Karena sebagian besar waktu anak dihabiskan dalam keluarga mereka,
guru sekolah minggu hendaknya bekerja sama dengan orang tua untuk
mengenalkan Alkitab kepada anak. Dalam pertemuan dengan orang tua
atau dalam kunjungan ke rumah anak, kita dapat memberikan
petunjuk-petunjuk berikut.
Jadwal anak Anda sehari-hari mungkin terdiri dari mandi, tidur
siang, dan tidur malam. Tapi pasti selalu masih ada waktu lima menit
yang kosong untuk membaca Alkitab. Berikut poin-poinnya.
Tentukan waktu membaca Alkitab yang rutin.
Cobalah untuk melakukannya pada waktu yang kira-kira sama setiap
harinya, mungkin setelah sarapan atau sebelum makan malam.
Bacalah cerita-cerita dari Alkitab anak-anak.
Gunakan Alkitab anak-anak atau Alkitab bergambar. Jangan terlalu
panjang ceritanya, cukup yang singkat saja. Beberapa anak senang
memegang Alkitab pada saat Anda membacakannya. Menggunakan boneka
tangan untuk bercerita pasti sangat menyenangkan.
Perkenalkan bahan-bahan cerita lainnya.
Buku mewarnai yang berisi cerita Alkitab juga merupakan cara yang
baik sekali untuk membagikan suatu cerita.
Peragakan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar kita.
Apabila di cerita Alkitab tersebut terdapat benda-benda yang
terdapat di rumah Anda, gunakanlah. Benda pendukung yang dapat
dilihat membuat sebuah cerita menjadi nyata bagi anak-anak. Jika
Anda sedang membaca mengenai bahtera Nuh, ambil bantal kursi
untuk dijadikan bahtera, lalu taruh mainan binatang-binatangan di
atasnya.
Nyanyikan lagu-lagu yang menyenangkan dan riang.
Anda bisa memulai waktu membaca Alkitab dengan menyanyikan
lagu-lagu rohani yang bisa Anda dapatkan di toko-toko buku
Kristen. Melompat-lompalah dan bertepuk tangan.
Berikan ayat untuk dihafalkan.
Pilihlah sebuah ayat dari Alkitab dan hafalkan setiap hari sampai
anak Anda dapat mengingatnya. Latihlah dengan cara meminta ia
mengisi rumpang pada ayat itu.
Buatlah doa yang mudah dan ringan bagi anak Anda.
Pada awalnya, Anda harus memberikan contoh doa yang sederhana.
Seperti, " Terima kasih Tuhan untuk matahari. Terima kasih
untuk hari ini. Amin." Setelah beberapa saat, tanyakan pada anak
Anda apakan ada yang ingin ia doakan.
Bersabarlah.
Kadang-kadang, waktu membaca Alkitab harus dipersingkat karena
anak kita mengantuk atau sedang tidak mood. Tujuannya adalah
supaya menjaga komitmen untuk tetap mempertahankan rutinitas
membaca Alkitab yang positif sebanyak mungkin. Hal itu akan
menjadi bagian dari hari-hari anak Anda yang berkata, "Mari ambil
waktu untuk bersenang-senang dengan Tuhan!"