|
Untuk Pembina:
- Bacalah Kejadian 35-50.
- Pelajarilah pasal-pasal itu.
- Siapkanlah diri anda untuk bercerita.
- Potifar seorang perwira raja di Mesir.
Potifar sama seperti seorang presiden atau raja, tetapi dipanggil
Potifar.
Katakan kepada Murid-murid:
Carilah sifat-sifat Allah yang dinyatakan dalam cerita ini.
Bacakan:
Kejadian 39:1-6
Cerita:
Yakub mempunyai banyak anak laki-laki; tetapi Yakub lebih mengasihi
Yusuf daripada anak-anaknya yang lain, karena Yusuf lahir pada waktu
Yakub sudah tua. Pada suatu hari, Yakub memberi Yusuf sebuah jubah
yang bagus sekali. Jubah itu dibuat dari kain yang berwarna bagus.
Allah menyatakan kepada Yusuf, kelak Yusuf akan menjadi pemimpin
orang tuanya dan kakak-kakaknya. Kakak-kakak Yusuf menjadi sangat
iri hati dan mereka membenci Yusuf. Pada suatu hari, Yusuf disuruh
pergi mencari kakak-kakaknya yang sedang menggembalakan domba-
dombanya. Ketika kakak-kakaknya melihat Yusuf, mereka memutuskan
akan membunuhnya. Tetapi Ruben salah seorang kakak Yusuf, berkata,
"Jangan membunuh dia, lemparkan saja ke dalam sumur ini." Ruben
bermaksud menyelamatkan Yusuf dan menyuruh dia pulang ke rumah.
Lalu mereka menyeret dia dan menanggalkan jubah Yusuf lalu
melemparkan Yusuf ke dalam sumur kering. Tiba-tiba mereka melihat
beberapa pedagang yang sedang menuju ke Mesir. Saudara-saudara Yusuf
berunding bersama dan menyetujui untuk menjual Yusuf kepada
pedagang-pedagang itu. Yusuf dijual dengan harga 20 keping perak.
Lalu mereka menyembelih seekor kambing dan mencelupkan jubah Yusuf
ke dalam darah kambing itu. Kemudian jubah itu mereka bawa kepada
Yakub. Yakub menangis dan memakai baju berkabung karena dia sedih
sekali memikirkan Yusuf yang mati dikoyak binatang.
Sementara itu Yusuf telah dibawa ke Mesir dan dijual kepada seorang
perwira raja sebagai budaknya. Waktu Yusuf di Mesir, terjadilah
suatu salah paham sehingga dia dipenjarakan. Waktu Yusuf dalam
penjara, raja bermimpi. Raja itu diberitahu bahwa Yusuf dapat
menjelaskan arti mimpinya. Maka raja menyuruh pelayannya memanggil
Yusuf. Dengan pertolongan Allah, Yusuf dapat menjelaskan arti mimpi
raja. Yusuf berkata, "Nanti akan ada masa penuh kemakmuran di
seluruh negeri Mesir. Setelah itu akan ada masa kelaparan selama
tujuh tahun. Masa yang penuh kemakmuran itu akan dilupakan sama
sekali, karena masa kelaparan itu begitu hebat sehingga negeri itu
menjadi tandus." Raja merasa senang sekali karena Yusuf dapat
menjelaskan mimpinya. Lalu Yusuf diangkat menjadi gubernur seluruh
Mesir. Yusuf diberi kuasa untuk mengatur semua hasil panen di Mesir
supaya ada cukup makanan untuk tujuh tahun.
Sesudah tujuh tahun, ada masa kelaparan di Mesir. Juga, ada masa
kelaparan di Kanaan, tempat tinggal Yakub dan anak-anaknya. tetapi
masih ada gandum di Mesir, itulah hasil pekerjaan Yusuf dalam
mengelola hasil panen.
Yakub mendengar bahwa masih ada gandum di Mesir. Lalu dia mengutus
anaknya untuk membeli gandum. Maka pergilah kesepuluh kakak Yusuf
itu ke Mesir. Ketika Yusuf melihat kakak-kakaknya ia mengenali
mereka, tetapi kakak-kakaknya tidak mengenali Yusuf. Kemudian Yusuf
menyatakan dirinya kepada mereka. Mereka takut sekali kalau-kalau
Yusuf akan menghukum mereka. Tetapi Yusuf telah mengampuni mereka.
Bahkan Yusuf menyuruh mereka membawa ayahnya ke Mesir untuk tinggal
di situ bersama-sama.
Waktu kakak-kakak Yusuf kembali ke Kanaan, mereka bercerita kepada
ayahnya, Yakub, mengenai semua yang sudah terjadi. Yakub dan semua
saudaranya pergi ke Mesir. Mereka terdiri dari 75 orang. Tepat
seperti janji Allah, mereka sudah menjadi banyak. Allah telah
berkata bahwa cucu-cucu Abraham akan pergi ke negeri lain dan
menjadi budak di situ selama 400 tahun.
Allah berkata, bahwa Yakub tidak usah takut pergi ke Mesir sebab
pada suatu saat, Allah akan mengembalikan keturunannya di Kanaan.
Waktu Yakub dan keluarganya tiba di Mesir, raja itu sangat baik hati
terhadap Yakub. Raja memberi tanah yang paling baik kepada Yakub dan
keluarganya, orang Israel itu. Sesudah lama kemudian, Yakub
meninggal di Mesir.
Tanyakan kepada Murid-murid:
Sifat-sifat Allah yang mana yang dijelaskan dalam cerita ini?
Bagaimana sifat-sifat Allah itu dinyatakan?
Sifat-sifat Allah dalam Cerita Ini:
- Allah itu Mahakuasa -- Allah menguasai pikiran kakak-kakak Yusuf.
Allah tidak mengizinkan mereka itu membunuh Yusuf. Allah
memberkati Yusuf di Mesir. Allah menghendaki Yakub dan semua
keluarganya pergi ke Mesir.
- Allah itu Mahabenar -- Allah tidak pernah melupakan orang Israel
waktu mereka ada di negeri Mesir. Kasih-Nya terus menerus
dilimpahkan untuk bangsa Israel.
- Allah itu Mahakasih -- Allah menyertai Yusuf selama dia di negeri
Mesir. Walaupun Yusuf mengalami banyak kesukaran, karena kasih
dan penyertaan Allah akhirnya Yusuf dapat melalui semua itu.
Pertanyaan:
- Mengapa Yusuf dibawa ke Mesir? (Karena Allah menghendaki begitu).
- Apa rencana Allah bagi Yusuf selama di Mesir? (Menjadi
gubernur).
- Walaupun kakak-kakak Yusuf menjual Yusuf sebagai seorang budak,
Allah masih berkuasa. Mengapa? (Sebab Allah mempunyai suatu
rencana khusus bagi Yusuf selama di Mesir).
- Bagaimana Yusuf dapat dibebaskan dari penjara? (Allah menyatakan
arti mimpi raja kepada Yusuf).
Alat Peraga:
Carilah gambar tentang kehidupan Yusuf dan pengalamannya. Pakailah
gambar-gambar itu sambil Anda bercerita.
Sumber: Sampaikan Cerita Keselamatan: Menyatakan Sifat-sifat Allah dan Kebenaran-Nya, Dell & Rachel Schultz, , halaman 59 - 62, Lembaga Literatur Baptis.
|