|
Kita mungkin tidak memerhatikannya, tetapi dedikasi yang penuh kasih
dari semangat penginjilan muncul setiap minggu dari ribuan orang.
Nama mereka mungkin tidak diukir pada piala atau masuk dalam daftar
orang-orang terkenal, tetapi kekekalan akan mengenali mereka. Mereka
adalah para guru sekolah minggu di gereja-gereja besar dan kecil, di
kota atau pun di desa. Mereka adalah para guru yang Tuhan berikan
"untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan"
(Efesus 4:12).
Sering kali, para guru ini bekerja dalam situasi yang serba
terbatas. Namun, antusias dan pengabdian selalu memancar dari
mereka. Bertahun-tahun kemudian, murid-murid mereka akan mengingat
mereka dengan penuh kehangatan. Meskipun mereka tidak dapat
mengingat satu pelajaran tertentu, tetapi mereka akan mengingat
kasih dari para guru itu kepada Tuhan, firman Tuhan, dan kepada
mereka. Inilah yang membuat para guru itu berbeda.
KASIH KEPADA ALLAH
Pada waktu Paulus menuliskan buah roh (Galatia 5:22), dia
membandingkannya dengan sifat keberdosaan. Keduanya adalah hasil
alami dari apa yang ada di dalamnya. Saat dia berbicara tentang buah
roh, kasih mendapat tempat yang utama dari daftar anugerah itu.
Kasih adalah kata kunci dalam kekristenan, prinsip penggerak dalam
iman.
Kasih diekspresikan dengan sempurna dalam kasih Allah, yang
mendalam, kasih yang terus-menerus dan ketertarikan Allah Bapa
Surgawi yang sempurna terhadap ketidaksempurnaan dan ketidaklayakan.
Ini menjadikan dan mengembangkan suatu kasih penghormatan kita
kepada-Nya.
Kasih dan ekspresi adalah suatu hubungan yang tidak dapat
diputuskan. Kasih hanya dapat diketahui melalui tindakan yang tepat.
Kasih Allah kepada kita dapat dilihat melalui kedatangan Yesus,
kehidupan-Nya, dan pengorbanan-Nya (Yohanes 3:16). Demikian pula
kasih kita kepada-Nya, tampak pada ketaatan kita kepada-Nya (Yohanes 14:21) dan pelayanan kita kepada orang lain dalam nama-Nya (Matius 25:40).
Karena kasih ini dimotivasi oleh ucapan syukur dan rasa hormat,
ekspresi dari kasih ini bukanlah suatu pekerjaan yang berat dan
membosankan, melainkan pekerjaan yang penuh sukacita dan
menggembirakan.
KASIH PADA FIRMAN TUHAN
Bila pesan yang disampaikan di sekolah minggu adalah pesan yang umum
seperti: "Jadilah warga negara dan tetangga yang baik", pesan itu
akan hilang dalam keambiguan. Yesus memanggil kita untuk sesuatu
yang jelas, berbeda dan berhubungan dengan hidup kita.
Ia menyatakan dirinya sebagai "jalan, kebenaran, dan hidup". Pesan
sederhana dan jelas ini disampaikan kepada para guru yang telah
ditempatkan-Nya di gereja.
Oleh karena itulah, kita merasakan kepekaan yang tajam atas
kesetiaan kepada Alkitab. Kita menghormati Alkitab sebagai buku
wajib kita. Alkitab berisi firman Allah dan memiliki kuasa penuh
atas segala masalah dalam hidup dan perbuatan kita. Kesetiaan dan
kasih kepada Allah diekspresikan dalam kesetiaan dan kasih kepada
firman-Nya.
MENGASIHI ORANG LAIN
Selama bertahun-tahun, para pelaut di luar Scituate, Massachusetts,
senang dengan sinyal dari "Minot`s Light" (Lampu Minot). Dalam kode
kelautan, sinyal itu berarti `aku mengasihimu`. Saat lampu itu
diganti dengan sebuah menara yang sederhana, orang-orang di kota itu
memprotesnya, dan kemudian penjaga pantai mengizinkan pesan tua itu
tetap ada di sana.
Dunia kita ini penuh dengan orang-orang yang terluka. Stres,
tekanan, dan kecemasan menjadi makanan sehari-hari. Pernikahan
menjadi sesuatu yang menegangkan. Kehidupan sebagai orang tua
sering kali memunculkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban
yang ada. Situasi kerja yang menuntut. Kesepian, rasa takut, dan
keragu-raguan atas diri sendiri mulai muncul.
Guru sekolah minggu adalah penjaga gawang di dalam rumah yang aman,
penjaga mercusuar. Guru adalah perpanjangan tangan bagi orang-orang
yang malu dan takut, pembawa pesan dari kabar baik: "Tuhan
mengasihimu!"
Pesan ini dikuatkan dalam tubuh dan darah orang yang mengatakan,
"Dan aku juga mengasihimu." Dan kemudian menunjukkannya dengan
persiapan, pengenalan, penjelasan, dan bahkan perkunjungan.
Pengajaran dalam sekolah minggu bukanlah suatu pekerjaan atau suatu
tugas. Pengajaran ini adalah suatu hubungan kasih dengan Allah;
firman-Nya yang hidup dan kekal dan orang-orang yang ingin mendengar
dan mengenalnya. (t/Ratri)
Sumber: Assemblies of God USA: Sunday School, http://sundayschool.ag.org/Articles/t_insp_0303TchrsLoves.cfm, Artikel The Teacher`s Loves oleh Tidak dicantumkan.
|