Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Artikel


Pengertian Terhadap Allah

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Rasa ingin tahu membawa anak selalu bertanya, siapa yang menciptakan Allah? Di mana Allah tinggal? Mengapa Allah tidak menghancurkan setan? Apakah dengan pesawat Allah naik ke surga? Atau bagaimana aku dapat mengundang Yesus masuk ke dalam hatiku yang kecil ini? Seorang yang saleh sekalipun sukar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anak ini dengan tepat. Oleh karena itu jawablah dengan jujur, "Maaf, Ayah/Ibu tidak tahu!" Jawaban ini lebih baik daripada memberi jawaban salah, yang kemungkinan akan memberi pengaruh menyesatkan dalam keyakinannya. ... baca selengkapnya »

Lowongan Tak Menarik

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Di kantorku sedang ada lowongan kerja untuk satu posisi. Cuma satu orang yang dibutuhkan. Namun, responsnya? Wow! Aku harus berdecak sambil geleng-geleng kepala. Setiap hari berdatangan surat lamaran yang menyatakan berminat mengisi posisi yang ditawarkan. Dengan sederet "rayuan" dan daftar prestasi yang dijajarkan hampir sehalaman penuh demi mempromosikan diri sebagai yang terbaik, para pelamar berharap-harap cemas mengharapkan pihak personalia "jatuh hati" dan tergerak untuk memanggil mereka. ... baca selengkapnya »

Kategori Bahan PEPAK: Kesaksian Guru

Tak Mau Kehilangan

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Pertama kali aku terjun di Sekolah Minggu, aku melayani di kota kelahiranku, di gereja tempat aku dibina sejak kecil. Begitu asyiknya aku terikat di sana, sehingga aku enggan melepasnya meski sudah kuliah di luar kota. Aku memilih tetap mempertahankannya, dan baru melepaskan setelah menikah dan pindah domisili ke luar kota. ... baca selengkapnya »

Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

Menjadi Guru Sekolah Minggu adalah Panggilan

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu," (Yohanes 15:16). Ucapan Tuhan Yesus berlaku untuk siapa saja yang terjun di ladang pelayanan; apa pun pelayanannya dan di mana pun pelayanan itu dilakukan. Termasuk di Sekolah Minggu. Jadi, jangan berpikir bahwa kita menjadi guru Sekolah Minggu itu karena kebetulan, tanpa sengaja, atau kesasar, apalagi karena "kecelakaan". Jangan. Menjadi seorang guru Sekolah Minggu sungguh-sungguh adalah panggilan Tuhan. Tuhan sendiri -- bukan siapa-siapa yang lain -- yang sudah memilih kita di ladang pelayanan ini. ... baca selengkapnya »

Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

Bagian Para Guru

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Salah satu gerakan yang membawa harapan pada beberapa tahun terakhir ini adalah pengakuan betapa pentingnya untuk mengajar secara sungguh-sungguh, "bersifat pribadi", dan bertujuan. Tujuannya bukan hanya untuk memiliki pengetahuan Alkitab saja. Juga, tujuan itu bukan semata-mata untuk mengembangkan watak susila di dalam arti yang biasa. Kita harus mengajar murid-murid supaya mereka menjadi teman sekerja kita bersama-sama dengan Allah. ... baca selengkapnya »

Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

Melayani Tuhan

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

1 Petrus 4:10 , “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”

Matius 20:28 , “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang .” ... baca selengkapnya »

Akankah Generasi Berikutnya Tahu?

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

Status Sumber: situs

Edisi PEPAK: e-BinaAnak 758 - Hari Anak Nasional (I)

Ayat Alkitab: Hakim-Hakim 2:6-14

"Yosua pun melepaskan bangsa itu pergi. Lalu pergilah orang Israel, masing-masing ke milik pusakanya, untuk mewarisi negeri itu. Beribadahlah bangsa itu kepada TUHAN di sepanjang zaman Yosua dan di sepanjang zaman para tua-tua yang hidup lebih lama sesudah masa sesudah Yosua, yang melihat seluruh perbuatan TUHAN yang besar, yang dilakukan-Nya bagi bangsa Israel. Matilah Yosua bin Nun, hamba TUHAN itu, pada usia 110 tahun. Mereka menguburkannya di daerah milik pusakanya di Timnat-Heres, di Pegunungan Efraim, di sebelah utara Gunung Gaas. Namun, setelah seluruh keturunan itu dikumpulkan dengan nenek moyangnya, muncullah keturunan yang lain sesudah mereka, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan-Nya bagi orang Israel. Keturunan Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan beribadah kepada Baal. Mereka meninggalkan TUHAN, Allah dari nenek moyang mereka yang membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Lalu, mereka mengikuti allah lain yaitu allah dari bangsa-bangsa yang ada di sekeliling mereka dan sujud menyembahnya sehingga membangkitkan amarah TUHAN. Mereka meninggalkan TUHAN dan berbakti kepada Baal dan Asytoret. Lalu, bangkitlah amarah TUHAN terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke tangan para perampok dan menjual mereka ke tangan musuh-musuh di sekelilingnya, sehingga mereka tidak sanggup lagi bertahan di hadapan musuh-musuhnya."

Mendengarkan Injil Lagi untuk Pertama Kalinya

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Kategori Bahan PEPAK: Penginjilan Anak - Misi Anak

Edisi PEPAK: e-BinaAnak 756 - Mengajarkan Perjanjian Baru kepada Anak (I)

Apakah Anda ingat kapan pertama kali Anda mendengar kebenaran Injil? Bagi kebanyakan dari antara kita yang dibesarkan di keluarga Kristen, jawabannya adalah tidak. Sebagian besar dari kita tidak ingat kapan pertama kali kita mendengar seseorang mengatakan bahwa Yesus telah mati demi dosa-dosa kita. ... baca selengkapnya »

Memastikan Anak Benar-Benar Mendengar Injil dan Bukan Hanya Sekumpulan Cerita Alkitab

Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Edisi PEPAK: e-BinaAnak 754 - Apakah Anak-Anak Mendengar Injil atau Cerita dari Alkitab? (I)

"Kita jangan hanya mengajarkan anak-anak cerita-cerita Alkitab. Kita harus mengajarkan mereka Kisah tentang Tuhan." - Ed Stetzer

Anak-anak memiliki iman yang siap. Jangan buang-buang kesempatan itu dengan memberikan Injil humanistik. ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content