SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Senin 8 September 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Mengajarkan Misi di Kelas Sekolah Minggu  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Apakah itu Situs PEPAK? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Mengajarkan Misi di Kelas Sekolah Minggu

Tanggal terbit:
18-4-2007

Topik:
Penginjilan Anak - Misi Anak

Tipe Bahan:
Tips

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 326
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


Sebelum terangkat ke surga, Yesus memberikan amanat agung bagi murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa murid-Nya. Amanat Agung ini harus kita sampaikan pula kepada setiap anak yang kita layani. Dalam kelas sekolah minggu, Anda dapat mendidik anak-anak untuk mengerti arti penginjilan dan dengan cara yang kreatif, Anda dapat mengajarkan cara-cara penginjilan kepada mereka.

MENGAJARKAN MISI DI KELAS SEKOLAH MINGGU

Ketika tiba di Atena, Paulus sudah terbiasa dengan budaya Yunani. Sebenarnya, pengetahuannya tentang filosofi masyarakat Atena merupakan kunci yang membuka pikiran pengikutnya. Dengan mengambil contoh dari rasul besar ini, para penginjil modern harus benar-benar belajar budaya dari orang-orang yang akan mereka injili. Dengan demikian, mereka dapat melayani dengan penuh pengertian.

Guru dapat menjalin hubungan kekeluargaan dengan murid-murid mereka dan anak-anak dari budaya yang berbeda-beda dan dari tempat yang berlainan dengan menuntun mereka supaya menghargai saudara-saudara jauh mereka. Cara terbaik untuk membangkitkan minat anak-anak dalam hal budaya yang berbeda adalah dengan memperkenalkan aspek-aspeknya melalui pengalaman langsung di dalam kelas. Hal ini secara khusus menjadi penting jika anak-anak masih terlalu kecil untuk belajar geografi.

Berikut beberapa cara untuk melakukannya.

  1. Pengunjung

    Bertemu dengan seseorang dari negara lain dapat menjadikan negara tersebut menjadi "nyata" bagi anak-anak. Undanglah misionaris di gereja Anda untuk hadir di kelas Anda ketika mereka sedang cuti. Atau bisa juga Anda mengundang divisi penginjilan di gereja Anda dan para mahasiswa asing.

  2. Alat-Alat Audio Visual

    Dapatkan bahan-bahan dari perpustakaan lokal, museum, toko-toko buku, dan penyedia alat-alat belajar. Film, slide, piringan hitam, dan kaset dapat digunakan untuk menghidupkan pelajaran. Poster-poster berwarna dari biro perjalanan bisa digunakan untuk hiasan di kelas.

  3. Seni

    Tunjukkan kesenian atau kerajinan asli dari budaya yang sedang dipelajari. Pilihlah salah satu kerajinan yang dapat ditiru oleh anak-anak.

  4. Musik

    Perdengarkan rekaman musik dari daerah lain. Tunjukkan dan tirukan alat musik tersebut. Anak-anak senang belajar lagu-lagu daerah yang menggunakan gerakan tangan secara langsung.

  5. Kata-Kata

    Ajarkan kepada murid-murid Anda beberapa kata dalam bahasa yang tidak mereka kenal -- lebih tepatnya belum mereka kenal. Kata-kata itu bisa berupa nama mereka sendiri, suatu ayat Alkitab, atau suatu lagu sederhana. Tunjukkan terjemahan ayat-ayat Alkitab tersebut.

  6. Permainan

    Ajarkan kepada murid-murid Anda suatu permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak di daerah lain. Beberapa permainan anak-anak di Amerika juga ditemukan di negara-negara lain.

  7. Makanan dan Pakaian

    Buku-buku masakan dari daerah lain dan beberapa bahan dari divisi makanan asing di supermarket lokal dapat membantu Anda menyiapkan makanan cepat saji di kelas Anda. Buku-buku dan boneka-boneka dari daerah lain dapat dijadikan contoh pakaian.

Setelah berbagi pengalaman dengan anak-anak dari budaya lain, orang-orang Kristen muda ini akan ingin memberitakan Juru Selamat mereka kepada anak-anak lain. Untuk dapat melakukannya, persembahan rutin atau istimewa dapat dikumpulkan untuk pelayanan penginjilan. Masing-masing kelas atau anak-anak secara individu bisa tukar-menukar surat, foto, dan kaset dengan para penginjil. Hanya dengan menghadirkan misionaris ke kelas kita, kita bisa memampukan murid-murid kita bersaksi sampai ke ujung dunia. (t/Ratri)

Sumber:
  • The Complete Handbook for Children Ministry: How to Reach and Teach Next Generation, Dr. Robert J. Choun & Dr. Michael S. Lawson, , halaman 211 -- 212, Thomas Nelson Publishers, Nashville, 1993.


  • Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Mengundang Anak-Anak Menerima Kristus
    24-1-2008 | Tips
  • Perhatikanlah Cara Kerja Injil
    24-1-2008 | Artikel
  • Apa yang Terjadi Ketika Kita Mengundang Yesus Menjadi Juru Selamat Kita?
    20-6-2007 | Bahan Mengajar
  • Prinsip Kunci Penginjilan Anak
    20-6-2007 | Tips
  • Penginjilan dan Anak
    20-6-2007 | Artikel
  • Membimbing Anak kepada Kristus
    5-4-2007 | Tips
  • Karcis ke Surga
    15-9-2006 |
  • Memimpin Murid-Murid Anda Datang kepada Kristus
    15-9-2006 | Tips
  • Penginjilan pada Anak-Anak
    15-9-2006 | Artikel
  • Membiasakan Anak SM untuk Bersaksi
    31-8-2005 | Tips

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas