SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Kamis, 4 Desember 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         Pustaka  
  Utama > Pustaka > Kebutuhan Kasih  

Cari di Pustaka Cari di Pustaka
   

Topik TOPIK
  Pelayanan Anak Umum (98)
Pelayanan Sekolah Minggu (74)
Guru - Pendidik (148)
Anak - Murid (170)
Metode dan Cara Mengajar (160)
Kurikulum - Pedoman Mengajar (15)
Fasilitas Pelayanan Anak (15)
Penginjilan Anak - Misi Anak (55)
Pengajaran - Doktrin (277)
Doa - Musik - Ibadah (80)
Program Khusus Anak (43)
Perayaan Hari Raya Kristen (186)
Aktivitas dan Ketrampilan Anak (110)
Literatur untuk Anak (11)
Organisasi Pelayanan Anak (4)
Sudut untuk Anak (27)
Kesaksian Guru (48)
Humor (10)

Total 1448 tulisan dalam 18 topik.
 

Frequently Asked Questions FAQ
  Apakah itu Sudut untuk Anak? jawabannya  

Subscribe e-BinaAnak / e-BinaGuru Berlangganan
e-BinaAnak / e-BinaGuru

Kebutuhan Kasih

Tanggal terbit:
5-2-2003

Topik:
Anak - Murid

Tipe Bahan:
Artikel

Tulisan ini pernah dimuat di:
e-BinaAnak edisi 112
Tampilan cetak
Beri tahu teman Anda
Kirim tulisan ini ke email Anda


Para ahli psikologi beranggapan bahwa kebutuhan yang paling penting dari seorang anak adalah kasih, dalam segala waktu ia perlu dikasihi.

Kasih adalah hal yang paling mudah dirasakan, anak-anak biasanya tahu apakah orangtua mereka benar-benar mengasihi mereka atau tidak. Kasih orangtua tidak bisa digantikan dengan materi. Kasih yang berdasar pada materi hanya memberikan kesenangan sementara dan tidak dapat memuaskan kebutuhan jiwanya.

Kasih datang dari Allah, tetapi kasih itu dapat disalurkan kepada anak-anak melalui orangtua atau orang lain. Oleh sebab itu, seandainya orangtua dan guru mengatakan, "Kalau kamu melakukan ini, maka Allah tidak mengasihi kamu," maka hal itu sulit untuk diterima oleh anak karena mereka membutuhkan kasih tanpa syarat. Adakalanya kita harus menggunakan cara yang khusus agar mereka merasa dikasihi.

Dalam kebudayaan orang timur, para orangtua tidak biasa untuk menyatakan kasih secara terus terang, karena kebudayaan telah membuat orangtua tidak begitu terang-terangan menyatakan kasihnya sehingga anak sulit merasakan kasih sayang orangtua.

Kasih seharusnya dinyatakan melalui sentuhan, perkataan, sikap, dan perilaku. Bila anak-anak sejak kecil dapat merasakan dirinya dikasihi, maka ia pun belajar mengasihi orang lain. Oleh sebab itu, orangtua harus selalu memperhatikan kebutuhan dasar anaknya, yaitu kebutuhan kasihnya.

Sumber:
  • Menerobos Dunia Anak, Dr. Mary Go Setiawani, , halaman 29, Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 2000.


  • Berikut ini beberapa tulisan yang bertopik sama:
  • Aktivitas untuk Belajar Tentang Allah
    1-5-2008 | Tips
  • Apakah Anak-Anak Kita Harus Mengenal Tuhan?
    1-5-2008 | Artikel
  • Besarkan Anak Anda dengan Pujian
    22-4-2008 | Artikel
  • Anak-Anak Membutuhkan Pujian
    22-4-2008 | Artikel
  • Seberapa Efektifkah Pendisiplinan yang Anda Terapkan?
    18-4-2008 | Artikel
  • Cara Terbaik Mengasihi Anak
    10-4-2008 | Artikel
  • Menuai Apa yang Anda Tabur
    10-4-2008 | Artikel
  • Kasih Sayang yang Setara bagi Semua Anak
    3-4-2008 | Artikel
  • Anak-Anak Butuh Merasa Diterima
    3-4-2008 | Artikel
  • Mengajar Anak untuk Mencintai Alam
    29-2-2008 | Artikel

  • Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas