Ciri Khas Anak Batita dan Metode Mengajar yang Tepat

Jenis Bahan PEPAK: Tips

JASMANI

Ciri Khas

  1. Sangat aktif, senang berlari, dan melompat.
  2. Cepat lelah.
  3. Otot kecil belum berkembang secara sempurna.
  4. Belum dapat mengatur persendian otot-otot.
  5. Pada umumnya sudah dapat mengendalikan diri dalam membuang air besar maupun kecil.
  6. Mudah terserang penyakit.
  7. Pita suara belum berkembang secara sempurna.

Penerapan Praktis/Metode Mengajar

  1. Ruang kelas harus luas, guna memenuhi kebutuhan mereka.
  2. Jangan berikan aktivitas yang terlalu berat.
  3. Belum dapat mengerjakan pekerjaan tangan yang terlalu rumit.
  4. Tidak dapat duduk tenang terlalu lama.
  5. Bila mengalami masalah dalam hal ini, mungkin itu disebabkan oleh gangguan emosi.
  6. Jagalah kebersihan kelas, pisahkanlah anak yang sedang sakit.
  7. Jangan memaksa mereka untuk menyanyi dengan nada tinggi, dengan suara yang tepat ataupun keras.

MENTAL

Ciri Khas

  1. Daya konsentrasi lemah, mudah merasa jemu.
  2. Rasa ingin tahu sangat besar, suka menjamah benda-benda yang ditemuinya.
  3. Belajar melalui pancaindra.
  4. Menyukai hal-hal yang sudah dikenal dan senang untuk mengulang.
  5. Perbendaharaan kata masih sangat terbatas.
  6. Daya ingat masih kurang, perlu sering diingatkan kembali.
  7. Suka menggambar.
  8. Belajar melalui bermain.

Penerapan/Metode Mengajar

  1. Waktu untuk bercerita cukup 5 -- 10 menit.
  2. Hindarkan benda-benda yang mudah pecah dan berbahaya.
  3. Pelajaran harus disampaikan dengan alat peraga.
  4. Sediakanlah aktivitas yang telah mereka kenal, dan ulang-ulanglah cerita Alkitab.
  5. Gunakanlah kata-kata yang sederhana, baik dalam bercerita maupun berdoa.
  6. Gunakan beberapa hari Minggu untuk menceritakan satu tema, banyak hal yang perlu diingatkan berulang kali.
  7. Adakan aktivitas menggambar untuk mengembangkan daya khayal mereka.
  8. Ajaklah mereka mempelajari kebenaran melalui aktivitas bermain.

EMOSI

Ciri Khas

  1. Menyukai suasana yang sudah dikenal dan takut pada suasana yang asing.
  2. Takut pada orang asing.
  3. Emosinya tidak stabil.
  4. Sangat peka terhadap lingkungan sekitar.

Penerapan/Metode Mengajar

  1. Gunakan kelas yang sama modelnya.
  2. Aturlah guru tetap yang sudah dikenal, jangan selalu mengganti guru, perlu membina hubungan akrab antara guru dan murid.
  3. Guru harus ramah, memberikan rasa aman pada anak.
  4. Penerangan kelas harus cukup, warna harus lembut dan menyenangkan, kurangi suara gaduh.

PERGAULAN

Ciri Khas

  1. Sifat ketergantungan masih besar, namun juga ingin menonjolkan sifat kemandirian.
  2. Egosentris, egoistis.
  3. Suka mengatakan "tidak". Masa ini adalah masa menentang.

Penerapan/Metode Mengajar

  1. Berikan pertolongan seperlunya, biarkan ia melakukan hal-hal yang mampu dilakukannya.
  2. Ajarkan untuk bergaul dengan orang lain dan rela membagi miliknya dengan orang lain.
  3. Harus memahami kata "tidak" yang diucapkan mereka, kadang-kadang berarti "tidak dapat mengerjakan", "tidak mengerti", atau "mengapa".

KEROHANIAN

Ciri Khas

  1. Meniru tingkah laku orang dewasa, termasuk juga sikapnya terhadap Tuhan.
  2. Banyak kebenaran yang tak dapat dipahami, namun dapat dirasakan.
  3. Tahu mengucapkan syukur pada Bapa di surga.
  4. Suka mendengar cerita Alkitab.
  5. Dapat memahami kasih Allah.
  6. Dapat memahami hal-hal yang berhubungan dengan Allah.

Penerapan/Metode Mengajar

  1. Selain mengajar kebenaran Alkitab, berilah juga contoh yang tepat.
  2. Sikap dan tingkah laku guru harus menyebabkan mereka memahami arti hidup yang beribadah kepada Tuhan.
  3. Ajarkan mereka bersyukur dalam segala perkara.
  4. Pada saat menyampaikan cerita, Alkitab sebaiknya dalam keadaan terbuka.
  5. Kasih seorang guru dapat membuat mereka memahami kasih dan pemeliharaan Allah.
  6. Perlu mengulang-ulang cerita Alkitab.

Kategori Bahan PEPAK: Metode dan Cara Mengajar

Sumber
Judul Buku: 
Pembaruan Mengajar
Pengarang: 
Dr. Mary Go Setiawani
Halaman: 
21 -- 22
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup
Kota: 
Bandung