|
Ada tiga rencana yang sangat berbeda yang digunakan untuk mengelola
dana sekolah minggu.
Metode yang paling umum adalah mengedarkan kantong persembahan ke
setiap kelas atau departemen setiap Minggu pagi dan kemudian
menyerahkannya kepada sekretaris sekolah minggu. Sekretaris akan
membuat laporan yang baik tentang jumlah yang terkumpul dan
kemudian menyerahkan uang tersebut kepada bendahara. Bendahara
bertanggung jawab membayar semua biaya yang diperlukan sekolah
minggu.
Selama beberapa tahun, semakin banyak pendidik Kristen
profesional yang telah mengusulkan adanya satu orang bendahara
saja, yang diberi kepercayaan untuk mengelola uang yang diberikan
oleh anggota gereja dan yang digunakan untuk segala keperluannya,
termasuk untuk keperluan sekolah minggu.
Ketiga -- yang merupakan rencana pengelolaan yang paling jarang
digunakan -- adalah sekolah minggu membiayai seluruh pengeluaran
kegiatan gereja. Salah satu gereja di Texas memunyai anggaran
belanja tahunan sebesar USD 50.000, USD 44.000-nya
didapatkan dari sekolah minggu.
Jika persembahan di sekolah minggu digunakan untuk mendukung
kegiatan sekolah minggu, persembahan itu harus dikelola secara
sistematis, di antaranya dengan menggunakan amplop rencana. Masing-
masing anak diberi sebuah amplop yang di dalamnya terdapat daftar
tujuan untuk apa persembahan itu diberikan. Minta anak-anak
memasukkan uang persembahan ke dalam amplop itu dan menandai untuk
apa persembahan itu mereka berikan. Bisa untuk penginjilan sekolah
minggu, kebutuhan alat mengajar, biaya-biaya administrasi, dan lain-
lain. Ini merupakan salah satu cara untuk mengajar anak supaya
memberi persembahan "setiap minggu" dan "Allah akan mencukupkan
kebutuhan mereka". Pada akhir ibadah kembalikan amplop-amplop itu
kepada mereka.
Selain bendahara bisa mengelola keuangan persembahan lebih
sistematis, bila amplop rencana sudah diberikan sejak awal kepada
anak-anak, selama tiga, enam, atau bahkan 12 bulan, mereka dapat
diajarkan untuk memberikan persembahan secara rutin, baik saat
mereka menghadiri sekolah minggu ataupun tidak hadir. (t/Ratri)
Sumber: Superintend with Success, Guy P. Leavitt, , Artikel Financing, halaman 134, Standart Publishing, Ohio - USA, 1980.
|