|
Acara sekolah Minggu ternyata bukan hanya bernyanyi, mendengar
firman Tuhan, berdoa, atau kreativitas, tetapi bisa juga dalam
bentuk permainan. Sekolah Minggu perlu melakukan permainan untuk
memperlihatkan kasih dan kekudusan dari Allah. Dan kalau sekolah
Minggu tidak memberikan permainan yang kudus dan rohani, akibatnya
anak-anak lebih mengenal dan melakukan permainan yang hanya memiliki
nilai duniawi dan tidak memberikan manfaat belajar yang tinggi. Oleh
karena itu, mari kita mulai lebih serius lagi memikirkan permainan
di sekolah Minggu yang selama ini cenderung hanya dijadikan selingan
saja.
Berikut ini beberapa petunjuk jika ingin mengadakan satu hari khusus
untuk permainan di sekolah Minggu Anda.
- Siapkan ide dan para pelayan.
Mungkin dalam pikiran Anda sudah ada ide dan bentuk acara
permainan yang ingin diwujudkan dalam kegiatan kali ini. Jika
belum ada ide, banyak sekali referensi yang bisa ditemukan di
sekeliling Anda, misalnya dari buku, internet, majalah, bahkan
pengalaman-pengalaman dari rekan sepelayanan. Jika sudah ada,
bagikan ide ini dengan para pengurus sekolah Minggu atau para
pelayan. Setelah itu, buatlah program acara dan tentukan para
petugas yang bertanggung jawab akan jalannya acara permainan
tersebut.
- Mempersiapkan acara permainan.
Untuk program acara, yang perlu disiapkan adalah daftar permainan
yang akan dilaksanakan. Kemudian analisalah manfaat mental,
fisik, dan rohani permainan-permainan tersebut bagi anak. Dari
setiap permainan yang diadakan, hindari permainan yang bersifat
individualistis, persaingan kasar, atau yang dapat mengakibatkan
pihak yang kalah dipermalukan. Cari permainan yang bertujuan
untuk lebih mengenal Allah, membangun, mengikat kasih, bekerja
sama, dan tidak mengandung unsur kekerasan. Tidak perlu pusing
untuk menciptakan sendiri permainan tersebut. Sudah banyak buku-
buku permainan rohani Kristen yang dapat Anda pakai atau
kembangkan sendiri.
Saat melakukan program khusus permainan, gunakanlah sedikit waktu
saja untuk ibadah. Pelajaran firman Tuhan harus bisa disampaikan
melalui permainan yang telah dipilih. Dalam persiapan program
acara ini, harus sudah dipikirkan pula peralatan yang dibutuhkan
dan jalannya acara permainan dari awal sampai akhir. Siapkan tema
yang menarik untuk acara ini agar anak lebih antusias lagi untuk
mengikutinya. Permainan harus dipilih berdasarkan kelompok kelas
dalam sekolah Minggu Anda. Untuk ibadah bisa disatukan, tetapi
jika tiba saatnya untuk bermain, tentu saja harus ada pembagian
berdasarkan umur/kelas.
Siapkan lembar evaluasi yang harus diisi anak di rumah untuk
melihat dampak acara ini kepada anak-anak. Tekankan evaluasi yang
bersifat rohani dalam form tersebut.
- Sarana dan prasarana.
Daftarkan peralatan yang dibutuhkan untuk permainan dan segera
penuhi pengadaan peralatan tersebut paling lambat seminggu
sebelum hari H. Untuk tempat, jika tidak sedang musim hujan, akan
bagus sekali jika diadakan di lapangan terbuka atau halaman
gereja. Jika diadakan di dalam ruangan, anak-anak bisa kurang
leluasa dan akibatnya dapat mengurangi antusias mereka dalam
bermain. Untuk itu, adakanlah acara permainan ini bukan saat
sedang musim hujan. Jika lapangan itu bukan lapangan yang teduh,
mungkin bisa diusahakan pelindung dari kain/terpal agar anak-anak
tidak kepanasan.
Usahakan untuk menyediakan paling tidak air putih untuk
mengembalikan cairan tubuh yang mungkin terkuras karena bergerak
terus. Jika memungkinkan bisa menyediakan makanan ringan.
- Pelaksanaan acara.
- Umumkan pelaksanaan acara ini kepada anak-anak dan orang tua
agar mereka betul-betul siap mengikuti acara ini.
- Periksa seluruh persiapan dua hari sebelum hari H. Semua sudah
harus siap, baik para petugas yang sudah harus mengetahui
tugas mereka, tempat penyelenggaraan acara, peralatan
permainan, maupun pernak-pernik lain yang dibutuhkan.
- Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan di tempatnya oleh
mereka yang bertugas menyiapkannya, tiga jam sebelum acara
atau lebih baik lagi sehari sebelum hari H.
- Saat waktunya tiba, atur anak-anak dengan tertib di tempat
yang sudah ditentukan. Ruang terbuka sangat mudah menarik
perhatian mereka untuk segera "beraktifitas sendiri".
- Buka acara dengan ibadah singkat (dua atau tiga lagu, doa, dan
renungan lima menit.)
- Laksanakan acara permainan sesuai dengan persiapan Anda.
- Akhiri acara dengan doa dan jangan lupa bagikan form evaluasi
yang harus diisi anak atau orang tua, jika anak belum bisa
menulis/membaca. Minta mereka mengumpulkannya saat ibadah
sekolah Minggu berikutnya.
Oleh: Davida
|