Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Kenaikan Yesus Ke Surga


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Kategori Bahan PEPAK: Perayaan Hari Raya Kristen

Bahan Bacaan Alkitab: Kisah Para Rasul 1:6-11

Inti Kebenaran: Yesus dimuliakan.

Tujuan Pelajaran: Pada akhir pelajaran, anak-anak diharapkan dapat:

  1. mengerti bahwa Yesus harus naik ke surga untuk dimuliakan, dan
  2. memercayai janji Tuhan bahwa Ia akan kembali ke dunia untuk kedua kalinya.

Ayat Hafalan: "Yesus akan datang kembali" (Kis. 1:11b).

Persiapan Guru

Bacalah terlebih dahulu: Kisah Para Rasul 1:1-5; 1:6-11

Latar Belakang Alkitab

40 hari sesudah kebangkitan-Nya, Yesus telah cukup menunjukkan diri kepada orang-orang yang mengasihi-Nya bahwa Ia hidup! Penderitaan dan perjuangan-Nya sudah selesai. Kemenangan sudah di tangan-Nya. Dan tiba saatnya untuk berpisah dengan mereka. Namun demikian, masih saja ada anggapan yang salah dari murid-murid-Nya tentang konsep Kerajaan Surga yang sering Yesus ceritakan kepada mereka. Kerajaan yang dipikirkan oleh murid-murid Yesus adalah kerajaan Israel, secara jasmani, karena saat itu kerajaan Israel masih dalam penjajahan. Itulah sebabnya Yesus sekali lagi menyakinkan mereka bahwa kuasa yang akan Allah berikan kepada mereka adalah kuasa rohani, bukan kuasa jasmani untuk memerintah kerajaan Israel.

Untuk terakhir kalinya Tuhan Yesus berkumpul bersama-sama murid-Nya dan mengulangi pesan-Nya yang terakhir, yaitu menunggu sampai Roh Kudus turun atas mereka.

Kenaikan Tuhan Yesus terjadi di atas sebuah bukit yang dikenal dengan nama Bukit Zaitun. Sesudah memberi berkat, maka terangkatlah Ia ke atas dan awan menutupi-Nya dari pandangan mereka. Di antara orang-orang yang menyaksikan kejadian itu ada kira-kira lima ratus orang. Kepedihan hati murid-murid Yesus karena ditinggalkan oleh Guru yang dikasihinya, membuat mereka segan untuk meninggalkan tempat itu. Mereka akhirnya meninggalkan tempat itu sesudah dua orang berpakaian putih memberikan berita bahwa Yesus telah terangkat ke surga dan akan datang kembali kelak dengan cara yang sama.

Renungan untuk Guru

Hari Kenaikan Yesus ke surga sungguh mengingatkan kita bahwa tugas yang ditanggungkan kepada orang-orang Kristen untuk menjadi saksi-Nya ke ujung-ujung bumi belum seluruhnya terlaksana. Kalau saat ini tugas pelayanan yang Saudara tanggung terasa berat, maka ingatlah bahwa Yesus telah terlebih dahulu menanggungnya dan sekarang Ia ingin bersama-sama dengan Saudara melaksanakan tugas mulia itu.

Banyak orang memberikan penafsiran yang salah bahwa sekarang Tuhan Yesus hanya duduk di sebelah kanan Bapa dan tidak lagi bekerja, tetapi memerintahkan semua murid-murid-Nya untuk bekerja keras. Allah Bapa berkata bahwa hingga saat ini Ia masih bekerja untuk orang-orang yang dikasihi-Nya. Biarlah melalui persiapan ini, Saudara semakin diteguhkan bahwa dalam melayani anak-anak ini Tuhan melihat jerih payah Saudara, bahkan Ialah yang selalu berdoa untuk kita, Ia sering kali menghibur dan memberi semangat kepada Saudara, melalui Roh Kudus yang diturunkan kepada kita.

Doa Guru

Roh Kudus, terima kasih atas karya-Mu yang indah, melahirbarukan saya sehingga saya disebut sebagai "anak Allah". Dan bahkan karya-Mu masih bekerja dalam hidup saya dengan menghibur dan membangun saya untuk menjadi pelayan yang tangguh dan setia. Tuhan, biarlah hidup saya berkenan di hadapan Tuhan. Amin.

Cerita untuk Anak

Pendahuluan

Sebagai usulan: Guru bisa memberi pertanyaan tentang cerita minggu lalu supaya murid diingatkan lagi.

Untuk masuk ke dalam cerita, guru bisa memakai ilustrasi tentang bagaimana kita merasa sedih kalau harus berpisah dengan orang yang kita kasihi. Ini menggambarkan bagaimana murid-murid Tuhan Yesus merasa sedih harus berpisah dengan Guru yang dikasihinya.

Catatan: Cerita kenaikan Yesus ke surga justru mudah untuk anak bayangkan, karena mereka masih lebih banyak hidup di alam khayal. Namun demikian, perlu hati-hati untuk tidak memberi kesan seakan-akan cerita tersebut hanya sekadar dongeng.

Cerita

Petunjuk:

  1. Pada pelajaran ini akan diberikan pokok-pokok pikiran cerita saja dan guru harus mengembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhannya.

  2. Setelah membaca Kis. 1:1-11, imajinasikan dahulu cerita ini, sehingga pada waktu bercerita guru dapat menambahkan kata-kata, variasi gerakan, dan nada suara yang menarik.

Kenaikan Yesus Ke Surga

Pokok Pikiran Cerita: Kenaikan Tuhan Yesus itu terjadi pada hari keempat puluh sesudah hari kebangkitan-Nya.

Murid-murid dan Tuhan Yesus menuju ke bukit untuk berpisah dengan Yesus. Sebelum berpisah, Tuhan Yesus meninggalkan pesan-pesan terakhir, bahwa mereka harus tetap tinggal di Yerusalem dan Roh Kudus akan turun ke atas mereka supaya mereka dapat menjadi saksi-saksi Tuhan ke seluruh ujung bumi.

Sebelum terangkat ke surga, Tuhan Yesus memberikan berkat. (Cara Tuhan Yesus naik ke surga tidak perlu diceritakan terlalu detail. Yang jelas dikatakan dalam Alkitab bahwa Ia terangkat ke surga dan awan-awan menutupi pemandangan mereka, sehingga mereka tidak dapat melihat-Nya lagi.)

Karena murid-murid tidak meninggalkan tempat itu, Tuhan mengirimkan dua orang berpakaian putih (banyak orang menafsirkan bahwa mereka adalah malaikat) untuk memberitahukan bahwa Tuhan Yesus sudah terangkat ke surga dan dimuliakan.

Kedua orang itu juga menyampaikan janji bahwa Yesus akan datang kembali dengan cara yang sama seperti waktu Ia naik ke surga. Sebagai pengganti Yesus di dunia, Allah mengirimkan Roh Kudus untuk menolong dan menghibur kita.

Penerapan

Perlu ditanamkan kepada anak-anak bahwa Tuhan Yesus akan kembali ke dunia untuk menjemput anak-anak yang percaya kepada Tuhan. Ia akan datang lagi karena mengasihi anak-anak-Nya.

Ajarkan kepada anak-anak untuk membiasakan diri bergaul dengan Roh Kudus karena justru Yesus naik ke surga supaya Roh Kudus datang dan tinggal bersama-sama kita untuk menolong dan menghibur.

Ajak anak-anak untuk berdoa dengan menirukan guru:

"Roh Kudus, terima kasih untuk kehadiran-Mu dalam hidup kami. Kami ingin Roh Kudus selalu bersama-sama dengan kami. Amin."

Kegiatan Anak

Kegiatan ini diusulkan untuk mempermudah guru dan anak dalam memahami cerita. Guru dapat menyampaikan cerita dengan lebih mudah dan anak bisa membayangkan dengan lebih jelas.

Materi penunjang dan bahan untuk alat peraga:

  1. Gambar Tuhan Yesus naik ke surga dengan disaksikan oleh murid-murid-Nya. Kalau guru bersedia, anak bisa diberi kertas kosong dan menggambar awan-awan. Guru bisa memberikan contoh terlebih dahulu.

  2. Permainan ini bisa diadakan setelah selesai cerita, yaitu: Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok atau lebih dan minta mereka untuk berbaris. Masing-masing kelompok berlomba cepat untuk menyampaikan pesan dengan berbisik-bisik dari satu teman ke teman di sebelahnya. Pesan tersebut adalah: YESUS NAIK KE SURGA. Guru memberikan pesan tersebut ke anak dengan berbisik supaya anak yang lain tidak mendengarnya. Kelompok yang lebih cepat dan menyampaikan berita yang benarlah yang menang.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Sumber 2
Halaman: 
15 -- 17
Judul Buku: 
Buku Pedoman Sekolah Minggu (Kelas kecil, Mei-Juni 1994)
Pengarang: 
Departemen Sekolah Minggu Gereja Utusan Pantekosta (penyusun)
Penerbit: 
Gereja Utusan Pantekosta
Kota: 
Solo

Komentar