Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Mengapa Yesus Harus Disalibkan?


Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

e-BinaAnak: Pernahkah anak Anda/anak layan Anda bertanya, "Mengapa Yesus harus disalibkan?" Bagaimana cara Anda memberi jawaban kepada mereka? Tentunya dengan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak supaya inti jawaban dari pertanyaan ini bisa mereka pahami. (17 Januari 2014)

Hermina Sitohang: Untuk menebus kita manusia yang berdosa, dan Dia rela menggantikan kita.

e-BinaAnak: @Hermina Sitohang: Ya, ini bisa menjadi jawaban yang singkat dan mudah dipahami anak. Mungkin anak akan sedikit mengalami kesulitan dalam menghubungkan antara manusia yang berdosa dengan Ia rela menggantikan kita.

Shmily Tilestian: Untuk menolong kita, manusia yang berdosa, supaya bisa berdamai dengan Allah.

e-BinaAnak: @Shmily Tilestian: Memang tidak mudah untuk menjelaskan kepada anak tentang peran Yesus sebagai penebus dosa manusia. Anak perlu memahami apa itu manusia berdosa, apa yang dimaksud berdamai dengan Allah, dan hubungan antara Yesus disalib dengan penebusan itu sendiri. Mungkin akan lebih mudah saat menjelaskan hal ini, kita menggunakan gambar-gambar yang mewakili peristiwa tersebut.

Theresia S. Setyawati: Seingat saya, belum ada. Jika suatu hari nanti ada anak yang tanya seperti itu, saya akan menjawab bahwa karena itulah satu-satunya cara agar manusia tidak mendapat siksaan selama-lamanya di neraka. Dengan percaya bahwa Yesus disalib dan dibangkitkan untuk menyelamatkan manusia dari hukuman kekal, manusia mendapatkan jalan untuk mendapatkan keselamatan dan kehidupan kekal bersama Tuhan. Di dalam Yesus, setelah mati secara jasmani, manusia dapat hidup kembali dan tidak akan mati lagi.

e-BinaAnak: @Theresia S. Setyawati: Jawaban yang lengkap. Akan lebih memudahkan lagi saat memberi jawaban kepada anak, kita menggunakan beberapa gambar bertema Paskah supaya ketika mendengar penjelasan kita, anak dapat membayangkan peristiwa/situasi/hubungan manusia dengan Tuhan melalui gambar-gambar tersebut.

Sumber: https://www.facebook.com/sabdabinaanak/posts/10151877315146629

Komentar