|
Sebelum terangkat ke surga, Yesus memberikan amanat agung bagi
murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa
murid-Nya. Amanat Agung ini harus kita sampaikan pula kepada setiap
anak yang kita layani. Dalam kelas sekolah minggu, Anda dapat
mendidik anak-anak untuk mengerti arti penginjilan dan dengan cara
yang kreatif, Anda dapat mengajarkan cara-cara penginjilan kepada
mereka.
MENGAJARKAN MISI DI KELAS SEKOLAH MINGGU
Ketika tiba di Atena, Paulus sudah terbiasa dengan budaya Yunani.
Sebenarnya, pengetahuannya tentang filosofi masyarakat Atena
merupakan kunci yang membuka pikiran pengikutnya. Dengan mengambil
contoh dari rasul besar ini, para penginjil modern harus benar-benar
belajar budaya dari orang-orang yang akan mereka injili. Dengan
demikian, mereka dapat melayani dengan penuh pengertian.
Guru dapat menjalin hubungan kekeluargaan dengan murid-murid mereka
dan anak-anak dari budaya yang berbeda-beda dan dari tempat yang
berlainan dengan menuntun mereka supaya menghargai saudara-saudara
jauh mereka. Cara terbaik untuk membangkitkan minat anak-anak dalam
hal budaya yang berbeda adalah dengan memperkenalkan aspek-aspeknya
melalui pengalaman langsung di dalam kelas. Hal ini secara khusus
menjadi penting jika anak-anak masih terlalu kecil untuk belajar
geografi.
Berikut beberapa cara untuk melakukannya.
- Pengunjung
Bertemu dengan seseorang dari negara lain dapat menjadikan negara
tersebut menjadi "nyata" bagi anak-anak. Undanglah misionaris di
gereja Anda untuk hadir di kelas Anda ketika mereka sedang cuti.
Atau bisa juga Anda mengundang divisi penginjilan di gereja Anda
dan para mahasiswa asing.
- Alat-Alat Audio Visual
Dapatkan bahan-bahan dari perpustakaan lokal, museum, toko-toko
buku, dan penyedia alat-alat belajar. Film, slide, piringan
hitam, dan kaset dapat digunakan untuk menghidupkan pelajaran.
Poster-poster berwarna dari biro perjalanan bisa digunakan untuk
hiasan di kelas.
- Seni
Tunjukkan kesenian atau kerajinan asli dari budaya yang sedang
dipelajari. Pilihlah salah satu kerajinan yang dapat ditiru oleh
anak-anak.
- Musik
Perdengarkan rekaman musik dari daerah lain. Tunjukkan dan
tirukan alat musik tersebut. Anak-anak senang belajar lagu-lagu
daerah yang menggunakan gerakan tangan secara langsung.
- Kata-Kata
Ajarkan kepada murid-murid Anda beberapa kata dalam bahasa yang
tidak mereka kenal -- lebih tepatnya belum mereka kenal.
Kata-kata itu bisa berupa nama mereka sendiri, suatu ayat
Alkitab, atau suatu lagu sederhana. Tunjukkan terjemahan
ayat-ayat Alkitab tersebut.
- Permainan
Ajarkan kepada murid-murid Anda suatu permainan yang biasa
dimainkan oleh anak-anak di daerah lain. Beberapa permainan
anak-anak di Amerika juga ditemukan di negara-negara lain.
- Makanan dan Pakaian
Buku-buku masakan dari daerah lain dan beberapa bahan dari divisi
makanan asing di supermarket lokal dapat membantu Anda menyiapkan
makanan cepat saji di kelas Anda. Buku-buku dan boneka-boneka
dari daerah lain dapat dijadikan contoh pakaian.
Setelah berbagi pengalaman dengan anak-anak dari budaya lain,
orang-orang Kristen muda ini akan ingin memberitakan Juru Selamat
mereka kepada anak-anak lain. Untuk dapat melakukannya, persembahan
rutin atau istimewa dapat dikumpulkan untuk pelayanan penginjilan.
Masing-masing kelas atau anak-anak secara individu bisa
tukar-menukar surat, foto, dan kaset dengan para penginjil. Hanya
dengan menghadirkan misionaris ke kelas kita, kita bisa memampukan
murid-murid kita bersaksi sampai ke ujung dunia. (t/Ratri)
Sumber: The Complete Handbook for Children Ministry: How to Reach and Teach Next Generation, Dr. Robert J. Choun & Dr. Michael S. Lawson, , halaman 211 -- 212, Thomas Nelson Publishers, Nashville, 1993.
|