SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Kamis, 4 Desember 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Jangan Pakai Topeng  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Bahan apa saja yang bisa Anda dapatkan dalam Situs PEPAK? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Jangan Pakai Topeng

Tanggal terbit:
21-9-2007

Topik:
Pengajaran - Doktrin

Tipe Bahan:
Bahan Mengajar

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 349
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


Alat peraga
Bermacam-macam topeng

Ayat Alkitab
Yakobus 5:13-16

Tema
Kita Tidak Perlu Menutupi Perasaan Kita pada Saat Kita Berdoa

Pagi ini saya membawa sesuatu. Mari kita lihat benda apa ini. Saya punya sebuah topeng hitam, topeng monyet, dan topeng burung yang besar.

Pada hari Halloween atau pada acara pesta-pesta tertentu, orang memakai topeng atau melukis wajah mereka untuk berpura-pura menjadi orang lain.

Pada waktu-waktu yang lain, walaupun kita tidak memakai topeng, kita tetap tidak mau membiarkan orang lain mengetahui perasaan kita yang sebenarnya. Itu seperti memakai topeng. Kita mungkin tidak dapat memberi tahu orang lain bagaimana perasaan kita yang sebenarnya. Mungkin kita menyimpan banyak perasaan dalam hati.

Tetapi, kita tidak boleh memakai topeng apapun yang menutupi perasaan kita pada saat kita berbicara kepada Tuhan dalam doa. Karena Tuhan sangat mengenal setiap kita. Tuhan ingin tahu, apakah kita sedang merasa sedih, atau marah, atau bahagia.

Kamu tidak harus selalu berdoa dengan suara yang keras. Kamu dapat berdoa dalam hati sehingga hanya Tuhan saja yang mendengarnya. Kamu dapat berdoa sambil duduk, berdiri, berlutut, dengan tangan dilipat, atau tidak dilipat.

Saya pernah mendengar bahwa Tuhan memandang hati, bukan posisi kita ketika sedang berdoa. Kamu dapat berdoa sebelum tidur atau sebelum makan, atau di gereja, atau di sekolah, atau kapan saja kamu merasa perlu bicara dengan Tuhan.

Kamu bukan hanya dapat mendoakan dirimu sendiri, melainkan orang lain juga. Tuhan mendengarkan dan memerhatikan segala hal yang kamu katakan dalam doamu.

Pada saat kamu mengembangkan hubunganmu dengan Tuhan dalam doa, jangan pakai topeng yang menutupi perasaanmu.

Mari kita berdoa

Ya Tuhan, kami bersyukur atas hak istimewa kami sehingga kami dapat mengatakan segalanya kepada-Mu dalam doa. Kami tahu bahwa Engkau memedulikan kami semua. Amin.



Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Siapa yang Bertakhta di Hatimu?
    12-6-2008 | Bahan Mengajar
  • Diberkati untuk Menjadi Berkat
    5-6-2008 | Bahan Mengajar
  • Memberi Itu Menyenangkan Semua Orang
    29-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yang Kecil Dapat Menjadi Besar
    23-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yesus Naik ke Surga
    9-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Yesus dan Nikodemus
    1-5-2008 | Bahan Mengajar
  • Materi Pelajaran Kelas Bayi September 2005: Aku Bertumbuh Seperti Yesus
    3-4-2008 | Bahan Mengajar
  • Orang Samaria yang Baik Hati
    21-2-2008 | Bahan Mengajar
  • Pelajaran-Pelajaran Mengenai Alkitab
    15-2-2008 | Bahan Mengajar
  • Mengukur Cinta Kasih Tuhan
    8-2-2008 | Bahan Mengajar

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas