|
UNTUK PEMBINA
- Bacalah Yesaya 53:3-9.
- Pelajarilah cerita ini.
- Apakah Anda siap bercerita? Mulailah!
- Dalam pelajaran ini, kita ingin supaya murid-murid mengetahui
bahwa Allah memiliki banyak nabi untuk bercerita kepada umat
Israel mengenai seorang yang dijanjikan kepada Adam, Abraham, dan
Daud. Perlihatkan kitab-kitab para nabi kepada murid-murid yang
ada di dalam Alkitab. Semua kitab ini adalah kitab dari Yesaya
sampai dengan Maleakhi.
- Pelajaran ini menghubungkan Perjanjian Lama dengan Perjanjian
Baru. Alkitab itu satu cerita yang panjang. Cerita yang sudah
dipelajari adalah cerita tentang bagaimana Allah menyatakan
diri-Nya kepada manusia. Cerita itu merupakan dasar untuk
menolong para pendengar mengenali orang yang dijanjikan Allah
untuk mengalahkan Iblis.
CERITA
Allah memilih banyak nabi untuk umat Israel. Mereka ini disuruh
Allah untuk mengingatkan umat Israel bahwa Allah akan menghukum
mereka karena dosa mereka. Namun, banyak orang Israel tidak menaati
firman Allah dan mulai menyembah dewa. Para nabi memberitahu umat
Israel bahwa kalau mereka tidak bertobat, Allah akan menghukum
mereka. Mereka akan mati. Allah tidak ingin umat-Nya menyembah dewa
dan roh jahat.
Beberapa nabi hidup pada zaman raja-raja Israel. Beberapa kitab di
dalam Alkitab ditulis oleh nabi-nabi. Di antaranya para nabi yang
disebut nabi-nabi besar, yaitu Yesaya, Yeremia, Daniel, Zakharia,
Maleakhi, dan Hosea.
Melalui para nabi, Allah memberitahu orang-orang Israel bahwa
seorang yang dilahirkan nanti akan mengalahkan Iblis. Jikalau umat
Israel mendengarkan para nabi, mereka akan mengetahui banyak hal
mengenai orang itu. Allah tidak melupakan janji-Nya kepada Adam,
Abram, dan Daud.
Marilah kita membaca beberapa keterangan mengenai orang yang akan
mengalahkan Iblis. Sekarang bacalah pada kolom JANJI saja. Jangan
membaca mengenai PENGGENAPAN.
(Pelajarilah janji-janji Allah itu dan pilihlah beberapa untuk
diajarkan kepada murid-murid Anda. Tidak perlu semuanya dipakai!
Jangan menyebutkan alamat dan ayat yang di sebelah kanan.)
Kebanyakan umat Israel menolak peringatan para nabi. Mereka membunuh
beberapa nabi dan terus melaksanakan perbuatan jahat seperti bangsa
lain. Beberapa tahun kemudian, tempat tinggal Allah dibangun -- yang
disebut Bait Allah.
Beberapa orang Israel pergi ke Bait Allah untuk berbakti, tetapi
kebanyakan di antara mereka tidak percaya kepada Allah atau
janji-Nya. Mereka menaati ajaran palsu. Guru yang mengajarkan ajaran
palsu itu menyesatkan mereka.
Umat Israel berdosa karena tidak menaati perintah Allah. Maka Allah
mengirim orang-orang supaya mereka menderita. Bangsa yang tinggal di
sekitar mereka memerangi umat Israel. Dan karena mereka tidak taat
kepada Allah, maka mereka kalah.
Namun, beberapa orang Israel ada yang masih setia dan taat kepada
Allah. Mereka sungguh-sungguh berharap dan percaya kepada Allah
bahwa Dia akan mengirim Seseorang untuk mengalahkan Iblis.
Sesudah umat Israel tinggal selama tujuh puluh tahun di negeri
Babel, mereka diizinkan pulang ke Yerusalem. Allah memilih dua orang
laki-laki, Ezra dan Nehemia, untuk memimpin orang Israel pulang ke
negerinya. Dua nabi itu menggerakkan umat Israel untuk memperbaiki
tembok di sekitar Yerusalem. Tembok itu rusak waktu perang dan orang
Israel dibawa oleh tentara ke negeri Babel.
Ketika itu, Allah memilih seorang nabi lain, namanya Maleakhi.
Maleakhi memberitahu umat Israel bahwa orang yang dijanjikan Allah
akan datang ke dunia untuk yang kedua kalinya. Nabi itu mengatakan
bahwa sebelum Orang yang dijanjikan itu datang untuk pertama kali,
seseorang akan mengumumkan kedatangan-Nya.
Sesudah masa Maleakhi, tidak ada nabi lagi selama empat ratus tahun.
Perjanjian Lama diakhiri dengan tulisan para nabi. Allah sudah
menyelesaikan bagian pertama firman-Nya, Alkitab.
Walaupun kebanyakan orang Israel tidak taat kepada perintah Allah,
masih ada beberapa orang Israel yang tetap setia. Mereka adalah
Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Yosua, Daud, dll.. Mereka percaya
kepada janji Allah bahwa Allah akan mengirim Seseorang yang akan
mengalahkan Iblis. Allah mengetahui bahwa mereka tetap percaya, oleh
karena itu, Allah memberkati mereka dan ia merasa senang karena
mereka hidup sesuai dengan rencana-Nya. Mereka menunggu dengan penuh
harapan akan kelahiran orang yang dijanjikan Allah itu.
TANYAKAN KEPADA MURID-MURID
- Sifat-sifat Allah yang mana yang dijelaskan dalam cerita ini?
- Bagaimana sifat-sifat Allah itu dinyatakan?
SIFAT-SIFAT ALLAH DALAM CERITA INI
Allah itu Sumber Rahmat -- Allah mengirim beberapa nabi untuk
mengingatkan orang Israel bahwa Allah akan menghukum mereka
karena dosa-dosa mereka. Para nabi juga menjelaskan kepada mereka
tentang orang yang Allah janjikan. Orang yang dijanjikan itu akan
menyediakan korban yang sempurna untuk membebaskan dosa-dosa
mereka. Korban ini akan diterima oleh Allah. Dari masa Adam
sampai kepada masa nabi-nabi, Allah terus-menerus menjelaskan
tentang orang yang dijanjikan itu.
Allah Mahatahu -- Allah merencanakan semua yang terjadi di dalam
kehidupan orang yang dijanjikan.
Allah itu Mahabenar -- Allah menghukum umat Israel yang berdosa
oleh karena Dia sudah memberitahu mereka bahwa Dia akan berbuat
demikian. Umat Israel dibawa ke negeri lain dan di situ mereka
harus menjadi budak raja itu.
ALAT PERAGA
Pakailah Alkitab! Ajaklah para murid mencari salah satu judul kitab
di dalam Perjanjian Lama yang ditulis oleh para nabi.
Sumber: Sampaikan Cerita Keselamatan: Menyatakan Sifat-sifat Allah dan Kebenaran-Nya, Dell & Rachel Schultz, , halaman 96 -- 102, Lembaga Literatur Baptis.
|