SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Jumat, 30 Juli 2010   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Aneka Puisi Natal  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Bagaimana menghubungi Tim PEPAK? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Aneka Puisi Natal

Tanggal terbit:
14-12-2005

Topik:
Perayaan Hari Raya Kristen

Tipe Bahan:
Bahan Mengajar

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 259
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


KASIH YANG TETAP HIDUP
Setiap anak di bumi itu kudus,
Setiap tempat tidur bayi adalah palungan sederhana,
Setiap rumah adalah kandang ternak yang kusam,
Setiap kata yang ramah menjadi suatu pujian,
Setiap bintang adalah permata milik Allah,
Dan setiap kota adalah Betlehem,
Karena Kristus lahir, dan lahir kembali,
Ketika kasih-Nya hidup dalam hati manusia. (W.D. Dorrity)

MEMBUAT PALUNGAN KECIL
Tidak ada kamar di penginapan
    Bagi saya,
Relakah Anda menyediakan palungan kecil
    di dalam hati Anda?
Ke dalam tempat berlindung yang hangat dan terang itu
    Maukah Anda membawa masuk Seseorang yang
    kedinginan,
Sendirian, tanpa teman?
    Supaya kasih kembali dilahirkan
di bawah bintang! (Barbara Gooden)

EVALUASI
Lahir di kandang ternak yang dipinjamkan,
    Dan dikuburkan di makam orang lain;
Tak ada harganya dibandingkan kepuasan diri kita sendiri
    Tidak ada tempat bagi orang seperti Dia

Tetapi istana sama miskinnya dengan kandang
    sampai Sang Pangeran lahir ke dalam dunia,
Dan kubur merupakan ejekan untuk harapan
    Sebelum Ia mengubah kematian menjadi kelahiran! (Elinor Lennen)

Sumber:
  • Kisah Nyata Seputar Natal, -, , halaman 27, 32, dan 131, Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1989.


  • Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Wild Games untuk Paskah: Jalan Salib
    27-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Perayaan dan Aktivitas Paskah: Tuhan Hidup Selamanya
    27-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Apa Makna Kebangkitan Kristus dalam Kepercayaan Orang Kristen?
    27-3-2008 | Artikel
  • Paskah Artinya Domba Allah
    20-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Dia Bangkit!
    20-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Menggunakan Cerita-Cerita Anak untuk Mengajarkan Makna Paskah yang Sebenarnya
    20-3-2008 | Artikel
  • Naskah Drama: Dia Hidup
    14-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Drama: Jalan Ke Emaus
    14-3-2008 | Bahan Mengajar
  • Mengajarkan Paskah kepada Anak-Anak Anda
    14-3-2008 | Artikel
  • Menjelaskan Kebangkitan Yesus Kepada Anak-anak
    6-3-2008 | Tips

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas