Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Kelahiran Kembali


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Edisi PEPAK: e-BinaAnak 745 - Mengajarkan Konsep Kelahiran Baru kepada Anak (I)

BAHAN MENGAJAR
Kelahiran Kembali

Ayat Alkitab

Yohanes 3:1-17

Saran Penyampaian

Apakah kamu pernah melihat seorang ibu yang sedang hamil? Bagaimana kamu tahu kalau ibu itu hamil? Perutnya! Dan, mengapa perutnya begitu besar? Karena bayi tumbuh di dalam perut sang ibu sehingga perut ibunya pun membesar.

Menurutmu, apakah saya bisa masuk kembali ke dalam perut ibuku? Apakah saya terlalu besar? Nah, bagaimana denganmu? Apakah kamu bisa masuk kembali ke dalam perut ibumu? Hmm ... kamu terlalu besar juga, bukan?

Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin terdengar agak konyol, tetapi ada seseorang yang benar-benar menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sama seperti di atas. Namanya Nikodemus, dan ia bingung tentang dilahirkan kembali. Pernahkah kamu mendengar seseorang menanyakan hal seperti itu sebelumnya? Dilahirkan kembali sebagai orang Kristen? Atau, dilahirkan kembali sebagai orang percaya? Nikodemus belum mengalami hal itu dan ketika Yesus mengatakan bahwa Nikodemus perlu dilahirkan kembali untuk mendapatkan surga, dia pikir itu tidak mungkin. Bagaimana mungkin dia bisa masuk kembali ke perut ibunya?

Yesus dan Nikodemus

Namun, apakah kamu pikir bahwa hal seperti itu yang dimaksud oleh Yesus? Tidak! Yang Yesus maksudkan berbeda sama sekali dengan arti kelahiran kembali yang dipikirkan Nikodemus. Yesus mengatakan kepada Nikodemus bahwa ada dua jenis dilahirkan. Pertama kali kita dilahirkan adalah ketika kita keluar dari perut ibu kita. Ini disebut "dilahirkan dari daging", dan ini adalah sesuatu yang kita bisa lihat. Ulurkan tanganmu dan lihatlah. Tangan, kaki, hidung, jari-jarimu adalah daging.

Ketika kita dilahirkan dari daging, kita tahu cara berjalan? Berbicara? Memakai sepatu? Tidak, tidak, dan tidak. Kamu tidak bisa melakukan hal-hal itu, bukan? Namun, jangan khawatir, orangtua kita ada untuk mengurus kita. Perlahan-lahan, seiring bertambahnya usia, mereka mengajarkan kita bagaimana melakukan hal-hal yang harus kita lakukan, seperti membaca, melempar bola, atau memanggang kue.

Sekarang, ini adalah bagian yang tidak dimengerti oleh Nikodemus. Dilahirkan kembali. Dan, kali ini disebut "dilahirkan dari Roh". Apakah kamu bisa memegang roh itu? Apakah kamu bisa melihatnya? Roh itu adalah bagian dari diri kita yang tidak dapat kita lihat, tetapi itu ada.

Dilahirkan dari roh dapat terjadi kapan saja, tidak peduli seberapa tua atau mudanya seseorang. Dan, agar ini terjadi, yang harus kamu lakukan adalah percaya pada Yesus dan menerima karunia hidup kekal. Dan, seperti bayi memiliki orangtua yang mengajarkan dan merawat mereka setelah mereka dilahirkan, bila kamu dilahirkan kembali, kamu memiliki orangtua lain untuk bersama denganmu. Apakah kamu tahu siapa itu? Ini adalah Bapa Surgawi kita, Tuhan!

Kita benar-benar bisa dilahirkan dua kali, dan kelahiran kedua ini sangat penting. Kita tidak akan berada di sini jika kita tidak dilahirkan sebagai bayi, dan kita tidak akan masuk surga jika kita tidak dilahirkan kembali. Dan, bagian yang indah tentang dilahirkan kembali adalah adanya saudara-saudara baru dalam Kristus yang kita dapatkan. Siapa pun yang dilahirkan kembali, menjadi saudara atau saudari kita dalam Kristus karena kita semua memiliki Bapa Surgawi yang sama. Itulah yang membuat kita menjadi bagian dari satu keluarga besar!

Doa Penutup

Minta seorang guru berdoa sebelum kelas selesai. Berterimakasihlah kepada Tuhan yang sangat mengasihi kita semua. (t/Davida)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Ministry-To-Children
Alamat situs : http://ministry-to-children.com/born-again-lectionary-lesson-from-john-31-17/
Judul asli artikel : "Born Again" Sunday School Lesson from John 3:1-17
Penulis artikel : Stephanie Fernandez
Tanggal akses : 20 Desember 2016

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Komentar