|
Bagaimanakah kita, khususnya di dalam gereja, dapat memberi dukungan
kepada para pemimpin yang kita perlukan di kelas-kelas anak-anak,
pemuda, dewasa dan bagi keseluruhan pelayanan pendidikan Kristen?
Dua kunci utamanya adalah orientasi yang efektif, dukungan, dan
pelatihan yang terus-menerus.
ORIENTASI
Luangkan waktu bersama-sama dengan para pemimpin yang terpilih
sebagai pemimpin bidang pendidikan, koordinator masing-masing kelas,
pemimpin sekolah minggu, dan koordinator pelayanan kelompok kecil
untuk mendiskusikan tanggung jawab, misi, tujuan-tujuan, dan
rencana-rencana.
Berikan sebuah buku kepada para guru untuk dibaca, kemudian
undanglah mereka untuk mengajukan pertanyaan dan mendiskusikan isi
dari buku itu dalam sebuah pertemuan.
Rencanakan untuk mengadakan suatu pertemuan orientasi untuk para
guru baru. Gunakan waktu ini untuk mengenal mereka dengan lebih
baik, kemukakan misi dan tujuan-tujuan pendidikan kristen, memahami
ciri-ciri tiap tahap usia dan membuat kesepakatan waktu untuk
menyusun rencana dan ruangan. Masukkan pula ibadah di dalamnya.
Sebagai bagian dari program orientasi, pertimbangkan hal-hal berikut
ini.
Buatlah kesepakatan yang akan membantu para guru dan pemimpin
pendidikan lainnya untuk memahami harapan yang ingin dicapai dan
apa yang diharapkan dari mereka.
Sediakan buku pegangan yang berisi informasi mengenai prosedur,
jadwal, sumber-sumber, rencana, sifat-sifat murid, penyusunan
kelas, dan masalah-masalah lain. Anda bisa juga memasukkan ke
dalamnya kartu-kartu ucapan selamat ulang tahun "Semoga cepat
sembuh" dan "Kami merindukanmu" yang dapat digunakan guru di
kelas mereka.
Undanglah tim guru untuk mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang
mungkin muncul, ditambah jadwal dan tanggung jawab dalam
menyiapkan minggu pertama. Ini adalah waktu yang tepat untuk
pembentukan tim!
Undanglah seorang guru untuk melihat kelas, bekerja sama dengan
guru yang sudah berpengalaman dan menghadiri suatu seminar atau
mengunjungi laboratorium sekolah.
DUKUNGAN DAN PELATIHAN YANG TERUS-MENERUS
Berikan kesempatan pelatihan dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan
para guru dan pemimpin pendidikan. Satu ukuran tidak sesuai untuk
semuanya! Berikut beberapa ide yang bisa digunakan.
Buatlah rencana untuk memberikan penyegaran rohani bagi para
guru. Mereka mungkin terlibat dalam kelompok pemuridan,
persekutuan, atau persekutuan-persekutuan lainnya. Mulailah
dengan kelompok pemahaman Alkitab dengan mendiskusikan ayat-ayat
yang digunakan dalam kurikulum.
Sediakan sumber-sumber bahan yang bagus, misalnya "Dick Murray`s
Teaching the Bible to Adults and Youth" (Abingdon Press, 1993),
"Skill Abilities Books for Youth Leaders" (Abingdon Press, 1998),
majalah-majalah, misalnya "Children`s Teacher" dan "Leader in
Christian Education Ministries", dan sumber-sumber tersambung
(online), misalnya "YouthNet".
Ajaklah para guru untuk mengikuti kursus pelatihan online (lihat
Reporter Interactive, Jan. 26). Informasi lebih lengkap, kunjungi
www.cokesbury.com.
Adakan seminar bagi para guru di gereja Anda. Beberapa gereja
merencanakan pertemuan semancam ini pada hari Minggu pagi pada
saat jam sekolah minggu, dengan mengganti atau mengadakan acara
khusus untuk kelas-kelas di sekolah minggu.
Buatlah sumber bahan bagi para guru di perpustakaan gereja Anda
dengan bahan-bahan yang dapat memerkaya para guru dan pengajaran
mereka.
Jadikan pengembangan guru dan pemimpin yang baik sebagai prioritas
dalam gereja Anda. Dalam semua kegiatan, komunikasi yang baik adalah
kuncinya. Beberapa gereja lebih senang menggunakan surat elektronik
(e-mail), yang lebih mudah dan cepat, sedangkan gereja lain lebih
senang menggunakan telepon atau kartu pos.
*) Jean Foster adalah seorang pemimpin yang berijazah dalam bidang
pendidikan dan pelayanan diakonia di Nashville. Artikel ini
didasarkan pada artikel yang diterbitkan di majalah kepemimpinan.
(t/Ratri)
Sumber: Sunday School It`s for Life!, http://sundayschool.cokesbury.com/content.aspx?dyn=377, Artikel Equipping Teachers and Leaders for Sunday School Classes oleh Jean Foster.
|