SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Senin 8 September 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Ketaatan  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Apakah diperkenankan mengutip tulisan-tulisan di Situs PEPAK? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Ketaatan

Tanggal terbit:
18-1-2008

Topik:
Kesaksian Guru

Tipe Bahan:
Artikel

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 365
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


Kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki" (Matius 26:39).

Teringat masa kecil saya di Indramayu, di mana kalau hujan besar turun sekian jam tanpa berhenti, dapat dipastikan rumah kami kebanjiran. Setelah itu, pasti banyak ikan yang masuk ke dalam rumah sehingga teman-teman tetangga senang bermain air di rumah untuk menjaring ikan memakai kaos bekas, kaleng bekas susu, dan ember untuk tempat ikan yang tertangkap.

Saya paling kesal kalau banjir datang hari Minggu, karena walaupun banjir, kami harus pergi naik becak ke sekolah minggu dan itu sudah harga mati dari almarhum ayah saya; tidak ada tawar-menawar, sudah suatu keharusan. Dan anehnya, guru-guru sekolah minggu juga rajin sehingga mereka tetap datang mengajar walaupun terkadang gereja kebanjiran juga. Kakak-kakak saya tidak ada yang pernah membantah, tapi saya memang nakal waktu kecil sehingga terkadang harus mengomel karena tidak bisa bermain air atau menangkap ikan dengan teman-teman.

Tapi ketaatan pada almarhum ayah baru saya sadari maksudnya setelah saya besar. Apa jadinya kalau dulu saya tidak rajin sekolah minggu; apa jadinya kalau iman percaya saya tidak bertumbuh sejak dari usia dini? Rasanya akan sulit menghadapi beratnya situasi dan kondisi kota besar pada zaman sekarang, tidak tahu harus ke mana pada saat menghadapi masalah yang berat; tidak tahu harus bergantung kepada siapa ketika kita ada dalam situasi yang sulit.

Rasa syukur yang melimpah bisa memenuhi hati ini ketika mengingat Yesus berkata kepada Bapa: "Ya Bapaku jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." Karena bagaimana jadinya kita, manusia yang berdosa ini, kalau Yesus tidak taat kepada Bapa-Nya? Tidak akan mungkin dosa-dosa kita dihapuskan karena Yesus tidak pernah berkorban di atas kayu salib.

Ketaatan Kristus adalah teladan bagi kita sebagai orang tua Kristen untuk mengajarkan kepada anak-anak sejak usia dini, bahkan selagi mereka dalam kandungan, untuk mengenal siapa Tuhan yang mereka sembah. Sekarang saya baru merasakan betapa bangganya saya kepada guru-guru sekolah minggu yang dulu kelewat rajin itu. Karena berkat merekalah, saya mengenal Yesus secara dekat. Dan saya juga bangga terhadap guru-guru sekolah minggu anak saya yang benar-benar tanpa pamrih melakukan yang terbaik pada anak-anak untuk memperkenalkan Tuhan Yesus yang penuh ketaatan kepada Bapa-Nya.

Sumber:
  • Renungan Hidup Kristen, http://renungan-kristen.blogspot.com/2007/10/ketaatan.html oleh Michaelson.


  • Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Sumber yang Melimpah
    15-5-2008 | Artikel
  • Pendeta yang Mengajar Sekolah Minggu
    22-4-2008 | Artikel
  • "Hanya" Seorang Pelayan Anak-Anak
    24-1-2008 | Artikel
  • Kesaksian Guru
    9-1-2008 | Artikel
  • Kesaksian: Natal Sekolah Minggu
    13-12-2007 | Artikel
  • Menyentuh Masa Depan
    23-7-2007 | Artikel
  • Mata-Mata
    23-7-2007 | Artikel
  • Setiap Orang adalah Pencerita
    23-7-2007 | Artikel
  • Melatih Anak untuk Peka
    23-7-2007 | Artikel
  • Pelayanan Anak Jalanan: Mereka Juga Ingin Punya Masa Depan
    2-3-2007 | Artikel

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas