Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Kenali Ciri-Cirinya


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Semangat dan motivasi belajar pada anak tak ada bedanya dengan semangat dan motivasi bekerja atau berusaha dari orang tua. Ada kalanya semangat meningkat dan ada kalanya pula menurun. Ketika semangat dan motivasi belajar anak meningkat, orang tua hendaknya memertahankan kondisi tersebut, dan ketika semangatnya menurun, sudah seharusnya jika orang tua berupaya untuk meningkatkannya. Sebelum dapat meningkatkan semangat dan motivasi belajar anak, orang tua tentu harus mengerti dan mengenali ciri-ciri

Semangat dan motivasi belajar pada anak tak ada bedanya dengan semangat dan motivasi bekerja atau berusaha dari orang tua. Ada kalanya semangat meningkat dan ada kalanya pula menurun. Ketika semangat dan motivasi belajar anak meningkat, orang tua hendaknya memertahankan kondisi tersebut, dan ketika semangatnya menurun, sudah seharusnya jika orang tua berupaya untuk meningkatkannya. Sebelum dapat meningkatkan semangat dan motivasi belajar anak, orang tua tentu harus mengerti dan mengenali ciri-ciri dari menurunnya semangat dan motivasi belajar pada anak.

Sering kali, orang tua berpegangan pada besarnya nilai-nilai yang diperoleh anak di sekolah untuk mengukur semangat belajar anak. Jika nilainya baik, maka orang tua menganggap semangat belajar anaknya sedang meningkat. Sebaliknya, jika nilai ulangan anaknya cenderung menurun, itu bisa diartikan sedang menurun pula semangat belajar si anak.

Asumsi seperti itu tidak selamanya benar, sekalipun pada beberapa anak memang didapatkan kebenaran -- nilai yang cenderung menurun menandakan bahwa si anak sedang mengalami penurunan semangat dan motivasi dalam belajar. Namun demikian, Anda tak dapat mengambil kesimpulan hanya berdasarkan perolehan nilai si anak. Ada kalanya anak telah berusaha keras dalam belajar, namun nilai yang didapatkannya tetap kurang memuaskan. Tentu tidak tepat jika Anda menganggap anak itu telah mengalami penurunan semangat belajar.

Sebagai orang tua, Anda hendaknya mengerti dan memahami bahwa naik dan turunnya semangat serta motivasi belajar anak Anda ditentukan oleh banyak faktor, di antaranya adalah:

  • lingkungan rumah,
  • lingkungan sekolah, dan
  • lingkungan teman pergaulannya, baik di rumah maupun di sekolah.

Jika kondisi salah satu faktor atau keseluruhan dari ketiga faktor tersebut dirasakan oleh anak Anda kurang "nyaman", hal itu akan dapat membuat semangat dan motivasi belajarnya menjadi menurun. Ciri-ciri menurunnya semangat dan motivasi belajar anak ditunjukkannya dengan berbagai perilaku, seperti:

  • anak terlihat malas belajar;
  • anak terlihat malas berangkat sekolah;
  • perhatiannya lebih tertuju pada sesuatu yang berseberangan dengan tugas belajarnya, misalnya melihat tayangan televisi, bermain video game, dan lain-lainnya; dan
  • nilai-nilainya cenderung terus menurun.

Seandainya Anda mendapati ciri-ciri tersebut pada anak Anda, jangan ragu untuk segera membangkitkan semangat dan motivasi belajarnya. Langkah perbaikan yang Anda lakukan hendaklah memertimbangkan dengan cermat berbagai hal dan dengan ditunjang oleh kebijaksanaan ketika melakukannya.

Langkah-langkah yang dapat Anda tempuh untuk membangkitkan semangat dan motivasi belajar anak, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Mencari dan menemukan penyebab menurunnya motivasi belajar anak. Cari dan temukan dengan baik penyebab menurunnya motivasi belajar anak dengan memerhatikan lingkungan di dalam rumah Anda sendiri serta lingkungan di luar rumah.
  • Mencari cara penanggulangannya. Setelah Anda menemukan penyebabnya, segera tentukan jalan pemecahan masalah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Jangan menunda-nunda untuk melakukan dua hal tersebut, karena semakin lama Anda membiarkannya, maka ibarat penyakit, ia akan semakin kronis menghinggapi anak Anda.

Kategori Bahan PEPAK: Anak - Murid

Sumber
Judul Buku: 
20 Kiat Membangkitkan Motivasi Belajar Anak
Pengarang: 
Gamal Komandoko
Halaman: 
9 -- 11
Penerbit: 
Cakrawala
Kota: 
Yogyakarta
Tahun: 
2006

Komentar