|
Menyemangati anak-anak agar menjadi pembaca dapat dilakukan dengan
melihat, membaca, dan menikmati buku bersama-sama mereka. Jika
anak-anak menyaksikan buku sebagai sumber kesenangan, hiburan, dan
informasi, mereka akan mempunyai dorongan yang kuat untuk belajar
membaca.
Ketika melihat buku, rasa senang akan muncul tidak hanya dari
melihat gambar-gambar dan mendengarkan cerita. Perhatian individual
yang Anda berikan kepadanya, kedekatan jasmaniah, perasaan hangat
dan aman, semuanya akan menyumbangkan perasaannya mengenai buku.
Sebaliknya, jangan pernah memaksakan buku pada anak-anak karena
mereka akan memilih melakukan sesuatu yang lain.
Sikap orang tua terhadap buku.
Sikap seorang anak terhadap buku juga akan dikondisikan oleh apa
yang ia saksikan dari sikap orang tuanya terhadap buku itu. Jika ia
melihat orang tuanya sendiri suka membaca buku dan mengacu buku
untuk mencari informasi, ia akan cenderung menganggap buku sebagai
sesuatu yang dapat dinikmati dan berguna.
Belajar mengenai buku-buku dan kata-kata.
Seorang anak yang terbiasa menggunakan buku akan menyerap banyak
informasi yang diperlukan sebelum ia belajar membaca. Ia akan
memahami, misalnya, bahwa Anda selalu mulai dari depan dan bergerak
ke belakang, dan bahwa Anda menangani tiap halaman dari atas ke
bawah, dan tiap baris dari kiri ke kanan; bahwa gambar-gambar dapat
membantu memahami kata-kata; bahwa kata-kata dipisahkan oleh spasi
kosong; bahwa suatu cerita mempunyai awal, bagian tengah dan akhir
dan sering mengikuti pola.
MANFAAT LAIN
Menggunakan buku bersama seorang anak juga merupakan cara yang
sangat bagus untuk membantu mengembangkan daya pemahaman dan bicara,
mendengarkan dan berkonsentrasi, serta pengamatannya; semuanya ini
penting dalam proses belajar membaca.
Ada banyak manfaat lain dari buku. Buku membentuk suatu ikatan di
antara orang-orang yang bersama-sama menikmati buku. Buku juga dapat
merangsang daya khayal dan mendorong pengembangan emosional karena
anak itu mulai menghargai bagaimana perasaan orang lain. Selain itu,
buku juga memperluas pengetahuan akan dunia dengan memperkenalkan
kepadanya situasi-situasi baru dan memperdalam pemahamannya akan
hal-hal yang telah dialaminya.
Kapan memulai?
Bayi kecil dapat menikmati gerakan halaman-halaman yang dibuka,
bunyi kertas, dan bunyi suara Anda ketika berbicara atau membaca.
Pada awalnya, mereka melihat gambar semata-mata sebagai warna-warna,
bentuk, dan pola. Lambat laun bentuk-bentuk itu menjadi dikenal dan
dapat dikenali dan mereka mulai menghubungkan bunyi-bunyi spesifik
dengan setiap bentuk. Kemudian mereka belajar membuka
halaman-halaman sendiri, menunjuk ke benda-benda (dalam buku) yang
dikenalinya, menamai benda-benda itu. Mereka akan segera berbicara
mengenai gambar-gambar yang dilihatnya dan kemudian mengikuti
deretan gambar sepanjang sebuah buku dan mendengarkan kata-kata yang
mengiringi gambar-gambar itu.
Memandangi buku sendiri.
Menikmati buku secara bersama-sama merupakan suatu bagian yang
penting dari pengalaman dini, tetapi buku-buku dapat dinikmati bila
dilihat sendiri dari usia dini. Berilah semangat kepada anak sejak
awal untuk melihat sendiri buku-buku. Ia akan mulai semata-mata
dengan memainkannya, namun sejenak kemudian dengan senang hati ia
akan memandangi gambar-gambarnya. Ini mungkin akan terjadi bila ia
menyaksikan orang-orang di sekitarnya memandangi buku-buku.
Seberapa sering?
Gunakan buku bersama putra Anda sesering ia menginginkan dan
sedapatnya Anda menyisihkan waktu. Dengan bayi, terutama dengan
anak yang baru belajar berjalan, hal terbaik untuk dilakukan adalah
melihat-lihat buku sebentar, tetapi sering sepanjang hari. Kemudian
Anda dapat memperpanjang pertemuan tetapi mengurangi seringnya.
Secara bertahap Anda dapat memperkenalkan waktu-waktu khusus dalam
sehari untuk memandangi buku bersama-sama. Paling tidak usahakan
selalu ada satu pertemuan buku dalam sehari. Jika Anda memilih suatu
waktu yang khusus, hal ini akan segera menjadi kebiasaan. Meskipun
demikian ingatlah, jika anak Anda terlalu capai, atau semata-mata
sedang tidak berselera terhadap buku, jangan bersikeras.
Tempat menyimpan buku.
Carilah tempat yang khusus bagi anak-anak untuk menyimpan buku-buku
mereka. Ada orang yang menyimpan beberapa dalam kamar yang berlainan
sehingga selalu ada kumpulan yang mudah diraih. Rak rendah yang
dapat diraih anak dengan mudah, atau kotak dihias khusus yang
ditaruh di dekat tempat yang nyaman untuk duduk akan mendorong
anak-anak kebiasaan memandangi buku sendiri.
Usahakan agar tidak terlalu berhati-hati dengan buku, tetapi
ajarilah anak-anak untuk tidak menyobek atau mencoret-coret buku
itu. Anda dapat memberi sampul plastik buku-buku favorit agar lebih
awet.
Sumber: Panduan Orang Tua Usborne: Membantu Putra Anda Belajar Membaca, Betty Root, , halaman 8 -- 9, Periplus, Jakarta, 2003.
|