|
Ada banyak cara untuk mengajarkan hal berdoa kepada anak dan tidak
ada cara yang salah atau benar dalam melakukan hal tersebut. Dalam
proses mengajarkan doa kepada anak-anak, kita juga dapat mengajarkan
rencana Tuhan akan keselamatan. Beberapa hal berikut ini merupakan
hal-hal yang dapat Anda sampaikan mengenai doa kepada anak-anak dan
dapat Anda kembangkan sendiri menurut kebutuhan dalam pelayanan
Anda.
Allah mengasihimu -- tanpa syarat; Dia ingin mendengar dan
menjawab doamu.
Anak-anak harus diyakinkan bahwa Allah selalu mendengarkan doa
mereka, bahkan jika mereka baru saja melakukan hal-hal yang tidak
disenangi-Nya, Allah akan mengampuni mereka. Allah selalu tahu apa
yang ada di dalam hati kita. Sangat penting untuk selalu jujur dan
benar, terutama di hadapan Allah.
Apakah doa itu?
Sangat penting untuk mengajarkan kepada anak bahwa doa kita
bukanlah sekadar permohonan untuk mendapatkan segala sesuatu yang
kita mau dari Tuhan. Doa adalah cara yang Tuhan pakai untuk
menyatakan kehendak-Nya di dunia ini. Cara-Nya adalah dengan
berkomunikasi dengan umat-Nya. Doa dapat mencakup seluruh dunia
dan seakan-akan menyatukan dunia dengan surga.
Doa menyatakan dengan bebas apa yang ada di dalam hati kita
kepada Tuhan. Komunikasi ini berkembang sesuai dengan semakin
intimnya hubungan kita dengan Tuhan. Doa adalah menceritakan
kepada Tuhan segala ketakutan, kekhawatiran, dan perhatian kita.
Hal tersebut berarti kita bercerita kepada Tuhan tentang masalah,
kebutuhan, atau hal-hal yang tidak kita mengerti. Dengan doa,
kita juga mengucap syukur kepada Tuhan. Doa adalah percakapan
kita dengan Tuhan. Kita dapat berbicara kepada-Nya seperti kita
berbicara kepada teman kita.
Apakah Tuhan selalu menjawab doa kita?
Ya, Tuhan selalu menjawabnya, tetapi jawaban-Nya tidak selalu sesuai
dengan apa yang kita kehendaki atau harapkan. Dia dapat berkata,
"ya", "tidak", atau "tunggu". Tuhan menjawab doa untuk memberkati,
mengajar, membimbing, atau melindungi kita. Dia dapat saja menjawab
walaupun Dia tahu jawaban itu bukan yang terbaik menurut kita,
tetapi jawaban yang Dia berikan akan memberikan kita pelajaran yang
amat berharga. Tuhan menjawab doa kita untuk memberikan apa yang
benar-benar kita butuhkan dan diberikan-Nya di waktu yang tepat.
Kadang waktu-Nya tidak sesuai dengan waktu kita, tetapi Tuhan tahu
bahwa penting bagi kita untuk menunggu. Dia selalu tahu apa yang
kita inginkan dan kita dapat memercayai bahwa Dia akan melakukan
apa yang terbaik untuk kita.
Bagaimana seharusnya kita berdoa?
Di dalam nama Tuhan Yesus.
Hal yang paling penting dalam mengajarkan doa kepada anak-anak
adalah bahwa doa harus selalu dilakukan dalam nama Tuhan Yesus.
"dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan
melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu
meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya"
(Yoh. 14:13-14).
Bagian-bagian dalam doa.
Tentu saja tidak ada suatu aturan/pola tertentu mengenai doa,
tetapi hal tersebut dapat menolong anak-anak. Orang dewasa
biasanya memiliki rencana doa. Beberapa membagi doa ke dalam
beberapa bagian yaitu doa penyembahan (adoration), pengakuan dosa
(confession), ucapan syukur (thanksgiving), atau permohonan
(supplication). Untuk anak-anak, kita dapat menggunakan kata-kata
yang lebih sederhana untuk membagi doa, misalnya memuji dan
menyembah Tuhan, mengakui dosa-dosa kita, berterima kasih kepada
Tuhan, berdoa untuk kebutuhan orang lain, dan berdoa untuk
kebutuhan pribadi kita.
Kapan seharusnya kita berdoa?
Beberapa anak tahu dan memiliki waktu-waktu tertentu untuk berdoa,
sebelum makan dan tidur di malam hari. Saat mereka telah menyadari
bahwa Allah selalu mendengarkan mereka dan Dia tidak pernah
berlibur atau tertidur, itu berarti anak sudah siap untuk menerima
pengajaran bahwa kita dapat berbicara dengan Tuhan di waktu-waktu
tertentu, atau sesering mungkin. Penting bagi anak untuk mengetahui
bahwa mereka dapat berbicara kepada Tuhan kapan saja mereka
membutuhkan atau kapan saja mereka ingin menyatakan sukacita atau
ucapan syukur mereka. Penting pula bagi mereka untuk tahu bahwa ada
waktu-waktu khusus yang bisa ditetapkan untuk berdoa secara pribadi
dan ada waktu lain di mana kita perlu berdoa bersama-sama dengan
orang lain. Kisah Para Rasul menuliskan contoh di mana orang Kristen
berkumpul untuk berdoa bersama.
Satu cara yang baik untuk memberikan ilustrasi bahwa doa pribadi
dapat dilakukan setiap saat adalah dengan menyatakan teladan Yesus,
yang memiliki waktu yang berbeda-beda untuk berdoa. Beberapa
di antaranya adalah doa pagi (Mrk. 1:35), doa sore (Mrk. 6:46-47),
dan doa malam (Luk. 6:12). (t/Davida)
Sumber: Nethomeschool.com, http://www.nethomeschool.com/teachingchildrentopray.htm, Artikel Teaching Children to Pray oleh tidak dicantumkan.
|