Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Mengajar Anak Untuk Bersaksi Mengenai Iman Mereka


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Anak-anak yang memiliki pengalaman pertobatan yang murni ingin membagikan kesaksian iman mereka kepada orang lain, tetapi terkadang mereka kurang memahami bagaimana memulainya. Kita bisa membantu mereka dengan memberikan pengalaman-pengalaman langsung dan pelatihan di lingkungan gereja. Berikut beberapa ide yang bisa digunakan. Mulailah dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak, saat sekolah minggu, untuk membagikan apa arti Yesus bagi mereka. Ini akan menjadi persiapan yang bagus bagi mereka

Anak-anak yang memiliki pengalaman pertobatan yang murni ingin membagikan kesaksian iman mereka kepada orang lain, tetapi terkadang mereka kurang memahami bagaimana memulainya. Kita bisa membantu mereka dengan memberikan pengalaman-pengalaman langsung dan pelatihan di lingkungan gereja. Berikut beberapa ide yang bisa digunakan.

Mulailah dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak, saat sekolah minggu, untuk membagikan apa arti Yesus bagi mereka. Ini akan menjadi persiapan yang bagus bagi mereka untuk menunjukkan iman mereka ke luar gereja. Setiap minggu, sediakan waktu setidaknya untuk satu anak guna membagikan apa yang telah Tuhan kerjakan bagi mereka. Undanglah anggota jemaat gereja Anda untuk hadir di kelas Anda guna membagikan kesaksian mereka. Ini akan mendorong dan membantu anak-anak belajar melalui contoh dari orang dewasa dan remaja yang mereka kenal.

Ajarkanlah ayat-ayat keselamatan dalam Alkitab kepada murid-murid Anda. Bantulah mereka memahami maknanya melalui alat peraga, penjelasan-penjelasan, dan diskusi. Mintalah kepada anak-anak untuk menandai ayat-ayat yang ada di Alkitab mereka. Ini akan membantu mereka untuk dengan mudah menemukan referensi-referensi saat mereka berdiskusi tentang Tuhan dengan salah satu teman atau anggota keluarga mereka.

Untuk kegiatan belajar, pilihlah kelompok kecil anak-anak untuk membuat drama singkat atau meminta mereka untuk bermain peran (role play) tentang berbagai cara untuk mengenalkan Yesus kepada teman-teman mereka. Naskah yang singkat akan membantu mereka memulainya. Boneka wayang bisa sangat efektif karena anak-anak dapat dengan mudah mengenalinya. Selain itu, mereka juga akan percaya diri karena boneka-boneka itu menceritakan kehidupan nyata.

Ide lain adalah dengan membagi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 3-5 anak dan mintalah mereka duduk melingkar atau di satu meja. Mintalah anak-anak melengkapi suatu kalimat sebagai batu loncatan untuk diskusi. Misalnya, "Saya senang menjadi orang kristen karena ..." atau "Kita tahu Tuhan mengasihi kita karena ...". Cara yang baik untuk memulai latihan ini adalah guru terlebih dahulu membagikan responsnya. Anda bisa menuliskan respons anak-anak di papan tulis atau kertas catatan.

Selanjutnya, mintalah anak-anak menuliskan respons mereka pada kertas bergaris. Sediakan kertas kosong dan pensil warna, krayon, atau spidol untuk menggambarkan karangan singkat mereka. Karangan dan gambaran mereka bisa direkatkan (dilem) atau dijadikan satu (berdampingan) pada kertas instruksi berwarna yang berukuran besar yang telah digulung sebagian sehingga berbentuk seperti buku. Pajanglah kesaksian itu di ruang kelas Anda supaya anak-anak terdorong untuk menunjukkan iman mereka melalui berbagai cara.

Salah satu cara terbaik untuk membantu anak-anak belajar bagaimana bersaksi adalah dengan melibatkan mereka dalam pelayanan penjangkauan. Dalam Mobilizing Kids for Outreach, Pete Hohmann, menggambarkan perlunya perubahan pola pikir kita tentang bagaimana kita mengajar anak-anak di gereja. Penekanan yang berlebihan pada pola duduk diam dan mendengarkan tanpa memberikan kesempatan untuk anak-anak berpartisipasi bisa menyebabkan timbulnya sikap pasif pada anak-anak saat kita mengajar. Hohmann menunjukkan perlunya melatih dan melibatkan anak- anak dalam penginjilan saat mereka masih di divisi anak-anak. Membentuk tim pelayanan yang akan terjun ke masyarakat sehingga mendapatkan pengalaman hidup yang sebenarnya merupakan cara yang menarik untuk melibatkan anak-anak dalam penginjilan. Kelompok musik dan tim wayang bisa melayani di gereja-gereja pusat kota, taman-taman, rumah perawatan, tempat penitipan anak, dan pasar malam juga bisa digunakan untuk melihat beber apa kemungkinan.

Sekolah minggu dapat merencanakan acara-acara penjangkauan dan keluarga yang dirancang khusus untuk membantu murid-murid mereka mengenalkan teman-teman mereka kepada gereja. Langkah pertama akan lebih mudah bagi anak untuk menjelaskan apa yang mereka percayai tentang teman-teman mereka. Beberapa kemungkinannya adalah mengadakan kegiatan-kegiatan sekolah minggu, misalnya pesta es krim, sekolah Alkitab liburan, kemah, perayaan natal, dll.. Perlombaan di sekolah minggu juga memberi kesempatan istimewa bagi anak-anak untuk mengundang teman-teman mereka ke gereja.

Akhirnya, doakan murid-murid Anda di kelas supaya Tuhan membantu mereka bersinar bagi-Nya di mana pun mereka berada. Bantulah mereka memahami bahwa meskipun ada orang yang tidak menunjukkan minat mereka, tetapi ada orang lain yang dengan gembira akan mendengarkan pesan penginjilan itu. Apa pun responsnya, murid-murid Anda akan tahu bahwa mereka telah mematuhi perintah Kristus dan telah menjadi alat penting dalam memenuhi Amanat Agung. (t/Ratri)

Kategori Bahan PEPAK: Penginjilan Anak - Misi Anak

Sumber
Judul Artikel: 
Teaching Children to Share Their Faith

Komentar