|
Melatih anak untuk menemukan atau mengembangkan potensinya dengan
berbagai kegiatan kreatif tidak hanya dapat dilakukan di rumah atau
sekolah formal saja. Sekolah minggu pun dapat berperan aktif dalam
hal ini. Kegiatan kreatif dalam sekolah minggu tentu saja bukan
sekadar menggali potensi diri anak, tetapi yang terpenting bagaimana
anak-anak belajar tentang Tuhan dan kebenaran firman-Nya melalui
kegiatan tersebut.
Berikut ini kegiatan-kegiatan kreatif yang bisa dilakukan di kelas
sekolah minggu.
- Mengolah kertas warna-warni menjadi bunga
Persiapan: kertas warna, lem kertas, gunting, lidi, atau kawat.
Kegiatan ini bisa dilakukan saat pelajaran yang bertemakan alam,
ciptaan Tuhan, atau keindahan. Berikan saja kertas warna kepada
anak-anak, juga peralatan yang dibutuhkan untuk membuat
bunga-bunga yang mereka inginkan. Guru dapat membuat berbagai
macam contoh bunga terlebih dahulu, tetapi jangan arahkan anak
untuk benar-benar meniru contoh yang dibuat oleh guru. Katakan
kepada anak bahwa di dalam dunia ada berbagai macam bentuk bunga
yang Tuhan ciptakan dan mereka pun boleh membuat bermacam-macam
bunga dengan peralatan seadanya. Hal yang terpenting dari
kegiatan ini bukanlah hasil, melainkan proses kreatif yang
dilakukan anak dalam membuatnya. Kegiatan kreatif ini cocok untuk
anak kelas kecil.
- Melukis
Persiapan: kertas atau kain dan cat air.
Saat guru selesai menyampaikan kisah-kisah dalam Alkitab, guru
dapat meminta anak menceritakan kembali cerita itu melalui sebuah
lukisan. Misalnya, jika bercerita tentang Yunus di perut ikan,
mereka boleh menggambar ikan, atau laut, atau sebuah perahu.
Biarkan anak melukis sesuka hatinya di kertas atau kain yang
sudah disediakan dan mencampurkan warna untuk menghasilkan warna
yang sesuai dengan imajinasinya. Kegiatan kreatif ini cocok untuk
anak kelas kecil.
- Menggambar berdasarkan pola tertentu
Persiapan: bentuk gambar tertentu (misalnya, bulatan, segitiga,
garis lurus, dll.)
Kegiatan ini bisa dilakukan untuk anak kelas besar. Buat bentuk
gambar tertentu dalam sebuah kertas yang dibagikan kepada
anak-anak. Misalnya, di kertas itu sudah tergambar tiga bulatan
besar. Tugas anak adalah membuat sebuah gambar atau lukisan
melalui gambar yang sudah ada sebagai dasarnya. Harus ada waktu
yang diberikan, misalnya sepuluh menit. Kegiatan ini bisa
dilakukan setelah guru menyampaikan firman Tuhan mengenai
menggunakan waktu sebaik mungkin, kerajinan, atau mengenai suatu
benda/tokoh Alkitab yang dapat digambarkan melalui dasar yang
telah disiapkan.
- Tanya jawab
Permainan ini menggali kemampuan anak untuk berpikir ke depan,
mengembangkan gagasannya, dan memunculkan berbagai macam ide.
Permainan ini dimulai dengan guru menanyakan
pertanyaan-pertanyaan yang agak di luar biasanya. Misalnya,
seperti pertanyaan-pertanyaan di bawah ini yang bisa dikembangkan
lagi oleh guru.
- Apa akibatnya jika Tuhan tidak menciptakan tumbuh-tumbuhan di
dunia ini?
- Apa akibatnya jika kamu hanya hidup sendirian di dunia ini?
- Apa akibatnya jika tidak pernah ada hujan?
Kegiatan kreatif ini cocok untuk anak kelas besar karena menuntut
kemampuan baca-tulis dari anak.
- Koreografi
Kegiatan ini bisa dilakukan dalam acara pujian di sekolah minggu.
Pilihlah sebuah lagu yang disukai murid-murid. Jika murid dalam
kelas sedikit, masing-masing bisa diminta berdiri di tempat atau
di depan kelas untuk menciptakan tariannya sendiri. Jika dalam
kelas ada banyak murid, bisa diwakili oleh beberapa anak yang
benar-benar mau, bukan dipaksa. Permainan ini akan mendorong
kreativitas anak dalam aspek psikomotoriknya.
Jangan lupa untuk memberikan pujian, bisa dengan tepuk tangan,
agar anak bertambah semangat dalam menciptakan kreasinya.
Selama mengadakan kegiatan kreatif di sekolah minggu satu hal yang
harus selalu diingat ialah tidak memaksa anak melakukan
kegiatan-kegiatan tersebut. Biarkan mereka melakukannya dengan
gembira. Yang terpenting dari kegiatan ini adalah proses kreatif
yang dilalui anak, jadi jangan berorientasi kepada bagus atau
tidaknya hasil.
Selamat berkreasi!
Oleh: Davida Welni Dana
Buku acuan:
- Choun, Robert J. dan Michael S. Lawson. 1993. "The Complete Handbook
for Children`s Ministry: How to Reach and Teach the Next
Generation Form Birth to Age 12".Nashville: Thomas Nelson
Publishers.
- Clark, Robert E., Joanne Brubaker, dan Roy B. Zuck. 1986. "Childhood
Education in the Church". Chicago: Moody Press.
- Safaria, Triantoro. 2005. "Creativity Quotient: Panduan Mencetak
Anak Super-Kreatif". Jogjakarta: Platinum Diglossia Baru.
|