D., , halaman 85 -- 89, Gandum Mas, Malang, 1993.


  • Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Mengadakan Permainan di Luar Ruangan yang Aman
    12-6-2008 | Tips
  • Rabu Gembira
    12-6-2008 | Artikel
  • Pekan Sekolah Minggu (Pada Masa Liburan Sekolah)
    5-6-2008 | Artikel
  • Program Kunjungan Murid-Murid yang Tak Hadir
    29-6-2006 | Artikel
  • Kunjungan: Kerja Sama antara Orang Tua dan Guru
    29-6-2006 | Artikel
  • Menyelenggarakan Kebaktian Padang
    22-6-2006 | Tips
  • Kebaktian Padang: Pelayanan di Luar Tembok
    22-6-2006 | Artikel
  • Mempersiapkan Rekreasi yang Menyenangkan
    15-6-2006 | Tips
  • Rekreasi
    15-6-2006 | Artikel
  • Mempersiapkan Acara Permainan di Sekolah Minggu
    8-6-2006 | Tips

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas