Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Naaman


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

RINGKASAN CERITA

Naaman adalah tentara yang hebat, tetapi dia terkena penyakit kulit yang dikenal sebagai penyakit kusta.

Seorang gadis Israel yang diambil sebagai budak melayani istri Naaman.

Raja yang mengepalai Naaman mengirimkan surat dan meminta kepada raja Israel untuk menyembuhkan Naaman. Raja Israel gusar karena dia tahu dia tidak memiliki kuasa seperti itu.

Naaman diminta untuk menemui Elisa, seorang abdi Allah. Elisa menyuruh Naaman mandi sebanyak tujuh kali di sungai Yordan. Naaman marah karena dia menyangka tidak akan sembuh dengan cara seperti ini. Dia mengira Elisa akan mengayunkan tangannya di atas Naaman dan menyembuhkannya. Dia juga mengira sungai-sungai di negaranya lebih baik daripada Sungai Yordan. Akan tetapi, dia memutuskan untuk menaatinya. Dia menyelam satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh kali. Setelah menaati apa yang dikatakan Elisa kepadanya, penyakit kustanya hilang.

Dia sangat bahagia! Dia berkata, "Sekarang saya tahu bahwa Allah Israel adalah satu-satunya Allah."

APA ARTI CERITA INI BAGIKU?

Naaman tidak disembuhkan sampai dia menaati Allah. Ketika Allah mengatakan sesuatu kepadamu, taatilah. Jangan ragukan perkataan-perkataan nabi. ("Nabi" bagi kita saat ini adalah Alkitab, firman Allah yang tertulis.)

Barangkali, kamu tidak mengerti alasan-alasan di balik perintah orang tuamu, tetapi taatilah. Mereka memunyai lebih banyak pengalaman dan tahu lubang-lubang yang mungkin tidak terlihat olehmu. Banyak hal dapat dipelajari dari pengalaman orang lain, dan kamu dapat menghindari konsekuensi dari beberapa keputusan-keputusan yang buruk.

Ayat Alkitab: 2 Raja-raja 5

AYAT HAFALAN

Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir. (2 Raja-Raja 5:14) (t/Uly)

Tanggal akses: 31 Agustus 2010

Diterjemahkan dan disunting dari:

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Situs: 

Komentar