SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Selasa 7 Oktober 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Anak dan Masalah-Masalah Lingkungan Hidup  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Darimana bahan-bahan dalam Situs PEPAK didapatkan? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Anak dan Masalah-Masalah Lingkungan Hidup

Tanggal terbit:
29-2-2008

Topik:
Aktivitas dan Ketrampilan Anak

Tipe Bahan:
Bahan Mengajar

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 371
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


Pendahuluan:
Baca, dengar, dan lihatlah apa yang terjadi dengan lingkungan kita. Kita tidak bisa mengatakan "semua baik-baik saja, jika ada masalah-masalah, itu hal yang biasa. Kehidupan akan tetap berjalan, apa pun yang terjadi di dalamnya". Tuhan memberikan pada kita mandat penuh untuk mengelola, memelihara, dan melestarikan lingkungan. Alam yang indah dan begitu lengkap serta teratur telah dianugerahkan pada kita untuk dipertanggungjawabkan kepada sesama, makhluk hidup lain, dan terutama pada Tuhan.

Tak terhitung seberapa banyak masalah lingkungan yang terjadi. Semua itu tiada lain karena kesalahan manusia. Penyalahgunaan mandat menghasilkan sikap "diktator" terhadap alam. Eksploitasi secara kejam semakin membawa bumi dan semua isinya ke ambang kehancuran, penipisan ozon, pemanasan global, dan sebagainya. Tak perlu lagi menunggu untuk segera peduli dan bertindak.

Waktu:
2 jam

Tujuan:
Peserta memahami bahwa anak-anak dapat berpikir dan mengamati lingkungan sekitar secara kritis jika difasilitasi dengan tepat.

Kegiatan 1:
Tuhan menciptakan segala sesuatu baik adanya

Masih dalam kelompok yang sama, peserta membaca Kitab Kejadian 1:1-31 dan menjawab pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana alam diciptakan?
  2. Mengapa terjadi penciptaan?
  3. Apa yang dikatakan Allah atas semua ciptaan-Nya (ayat 10, 21, 25, 31)?
  4. Pada ayat 28, Allah memberi "mandat" pada manusia terhadap ciptaan lainnya, apa mandat tersebut?
  5. Bagaimana Anda memahami mandat ini?
  6. Dari kegiatan pengamatan Anda, apakah yang Anda temukan terjadi dengan beberapa makhluk hidup di lingkungan yang Anda amati?
  7. Menurut kalian, mengapa itu bisa terjadi pada tumbuhan/hewan yang diamati? Apa kemungkinan penyebabnya?
  8. Melihat terjadinya berbagai kerusakan lingkungan, bagaimana dengan yang dikatakan Tuhan atas ciptaan-Nya?
  9. Menurut kalian, apa yang manusia lakukan terhadap mandat tadi sehingga terjadi bencana-bencana lingkungan?
  10. Bagaimana cara kita memulai menjaga lingkungan di rumah, sekolah, dan gereja kita?

Kegiatan 2:
Aku cinta lingkungan hidup dan pohon ("Selamatkan Bumi Kita!")

Peserta mencari atau membawa ranting pohon kering ukuran kecil yang ditaruh di dalam botol dan pot. Minta peserta untuk membuat daftar semua tindakan atau kegiatan dalam mewujudkan cinta lingkungan dalam hidup sehari-hari, serta peraturan-peraturan yang bisa diterapkan untuk menjaga keindahan, kelestarian, dan keindahan lingkungan (diawali di lingkungan gereja).

Contoh:
Membuang sampah pada tempatnya, memungut sampah yang ditemukan (di mana saja) untuk dibuang di tempatnya, dll.. Setelah daftar selesai dibuat, potonglah kertas warna-warni dalam bentuk daun. Tuliskan semua catatan dalam daftar itu pada daun, kemudian tempelkan di ranting kering tadi. Setiap kali terjadi pelanggaran dan pengabaian terhadap peraturan yang ada, maka daun yang bertuliskan aturan yang dilanggar itu akan digugurkan dan ditaruh di sekitar pot.

Kegiatan ini untuk memonitor pelaksanaan kegiatan/peraturan lingkungan yang disusun bersama. Lakukan hal ini dengan anak, mulai dari sekolah minggu terlebih dahulu, kemudian bisa didiskusikan dengan orang tua anak untuk dilakukan bersama keluarga di rumah.

Bahan:

  • lem kertas,
  • gunting,
  • lakban/double tape,
  • kertas warna-warni yang agak tebal dan tidak mudah robek,
  • spidol warna-warni,
  • ranting pohon kering setinggi kira-kira 50 cm -- l m,
  • lembar observasi, dan
  • kertas flipchart.

Sumber:
  • Guruku Sahabatku, Novelina Laheba, , halaman 71 -- 74, ANDI, Yogyakarta, 2007.


  • Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Buang Dosa-Dosamu
    12-6-2008 | Bahan Mengajar
  • Aku Mengenalmu
    10-4-2008 | Bahan Mengajar
  • Permainan: Gembala dan Domba-Dombanya dan Memberitakan Injil
    4-7-2007 | Bahan Mengajar
  • Kegiatan Alam di Sekolah Minggu
    23-3-2007 | Tips
  • Menjelajahi Dunia Ciptaan Tuhan yang Menakjubkan
    23-3-2007 | Artikel
  • Kegiatan-Kegiatan Alam: Ilmu Pengetahuan di Sekolah Minggu?
    23-3-2007 | Artikel
  • Melaksanakan Kegiatan Seni di Sekolah Minggu
    14-3-2007 | Tips
  • Kegiatan Seni: Kegiatan yang Menyenangkan atau Belajar Alkitab?
    14-3-2007 | Artikel
  • Kegiatan Kreatif dalam Sekolah Minggu
    9-3-2007 | Tips
  • Kegiatan Kreatif untuk Anak-Anak
    9-3-2007 | Artikel

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas