|
Bahan bacaan:
Markus 7:31—37
Tujuan mengajar:
Pelajaran kali ini akan membantu murid-murid dalam hal di bawah ini.
- Mengetahui bahwa Yesus mengerti kebutuhan mereka.
- Merasakan kasih dan perhatian Yesus kepada mereka.
- Percaya bahwa Yesus berkuasa memberikan kesembuhan kepada mereka
yang percaya.
Cerita Alkitab:
Coba tutup kedua telingamu dengan tangan sekuat-kuatnya. Sekarang
coba dengarkan saya berbicara, apakah kalian dapat mendengarkan
suara saya dengan jelas? (Biarkan anak-anak menjawab) Ya, benar
walaupun kalian masih dapat mendengar suara saya, tetapi tidak jelas
bukan? Sekarang kalian boleh melepaskan tangan dari telingamu. Nah,
sekarang apakah suara saya bisa terdengar dengan jelas? Mana yang
lebih terasa menyenangkan, mendengar suara saya saat telinga kalian
ditutup atau pada saat telinga kalian tidak ditutup? (Beri
kesempatan kepada anak-anak untuk menjawab)
Jika saat ini kalian dapat mendengar dan berbicara dengan jelas,
tidak demikian dengan seorang yang ada dalam cerita Alkitab hari
ini.
Yesus baru saja menempuh perjalanan yang sangat jauh. Saat ini Dia
telah tiba di daerah Dekapolis. Jika kalian baru saja bepergian ke
tempat yang jauh, kalian pasti merasa lelah dan ingin beristirahat.
Mungkin itu pula yang dirasakan Yesus dan murid-murid-Nya. Mereka
pun beristirahat sejenak untuk melepaskan lelahnya.
Tetapi baru saja akan beristirahat, orang banyak sudah mengikuti
Dia. Ya, memang banyak orang sudah mendengar mujizat-mujizat dan
pengajaran-pengajaran Yesus. Hal itu membuat mereka ingin sekali
bertemu dengan Yesus atau sekadar melihat siapakah Yesus itu.
Di tengah-tengah kerumunan itu ada orang yang memiliki saudara yang
tuli dan gagap. "Seandainya saudaraku itu aku bawa kepada Yesus,
pasti dia bisa mendengar dan berbicara kembali." Dengan segera orang
itu menjemput saudaranya dan membawanya ke tempat Yesus berada. Dia
sangat percaya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan saudaranya itu.
"Yesus, tolonglah saudaraku ini. Dia tuli dan gagap. Jika Engkau
meletakkan tangan atasnya, pastilah dia sembuh," mohon orang itu.
Yesus lalu memandang orang yang tuli dan gagap itu. Dituntunnya
tangannya dan dibawanya ke tempat yang sepi sehingga hanya tinggal
mereka berdua saja. Menurut kalian, apa yang Yesus lakukan? Apakah
Dia menyembuhkan orang yang tuli dan gagap itu? (Minta satu anak
lelaki dan perempuan memberikan tanggapan mereka)
Ya, Yesus mengerti kebutuhan orang yang tuli dan gagap itu. Dia
bersedia menyembuhkan orang tersebut. Bagaimana caranya? Coba kalian
baca Markus 7:33—34. (Minta seorang anak membacakan ayat-ayat
tersebut.)
Ternyata Yesus tidak hanya meletakkan tangan atas orang itu, tetapi
menyentuh bagian yang sakit dari orang itu. Yesus menyatakan kasih
dan perhatian yang amat besar melalui sentuhan-Nya. Dan, orang itu
sembuh. Dia dapat mendengar dan berbicara dengan jelas lagi.
Yesus tidak hanya mengerti kebutuhan orang yang tuli dan gagap itu.
Dia juga amat mengerti kebutuhan kalian. Seperti orang yang percaya
Yesus dapat menyembuhkan saudaranya, kalian juga harus percaya bahwa
Yesus sanggup menyembuhkan sakitmu, mengerti kebutuhanmu, dan
mendengar doamu.
Doa:
Sebelum berdoa mulailah dengan pertanyaan, "Apakah ada keluarga,
teman, atau mungkin kalian sendiri yang sakit dan ingin didoakan?"
Setelah beberapa anak memberikan jawaban mereka, mulailah berdoa dan
meminta Tuhan menolong anak-anak atau keluarganya yang sedang
menderita sakit.
Oleh: Davida Dana
|